Anda di halaman 1dari 15

Maulia Abrianti (1513043)

Karunia Putri Saleha (1513046)

Kelompok
Dinna Nur Hidayah3(1513048)

Imam Suhandi (1513050)


(HALOGENASI)
Suci Rahmawati (1513062)

Hanif Nuris Prawira (1513063)

Khairun Niisa (1513064)


halogenasi

Proses penambahan halogen pada senyawa organik


dengan cara reaksi subtitusi maupun reaksi adisi.
Umumnya terjadi pada senyawa-senyawa karbon ikatan
rangkap (C=C) alkena, dengan unsur halogen yaitu F, I,
Br, dan Cl.
Reaksi Umum
Reaksi dengan
halogenasi
Pelarut Terhalogenasi
Pelarut terhalogenasi adalah pelarut yang molekulnya
mengandung atom halogenic: klorin (Cl), fluor (F),
brom (Br) atau yodium (I). Jenis-jenis pelarut
terhalogenasi terbagi menjadi 4, yaitu:

Pelarut diklorinasi

Pelarut Fluorocarbon

Pelarut Brominated

Pelarut Iodinasi
Pelarut diklorinasi umum adalah Trichlorethylene (ClCH-
CCl2), Perchlorethylene tetrakloroetilena, Cl2C-CCl2),
Metilen Klorida (CH2Cl2), Karbon Tetraklorida (CCl4),
Kloroform (CHCl 3), 1,1,1-Trikloroetena (kloroform metil,
CH3-CCl). Diklorinasi pelarut digunakan dalam pembersihan
kering, pembersih logam, degreasing, aerosol otomotif,
percetakan, kertas dan industri tekstil, penghapusan cat,
industri mebel, termoplastik produksi.

Pelarut Diklorinasi
Contoh pelarut fluorocarbon, Dichlorofluoromethane
(freon 21, CHCl2 F), Trichlorofluoromethane (Freon
11, CCl3 M), Tetrafluoromethane (Freon 14, CF4),
Difluorodichloromethane (Freon 12, CHCl2F2),
Hydrochlorofluorocarbon (Chlorodifluoromethane,
Freon 22, CHClF2). Pelarut fluorocarbon banyak
digunakan sebagai refrigeran.

Pelarut Fluorocarbon
Pelarut Brominated
Contoh pelarut brominated Etilen Dibromide (1,2-
dibromoethane, BrCH2-CH2Br), chlorobromide
metilen (Bromochloromethane, CH2BrCl), bromin
metil (bromomethane, CH2Br).

Pelarut brominated digunakan sebagai aditif


dalam bensin bertimbal, sterilants tanah, untuk
manufaktur pestisida dan Fumigan.
Pelarut Iodinasi

Contoh pelarut iodinasi:-butil iodida n (1-iodobutane,


CH3CH2CH2CH2I), Metil iodida (iodomethane, CH3I),
etil iodida (iodoethane, C2H5I), n-propil iodida (1-
iodopropane, CH3CH2CH2I).

Iodinasi pelarut digunakan sebagai intermediet untuk


berbagai bahan kimia, pewarna, Fumigan, media kontras
X-ray, antiseptik, insektisida, senyawa surfaktan,
citarasa dan aroma dan farmasi dalam pengujian untuk
piridin
Pabrik Kimia Yang
Menggunakan Proses
Halogenasi
• Pabrik Hexachlorobenzena
• Pabrik Vinyl Chloride
• Pabrik Tetrachloroethane
• Pabrik Allyl Chloride
Teknik produksi plastik yang tepat untuk bahan baku PVC
adalah ekstrusi. Pertama bahan berupa PVC berbentuk
butiran atau serbuk dimasukkan dalam corong, di dorong ke
screw baja. Dialirkan ke sepanjang bejana (barrel), dan
dipanaskan. Ekstrusi ini harus segera dijaga bentuk dan
ukurannya yaitu dengan cara pendinginan menggunakan
udara atau air. Dalam proses ekstrusi, ekstrudat yang

dihasilkan lebih kecil.


PVC merupakan bahan baku plastik jenis komoditi yang
sering digunakan untuk memproduksi bahan bangunan, pipa
tegar, bahan untuk lantai, isolasi kawat dan kabel. Jika
dilihat dari sifatnya, plastik berbahan baku PVC
merupakan termoplastik. PVC dapat dibuat dengan cara
Polimerisasi adisiyaitu polimerisasi yang disertai dengan
pemutusan ikatan rangkap diikuti oleh adisi dari
monomernya yaitu etil klorida
Poliester
Poliester merupakan bahan baku produksi plastik jenis
termoset. Poliester memiliki berat molekul yang tinggi dan
titik lebur yang tinggi. Poliester sering digabungkan
dengan polimer lain untuk menambah kualitasnya.Salah
satu jenis poliester adalah polifenil ester.
Poliester
Salah satu teknik produksi plastic jenis ini adalah dengan teknik
injeksi. Pertama, bahan baku untuk plastik injeksi berupa plastik raw
material yang berupa butiran – butiran kecil plastik (Polifenil ester) di
masukkan dalam hopper, setelah pressure, kecepatan dan parameter
lainya di setting, di panaskan dalam barrel, di lanjutkan dengan
melepas produk plastik yang telah dicetak dengan menekan ejektor
pada molding unit