Anda di halaman 1dari 17

FUEL CELL

DISUSUN OLEH:

SARINAWATI D1121141024
Apa itu Fuel Cell??

• Sel bahan bakar merupakan salah satu energi alternatif yang dapat menggantikan
energi primer seperti : Minyak bumi, Batu bara, dan Gas bumi . Sel bahan bakar
tersedia dalam jumlah banyak versi, bentuk, dan ukuran.Inti dari sel bahan bakar
itu sendiri adalah elektrolit yang memisahkan elektroda(katoda dan anoda).
• BBH atau bahan bakar hidrogen atau fuel cell adalah sumber energi masa depan
bersifat ecoenergy dengan proses pembakaran yang hanya menghasilkan air dan
energi (listrik dan panas).
Sejarah
Sir William Robert Grove, Sang pionir
Fuel cell yang dibuatnya terdiri atas elektrolit asam,
keping platina serta tabung gas oksigen dan hidrogen, dan
menggunakan prinsip reaksi balik terbentuknya air,
dimana hidrogen dan oksigen akan bereaksi dalam larutan
asam dan menghasilkan air dan listrik dengan arus sebesar
12 ampere dan tegangan 1,8 volt. Sel ini kemudian disebut
sebagai Grove’s Battery atau batere Grove atau sel Grove.
Sejak saat itu sel groove banyak digunakan. Akan
tetapi karena listrik yang dihasilkan sedikit dan tidak
mencukupi lagi untuk kebutuhan listrik yang semakin
membesar, maka lambat laun sel Grove mulai tergeser.
Namun pun begitu sel Grove tetap menjadi dasar acuan
pengembangan fuel cell selanjutnya
Mengapa Hidrogen ??
• Pembakaran :
• Hidrogen
• 2H2 + O2 2H2O + Energi 1 mol menghasilkan energi 482 Kj

• Gas alam( metana)


• CH4 + 2O2 CO2 + 2H2O 1 mol menghasilkan energi 405 Kj

• Minyak bumi
• 2(-CH2-) + 3O2 2CO2 + 2H2O 1 mol menghasilkan energi 407 Kj

• Biomassa
• C2H5OH + 3O2 2CO2 + 3H2O 1 mol menghasilkan energi 419 Kj
Sumber Hidrogen
• Hidrogenadalah unsur paling melimpah
dengan persentase kira-kira 75% dari total
massa unsur alam semesta

• Hidrogen merupakan molekul yang sangat


reaktif. Keberadaan hidrogen dibumi lebih
banyak membentuk senyawa dengan unsur
lainnya. Contohnya metana (CH4), air (H2O)

• Cara produksi hydrogen dengan cara


hidrokarbon, gasifikasi, biomassa, biologis,
elektrolisis
Beberapa cara untuk dapat menghasilkan Hidrogen :
• Steam reforming:
CH4(g) + H2O(g)→ CO(g) + 3H2(g) + energi

• Carbon Monoxide (Water Shift Gas Reaction):


CO(g) + H2O(g)→ CO2(g) + H2 + energi .

• Elektrolisis Air:
2H2O(aq)→ 2H2(g) + O2(g)
Prinsip Kerja

• Sebenarnya prinsip kerja fuel cell mirip dengan prinsip baterai yang
mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Hanya saja aliran bahan kimia
di baterai tidak terus mengalir sehingga akan terputus dan membuat kita
untuk mengisi ulang baterai tersebut. Sedangkan pada fuel cell, aliran
bahan kimia mengalir terus ke dalam sel secara sirkulasi sehingga tidak
pernah terputus
Cara Kerja
Fuel cell (sel bahan bakar) adalah suatu konverter dari
energi kimia menjadi energi listrik dengan memanfaatkan
kecendrungan hidrogen dan oksigen untuk bereaksi dimana
operasi jangka panjangnya dapat terus menerus terjadi
selama bahan bakarnya dapat terus disuplai yaitu hidrogen
dan oksigen.
Gas hidrogen dan oksigen secara elektrokimia dikonvert
menjadi air. Reaksi secara keseluruhannya adalah sebagai
berikut (Hendrata Suhada,2002):
Anoda : H2 → 2 H+ + 2 e-
Katoda : ½ O2 + 2 H+ + 2 e- → H2O
Reaksi total : H2 + ½ O2 → H2O + energi listrik + kalor
CARA KERJA
Tipe –Tipe Fuel Cell
• Polymer exchange membrane fuel cell (PEMFC)
• PEMFC memiliki kepadatan daya yang tinggi dan suhu operasi yang relatif rendah (60 sampai 80 derajat Celsius)
sehingga tidak butuh waktu lama untuk pemanasan dalam menghasilkan listrik. Memiliki peluang besar dalam
aplikai transpotasi

• Solid oxide fuel cell (SOFC)


• SOFC ini adalah tipe yang paling cocok untuk digunakan dalam skala besar pembangkit listrik stasioner yang dapat
menyediakan listrik untuk pabrik atau kota. Jenis fuel cell ini beroperasi pada suhu yang sangat tinggi (700 sampai
1.000 derajat Celsius) sangat stabil bila digunakan secara terus menerus

• Alkaline fuel cell (AFC)


• Jenis AFC Ini adalah salah satu desain tertua untuk kategori fuel cell. Program luar angkasa Amerika Serikat telah
menggunakan mereka sejak 1960-an. Kekurangan AFC ini sangat rentan terhadap kontaminasi dengan zat lain
sehingga membutuhkan hidrogen murni dan oksigen. Selain itu, AFC juga sangat mahal sehingga jenis fuel cell
yang satu ini tidak mungkin dikomersialkan.

• Molten-carbonate fuel cell (MCFC)


• Seperti SOFC, jenis ini juga paling cocok untuk pembangkit listrik stasioner besar. Mereka beroperasi pada 600
derajat Celcius dan mereka dapat menghasilkan uap yang dapat digunakan untuk menghasilkan tenaga lebih.
Manfaat
• Efisiensi tinggi (60% - 70%) mampu Untuk mengubah bahan bakar secara langsung
ke dalam energi listrik melalui reaksi elektrokimia, sel bahan-bakar dapat
menghasilkan kuantitas energi yang lebih besar dibandingkan dengan teknologi
pembakaran tradisional.

• Fleksibilitas Ukuran satu sel bahan-bakar secara khas menyediakan kurang dari satu
volt potensi elektrik. Untuk menghasilkan voltase lebih besar, satu sel bahan bakar
dikumpulkan dan yang dihubungkan secara seri sehingga mampu menyediakan
voltase sesuai kebutuhan

• Keandalan tinggi/ pemeliharaan rendah

• Emisi rendah
Kendala

• Produksi hidrogen untuk Fuel Cell. tergolong sulit dan mahal,


• Apabila digunakan bahan bakar hidrogen, maka dibutuhkan tanki
pengaman yang berdinding tebal dan memiliki katup pengaman.
Selain itu diperlukan kompresor untuk memasukan ke dalam tanki.
• Apabila yang dibawa adalah hidrogen cair, maka akan timbul kesulitan
karena harus dipertahankan pada temperatur -253,15oC pada tekanan
105Pa.
• Temperatur yang cukup tinggi saat pengoperasian antara 60o-120oC
Pertimbangan Sosial & ekonomi

Untuk mendapatkan fuel cell secagai alternative bahan bakar di masa


depan diperlukan biaya dan waktu untuk menyempurnakan teknologi yang
ada. Teknologi fuel cell di dunia saat ini belum banyak digunakan karena biaya
yang masih terlalu mahal, namun dampak lingkungan positif yang dimiliki
terhadap lingkungan telah mendapat perhatin besar dari masyarakat. Perlu
dilakukan penelitian &pengembangan umtuk mengurangi biaya yang
dibutuhkan. Apabila terjadi peningkatan produksi secara signifikan terhadap
fuel cell, diharapkan akan terjadi penurunan biaya untuk memperoleh fuel cell
sebagai bahan bakar alternative.
Penerapan Fuel Cell

• Mesin mobil, bus, baterai


portable untuk handphone,
laptop
• Pembangkit energi listrik
• Generator-generator pada
gedung-gedung, rumah sakit,
bandara, dan rumah tangga
Penerapan Fuel Cell
Daftar pustaka

• Hendrata Suhada,2002, Fuel Cell Sebagai Pengganti Motor Bakar Pada


Kendaraan, Fakultas Teknologi Industri Jurusan Teknik Mesin –
Universitas Kristen Petra, Lampung
SEKIAN
DAN
TERIMA KASIH