Anda di halaman 1dari 14

Best Practice Sertification

(Pedoman Mudah mendapatkan Sertifikasi)


LSP di Perguruan Tinggi

Disampaikan oleh:
Dr. Ir. Adriza, M.Si
Direktur Politeknik LP3I Bandung
Pada Seminar Nasional APTISI di UPI-YAI, 30 September 2017
UNDANG-UNDANG
NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG
PENDIDIKAN TINGGI

Pasal 44:
(1)Sertifikat kompetensi merupakan pengakuan
kompetensi atas prestasi lulusan yang sesuai dengan
keahlian dalam cabang ilmunya.
(2)Sertifikat kompetensi diterbitkan oleh Perguruan Tinggi
bekerjasama dengan organisasi profesi, lembaga
pelatihan, atau lembaga sertifikasi yang terakreditasi
kepada lulusan yang lulus uji kompetensi.
(3)Sertifikat kompetensi digunakan sebagai syarat untuk
memperoleh pekerjaan tertentu.
Permendikbud no 81 tahun 2014,
Tentang Ijazah, Serifikat Kompetensi dan
Sertifikat Profesi Pendidikan Tinggi
Surat Keterangan Pendamping Ijazah
(SKPI) atau Diploma Supplement adalah surat
pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Perguruan
Tinggi, berisi informasi tentang pencapaian
akademik atau kualifikasi dari lulusan pendidikan
tinggi bergelar, DIATUR DALAM Permendikbud
no 81 tahun 2014.
(KKNI)
Doktor
S3 Terapan/Spesialis 9
dua
Magister AHLI
S2 8
Terapan/Spesialis

Pendidikan Profesi 7

S1 6
D IV/S1
TEKNISI/ANALIS
5
D III
D II 4

DI 3
OPERATOR
Sekolah Sekolah 2
Menengah Menengah
Umum Kejuruan 1

Permen Dikbud No.73/2013 Peraturan Presiden No.8/2012


Tentang Penerapan KKNI Tentang KKNI
 LSP Pihak 3: LSP yang didirikan oleh asosiasi industri
dan asosiasi profesi, dengan dukungan lembaga teknis
pemerintah untuk melakukan sertifikasi prrofesi pada
sektornya;

 LSP Pihak 2: LSP yang didirikan oleh industri untuk


melakukan sertifikasi kepada pemasoknya, atau
otoritas kompeten mewajibkan kepada jejaringnya.

 LSP Pihak 1:
 Industri: didirikan oleh industri untuk sertifikasi
karyawannya sendiri.
 Lembaga Pendidikan Vokasi: didirikan oleh lembaga
pendidikan vokasi untuk siswanya selama dalam
proses pembelajaran.

 LSP Profisiensi: Didirikan oleh


industri/organisasi dgn dukungan asosiasi profesi
utk memelihara kompetensi
karyawan/anggotanya.

 Panitia Teknis Uji Kompetensi: dibentuk oleh


BNSP bekerjasama dengan lembaga pemerintah atau
otoritas kompeten yang memerlukan penerapan
sertifikasi.
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI
 LINK & MATCH
PENERAPAN PADA PENDIDIKAN
ORGANISASI/IND VOKASI DAN SERTIFIKASI
USTRI PELATIHAN KERJA

Judul SOP Judul Unit Judul Learning Skema sertifikasi unit


material kompetensi
Ruang lingkup SOP Deskripsi unit Ruang lingkup Ruang lingkup
diklat asesmen

Langkah-langkah Elemen Pencapaian hasil Elemen asesmen


proses pembelajaran (LO)
Instruksi kerja KUK Kriteria evaluasi Kriteria pencapaian
belajar Kompetensi
Spesifikasi sesuai Batasan Veriabel Kontektualisas
dengan konteks Kontektualisasi asesmen dan
diklat spesifikasi
QA Panduan evaluasi Penduan asesmen
Penialaian
VISI POLITEKNIK LP3I BANDUNG
Tahun 2021 Menjadi institusi pendidikan tinggi Vokasi yang mampu
menjawab tantangan di era globalisasi dan menghasilkan sumber daya
manusia profesional, terampilm, kompeten, beriman dan bertaqwa

MISI POLITEKNIK LP3I BANDUNG


a. Menyelenggarakan pendidikan berbasis link and match and
Competece.
b. Menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas nasional maupun
internasional
c. Menjalin kemitraan dan kerjasama dengan dunia usaha dan industri

TUJUAN POLITEKNIK LP3I BANDUNG


a. Menghasilkan lulusan yang profesional, berjiwa mandiri dan berbudi
luhur serta berdaya saing tinggi dalam penyerapan kerja di dunia usaha
dan industri
b. Menghasilkan lulusan yang kompeten memiliki jiwa entrepreneurship
dan leadership yang kuat
SISTEM PENDIDIKAN LP3I (POLITEKNIK LP3I BANDUNG)
BERBASIS LINK & MATCH, COMPETENCE

PROSES PENDIDIKAN D3
INPUT OUTPUT
Mulai Akhir
Awal Kuliah Akhir Tingkat 3
Tingkat 1 Tingkat 2
(Nilai Dasar) (semester (semesrte 4)
Pengembangan
1) Ketrampilan Secara Intensif Sesuai
Kompetensi & Intelektual dengan Integritas Moral &
Etika (SEQ)
Introducing and
Improvement
Dengan pengarahan
pada “Core Belajar secara intensif Penguatan / Praktek Menjadi
Competence Program untuk mengetahui secara intensif Trampilan dan Mampu bersaing
Study & Konsentrasi, teori (daya baca dan 1. Penggunaan Menguasai untuk magang
Sikap & Perilaku ke analisis sederhana), kompetensi sesuai dan kerja di
bahasa inggris,
LP3I an mengimplementasika program studi, dunia usaha dan
2. Kemampuan
Melalui MOSMA, n keilmuan untuk konsentrasi yang
mengoperasikan industri dalam
Pemetaan Bakat, trampil /profesional, berstandar
minat & Cita-cita komputer (MOS) negeri dengan
dengan memiliki nasional &
(Psykhologi & AMT) tanggung jawab kerja, 3. Memiliki 2 (dua) internasional gaji minimal 20
Dengan Lingkungan : baik secara individu Ketrampilan dibuktikan dengan % diatas UMK
Manajemen maupun tim pada program memiliki Maupun magang
Kekeluargaan (komunikasi verbal), studi & sertifikasi dan bekerja di
Budaya ilmiah, memiliki Jiwa Konsentrasi kompetensi dari luar negeri
Kompeten dan Enterpreneurship dan 4. Enterpreneurship LSP –BNSP dan dengan standar
Profesional melalui Leadership kuat & Leadership. sertifikasi international
Internasional Internasional
education atmosfer
Menggunakan Sarana
prasarana yang baik
PENDIDIKAN FORMAL (Diploma 3) Berrperan di AFTA dan CAFTA sebagai
Kurikulum Vokasi (teori 30% dan praktek 70%) anggota MEA, Politeknik LP3I Bandung
Mengacu pada penerapan SKKNI & KKNI, mampu memiliki daya saing yang kuat dalam
Lulus memperoleh Ijazah Diploma 3 dan SKPI menciptakan Sumber Daya Manusia yang
Kompeten di Bidang dan Level nya.
Profil
Lulusan Politeknik LP3I Bandung

Menjadi Ahli Madya (Amd) sesuai program studi


yang berkompeten dan siap kerja secara
profesional dilandasi iman dan taqwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa dan memiliki jiwa
enterpreuneurship serta leadership yang baik.
KOMPETENSI
Lulusan Politeknik LP3I Bandung

1. Fasih ber Bahasa Inggris, (International


Sertificate TOEIC 550 Level Intermediate)
2. Mahir Mengoperasikan Komputer untuk
perkantoran, (Sertifikat LSP-BNSP level II)
3. Mampu Dua(2) keahlian /keterampilan pada
program studi / Konsentrasi, (2 Sertifikat
Kompetensi dari LSP-BNSP level 5)
Langkah-Langkah Pengembangan LSP

1. Pastikan dukungan dan


Fasilitasi
Kementerian/Instansi Teksnis
5. Siapkan Sarana dan
Perangkat Kerja LSP
Asosiasi Asosiasi
Industri Profesi

6.. Susun
Susun Dokumen
Dokumen
SMM-LSP
SMM-LSP
2. (PBNSP
(PBNSP 201
201 &
& 202)
202)
Komitmen
Stakeholder

3. Bentuk
Panitia Kerja
LSP
4. Pastikan Legalitas LSP
melalui Notaris dan/atau
Pimpinan Lembaga
Sarana dan Perangkat Kerja LSP

a) Standar Kompetensi Kerja (SKKNI/ SI/ dan SK)

b) Skema sertifikasi termasuk Perangkat Asesmen dan


materi uji kompetensi (MUK)

c) Tempat Uji Kompetensi (TUK)

d) Asesor Kompetensi

e) Sistem pengendalian pelaksanaan sertifikasi.


PROSES PEMBERIAN LISENSI LSP

MEMBENTUK
5

REKOMENDASI
6 MENUNJUK
LAPORAN
ASSESSOR
ASSESSMEN 4
KOMITE TEKNIK* 2 7

PEMBERIAN LISENSI
TIM ASSESSOR LISENSI
1
MENGAJUKAN ASSESSMEN/
PERMOHONAN SURVAILEN 8
RE-ASSESSMEN

LSP LP3I
Terima kasih
dan
Wassalamualaikum