Anda di halaman 1dari 19

Sugijanto, Drs., M.Ak.

 secara mendasar membahas cara menghitung


biaya produksi, mulai dari pembuatan bukti,
pencatatan, dan penghitungan.
 menghitung biaya produksi per unit barang
atau jasa, dengan rumus biaya produksi
dibagi hasil produksi.
 pembahasan biaya produksi meliputi: bahan
baku, tenaga kerja, dan biaya overhead
pabrik.
 penghitungan hasil produksi meliputi:
- semua barang menjadi produk selesai, dan
hanya satu jenis produk.
- produk selesai, ada barang dalam proses awal
dan akhir.
- produk selesai, ada barang dalam proses, serta
ada produk cacat.
- produk selesai, diolah dua atau lebih
departemen
- jenisi produk selesai, teridiri dari dua atau
lebih jenis barang (joint products)
- Jenis produk selesai, dan banyak modelnya (
job order).
- menghitung biaya produksi perusahaan jasa
- Harga Pokok Standar.
Laporan Keuangan untuk tujuan
umum ( PSAK tahun 2004, No. 2)

Komponen laporan Keuangan, yang lengkap teridiri dari:

1. neraca

2. laporan rugi-laba

3. laporan perubahan ekuitas

4. laporan arus kas; dan

5. catatan atas laporan keuangan.


Akuntansi Biaya Adalah mengumpulkan
( proses pencatatan, penggolongan,
peringkasan biaya pembuatan dan
penjualan barang atau jasa) dan
menganalisa biaya , sehingga
dihasilkan informasi biaya produksi
suatu barang atau jasa tertentu.

Bagi manajemen untuk mengendalikan


operasional dan perencanaan dimasa
mendatang.
Akuntansi Biaya
(informasi Akumulasi Biaya)

Akuntansi Akuntansi
Karakteristik Keuangan manajemen
1. Pihak eksternal: 1. pihak internal:
Kreditor, pemegang Manajemen
saham, pemerintah,
Pemakai investor, dll
2. Pihak internal:
Manajemen

1. Perusahaan secara 1. Bagian atau


keseluruhan segmen tertentu dari
2. Berorientasi pada perusahaan
Fokus masa yang lalu. 2. berorientasi pada
masa yang akan
datang

untuk menghitung: HPP, 1. penganggaran.


persediaan barang jadi, 2. membuat
persediaan barang dalam keputusan khusus,
proses, persediaan bahan misalnya membeli
baku dan persediaan atau membuat
bahan pembantu yang komponen,
dihitung dengan biaya mempertahankan
Manfaat historis dan berdasarkan atau mengganti
Prinsip akuntansi yang fasilitas.
Informasi Biaya diterima umum. (GAAP- 3. informasi non
General Accepted keuangan, misalnya
Accounting Principles) tingkat kerusakan
produksi, tingkat
retur penjualan.
 Perusahaan jasa (service- businesses):
perusahaan yang melakukan
aktivitas menjual berbagai
pelayanan yang memberi
kemudahan, kenyaman, atau
kenikmatan kepada masyarakat.
 Perusahaan perdagangan
(merchandising businesses):
perusahaan yang melakukan
aktivitas membeli dan menjual
barang yang memiliki spesifikasi
yang sama tanpa merubah bentuk.
 perusahaan manufaktur
(manufacturing businesses):
perusahaan yang melakukan
aktivitas mulai dari membeli bahan
baku, mengolah hingga menjadi
barang jadi, dan menjual barang
jadi tersebut. Disini barang yang
dibeli berbeda spesifikasinya
dengan barang yang dijual.
PSAK tahun 2004 nomor 14,
disebutkan:

 Biaya persediaan harus meliputi


semua biaya pembelian, biaya
konversi, dan biaya lain yang
timbul sampai persediaan berada
dalam kondisi dan tempat yang
siap dijual atau dipakai (present
location an condition).
Istilah lain biaya pembelian
persediaan adalah Harga Pokok
Pembelian persediaan bahan baku,
bahan pembantu, dan barang
dagangan meliputi:
 Harga pembelian;
 Bea masuk dan pajak yang tidak
direstitusi;
 Biaya pengangkutan;
 Biaya penanganan;
 Biaya lain yang dapat
didistribusikan pada perolehan
barang jadi, bahan dan jasa.
 Diskon dagang, rabat, dan pos lain
yang serupa, dikurangkan dalam
menentukan biaya pembelian.
 Biaya konversi persediaan meliputi
biaya yang secara langsung terkait
dengan unit yang diproduksi dan biaya
overhead produksi tetap dan variabel
yang dialokasikan secara sistematis,
yang terjadi dalam proses konversi
bahan menjadi barang jadi.
 Biaya overhead produksi tetap adalah
biaya produksi tak langsung yang
relatif konstan, tanpa memperhatikan
volume produksi yang dihasilkan.
( misalnya, biaya penyusutan bangunan
dan peralatan pabrik, biaya
manajemen dan administrasi pabrik).
 Biaya overhead produksi variabel
adalah biaya yang berubah secara
langsung, mengikuti perubahan volume
produksi. (seperti bahan tak langsung,
dan upah tak langsung/gaji mandor)
 Biayalain hanya dibebankan
sebagai biaya persediaan
sepanjang biaya tersebut
timbul, agar persediaan
berada dalam kondisi dan
tempat yang siap untuk dijual
atau dipakai.
(biaya perancangan produk
untuk pelanggan khusus
sebagai biaya persediaan).
1. Mengihitung nilai persediaan
barang dagangan
2. menghitung Harga Pokok
Penjualan (Cost of good sold)
3. dasar menentukan harga jual
4. menentukan penawaran harga
jual suatu kontrak penjualan.
Biaya menurut fungsi
pokok:

 Biaya Produksi
 Biaya Pemasaran
 Biaya Administrasi dan Umum
 Biaya produksi adalah biaya yang
terjadi atau dikeluarkan untuk
membuat sejumlah barang atau
jasa.
 Istilah lain biaya produksi adalah
Harga Pokok Produksi (HPPd)
yang dapat dikelompokkan
menjadi tiga kelompok biaya
produksi:
1. Biaya bahan baku;
2. Biaya tenaga kerja langsung;
3. Biaya overhead pabrik.
1. menghitung nilai
persediaan barang jadi.

2. menghitung harga pokok


penjualan

3. dasar menentukan harga jual.

4. menentukan penawaran
harga jual dalam suatu
kontrak penjualan.

5. memenangkan persaingan di
pasar.
 Bahan baku
 Tenaga kerja langsung
 Overhead Pabrik

Barang dalam proses


(aktiva)

Barang Jadi Harga Pokok Penjualan


(aktiva) (expenses/beban)
 Biaya pemasaran merupakan
biaya yang terjadi dalam
melaksanakan kegiatan
pemasaran produk.

 merupakan biaya-biaya yang


terjadi di dalam mengkoordinasi
kegiatan baik dalam kegiatan
produksi maupun kegiatan
pemasaran produk.
1. Sistim biaya produksi proses:
sistim pengumpulan biaya
produksi, dimana biaya bahan
baku, biaya tenaga kerja
langsung, dan biaya overhead
pabrik dikelompokkan ke setiap
periode dan departemen.

2. Sistim biaya produksi pesanan:


sistim pengumpulan biaya
produksi, dimana biaya bahan
baku, biaya tenaga kerja langsung
dikelompokkan ke setiap pesanan
(job), dan biaya overhead pabrik
dibebankan ke setiap pesanan
dengan tarif ditentukan di depan.
Full Costing

Variabel Costing

Activity Based
Costing
 Biaya tetap adalah biaya yang jumlah
totalnya tetap meskipun ada perubahan
aktivitas. Seperti BOP tetap (biaya depresi
mesin sistim garis lurus, gaji mandor, gaji
manajer, gaji direktur produksi dll.)

 Biaya variabel adalah biaya yang jumlah


totalnya berubah secara proporsional
dengan perubahan aktivitas, atau biaya
yang jumlah per unitnya tetap, meskipun
ada perubahan aktivitas .

 Biaya produksi semi variabel seperti


biaya pemeliharaan mesin dan biaya
listrik