Anda di halaman 1dari 23

BIOSINTESIS DAN

METABOLISME
PRODUK BAHAN ALAM
Moh. Rizal Pakaya, M.Sc., Apt
BIOSINTESIS

Proses pembentukan suatu


metabolit (produk metabolisme)
dari molekul yang sederhana
sehingga menjadi molekul yang
lebih kompleks yang terjadi
pada organisme hidup
Merupakan modifikasi senyawa kimia
secara biokimia di dalam organisme dan sel.

METABOLISME
Metabolisme Primer

Metabolisme Sekunder
Metabolisme Primer  Metabolit Primer

• Respirasi dan fotosintesis, merupakan


proses esensial bagi kehidupan
tumbuhan.
• Hasil metabolisme digunakan untuk
kelangsungan hidup (proses tumbuh)
• Contoh: asam nukleat, lipid, protein,
dan karbohidrat.
ASAM NUKLEAT

• Merupakan bagian yang tersusun dari C,H,O dan P.


Tersusun dari 3 bagian yaitu basa nitrogen, gula
ribosa, dan fosfat.

• Berdasarkan fungsi utamanya dibagi menjadi 4


kelompok yaitu :
1. Sebagai energi kimia (ATP,UTP,GTP)
2. Sebagai komponen regulator (cGMP,cAMP)
3. Sebagai komponen materi genetik (RNA, DNA)
4. Sebagai kofaktor (FAD,koenzim A, NAD)
LIPID
Merupakan golongan senyawa metabolit
primer yang bersifat hidrofobik (anti air),
dibedakan menjadi 3 kelompok besar yaitu :

1. Sterol, merupakan penyusun membran sel


makhluk hidup
2. Kolesterol
3. Lemak, tersusun atas asam lemak dan
gliserol
PROTEIN
Merupakan senyawa makromolekul yang terdiri
dari atom H,C,O,S, dan N.

Berdasarkan fungsi utamanya dibedakan


menjadi 2 kelompok yaitu :

1. Protein struktural, berfungsi menyusun bagian


didalam sel seperti protein perifer dan protein
integral yang menyusun membran sel
2. Protein fungsional yaitu kelompok enzim.
KARBOHIDRAT

• Merupakan makromolekul yang terdiri atas H, C,


O. (Gula Hidrokarbon)

• Dilihat dari jumlah monomer penyusunnya


dapat dibedakan menjadi 4 kelompok, yaitu :
1. monosakarida terdiri dar 1 monomer
2. disakarida terdiri dari 2 monomer
3. oligosakarida terdiri dari 3-10 monomer
4. polisakarida terdiri dari lebih 10 monomer.
Metabolisme Sekunder  Metabolit Sekunder

• Tidak esensial bagi kehidupan organisme.


• Terjadi saat sel dalam tahap diferensiasi
menjadi sel yang lebih terspesialisasi
(fasestasioner)
• Hasil metabolisme TIDAK digunakan untuk
kelangsungan hidup (proses tumbuh) 
Pertahanan diri, cadangan makanan, dll.
PENGGOLONGAN SECARA UMUM

1. Terpenoid, (sebagian mengandung karbon dan


hidrogen). Contohnya monoterpena,
seskuiterepena, diterpena, triterpena, dan polimer
terpene
2. Fenolik, (senyawa ini terbuat dari gula sederhana
dan memililki cincin benzena,hydrogen dan
oksigen). Contohnya asam fenolat, kumarina,
lignin, flavonoid, dan tanin.
3. Senyawa yang mengandung nitrogen. Contohnya
alkaloid dan glukosinolat
Keragaman struktur metabolit sekunder

Atas dasar struktur kimia:


1. Poliketida dan asam lemak,
2. Terpenoid dan steroid,
3. Fenilpropanoid,
4. Alkaloid,
5. Asam amino khusus dan peptida, dan
6. Karbohidrat khusus.

Atas dasar jalur biosintesis:


• Jalur asam asetat
• Jalur asam sikimat
• Jalur asam amino

Atas dasar sifat sensorik


• Zat pahit, zat manis, zat pedas, zat berasa kelat (sepat)
Keragaman struktur metabolit sekunder

Atas dasar kandungan N:


• Metabolit sekunder yang mengandung N
• Metabolit sekunder yang tidak mengandung
N.

Atas dasar asal usul biosintesis:


• Alkaloid,
• Fenilpropanoid,
• Poliketida, dan
• Terpenoid.
Metabolit sekunder bagi tanaman
sebenarnya juga toksik. Cara antisipasi?
• Akan dibentuk glukosida
• Met sekunder toksik-------glukosida (larut
air)
• Sehingga ketoksikan berkurang dan dapat
ditransport ke vakuola (bila mengekstraksi
tanaman akan diperoleh banyak glikosida)
Keragaman metabolit sekunder

• Faktor Luar:
Letak geografis (iklim, suhu, jenis tanah,
lingkungan), m.o patogen, sinar matahari
• Faktor dalam;
Genetis
• Proses:
Saat panen, pasca panen
Pembeda Metabolit primer Metabolit sekunder
Distribusi Merata dalam tiap Tidak merata
organisme

Fungsi Universal antara lain Ekologis .antara lain


sember energi dan sebagai pertahanan
pertumbuhan hidup
Struktur kimia Struktur kimia sedikit Struktur kimia berbeda
perbedaan

Hasil produk Produk metabolit Produk metabolisme primer


sama untuk semua tergantung dari spesies.
organisme
Fisiologis Berkaitan dengan Tidak berkaitan struktur
dengan struktur kimia kimia
BIOSINTESIS
METABOLIT
SEKUNDER
JALUR BIOSINTESIS

JaIur
asam
asetat

Jalur
asam
sikimat

Jalur
asam
mevalonat
JALUR ASETAT

Termasuk poliketida adalah asam temak,


poliasetilena, prostaglandin, antibiotic
makrolida dan senyawa aromatik seperti
antrakinon dan tetrasiklina.
JALUR SIKIMAT
• Jalur sikimat merupakan jalur alternative
menuju senyawa aromatik, utamanya L-
fenilalanin, L-tirosina dan L-triptofan.
• Berlangsung dalam mikroorganisme dan
tumbuhan, tetapi tidak berlangsung dalam
hewan, sehingga asam amino aromatic
merupakan asam amino esensial yang
harus terdapat dalam diet manusia
maupun hewan.
JALUR MEVALONAT

• Terpenoid merupakan bentuk senyawa


dengan keragaman struktur yang besar
dalam produk alami yang diturunkan dari
unit isoprena (C5) yang bergandengan
dalam model kepala ke ekor (head-to-tail),
sedangkan unit isoprene diturunkan dari
metabolism asam asetat oleh jalur asam
mevalonat
Beberapa karakteristik umum
bahan metabolit sekunder

• Cenderung dihasilkan pada akhir fase


• Diproduksi dari bahan metabolit
intermediet tetapi dengan bantuan enzim-
enzim khusus yang dikode oleh gen
tertentu.
• Tidak bersifat esensial untuk pertumbuhan
atau metabolisme normal.
• Spesifik untuk genus, spesies bahkan
strain tertentu.
Beberapa kemungkinan peran
metabolit sekunder:

 Dibutuhkan pada konsentrasi rendah selama pertumbuhan.


 Penimbunan (bisa dibongkar dengan mudah)
 Prosesnya (bukan produknya) merupakan suatu alternatif sebagai katup
pelepas untuk memindahkan intermidiet primer yang tidak dibutuhkan pada
pertumbuhan yang terhambat.
 Senyawa intermediet tidak boleh terakumulasi karena akan menghambat
proses utama metabolisme. Oleh karena itu harus dirubah menjadi senyawa
metabolit sekunder yang akan diekspor keluar sel atau tersimpan sebagai
senyawa tidak aktif.
 Kegunaannyapun dapat beragam:
 Antibiotik - untuk pertahanan wilayah.
 Mikotoksin - melawan serangga pemakan.
 Melanin - perlindungan terhadap oleh UV.
 Hormon kelamin - menarik pasangan
 Rasa atau bau - menarik serangga untuk penyebaran spora
TERIMA KASIH