Anda di halaman 1dari 21

3.

5 Alternatif Penyelesaian Masalah


1. MELAKUKAN PENYULUHAN TENTANG GIZI BURUK
Masalah
• Kurangnya pengetahuan keluarga mengenai masalah gizi buruk dan penanganannya.
Rencana
• -Memberikan penyuluhan/ materi/ informasi pada masyarakat tentang pentingnya kebutuhan gizi
pada bayi dan balita.
• -Memberikan penyuluhan/ materi/ informasi pada masyarakat tentang manfaat dan pentingnya
gizi pada bayi dan balita.
• -Memberikan motivasi kepada anggota keluarga yang memiliki masalah gizi buruk.
Pelaksana
• Pemegang Program Gizi, Dokter Internsip, pemegang wilayah posyandu
Target
• Masyarakat
3.5 Alternatif Penyelesaian Masalah
2. Melakukan Pembagian Leaflet Mengenai Gizi Seimbang
Masalah
• Kurangnya pengetahuan keluarga mengenai masalah gizi dan
penanganannya
Rencana
• Memberikan leaflet terkait kebutuhan gizi pada bayi dan balita di posyandu
Pelaksana
• Dokter Internsip
Target
• Masyarakat
3.5 Alternatif Penyelesaian Masalah
3. Melakukan Kunjungan Rumah Keluarga Pasien Gizi Buruk
Masalah
• Kurangnya pengetahuan keluarga dalam merawat pasien dengan gizi buruk dan
pencegahan penyakitnya serta perilaku hidup bersih dan sehat.
Rencana
• -Melakukan edukasi terhadap keluarga dalam penanganan anak gizi buruk.
• -Melakukan edukasi pentingnya pemberian asupan gizi seimbang.
• -Melakukan edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat.
Pelaksana
• Pemegang program gizi, dokter internsip, pembina wilayah posyandu rambutan II.
Target
• Keluarga anak dengan gizi buruk.
BAB IV
RENCANA DAN PELAKSANAAN KEGIATAN
Rencana Kegiatan
N K P Sa Te W
o eg el sa m ak
ia ak ra p tu
ta sa n at
n n
a

1 Pe D
nd ok
at ter
aa In
n ter
pa ns
si hi
en p
Gi Pe
zi m
bu eg
ru an
k g
pr
og
ra
m
gi
zi

2 M D Pe R 26
el ok nd u Fe
ak ter er m br
uk In it ah ua
an ter a pe ri
ku ns gi nd 20
nj hi zi er 18
un p bu it 2
ga Pe ru a M
n m k gi ar
ru eg da zi et
m an n bu 20
ah g ke ru 18
pa wi lu k 16
si la ar (Si M
en ya ga ga ar
de h nd et
ng P o) 20
an os 18
gi ya
zi nd
bu u
ru R
k a
m
bu
ta
n
II

3 Pe D M Po 5
ny ok as sy M
ul ter ya an ei
uh In ra du 20
an ter ka D 18
m ns t ah
en hi lia
ge p
na
i
ke
bu
tu
ha
n
gi
zi
pa
da
ba
yi
da
n
ba
lit
a

Po 8
sy M
an ei
du 20
Ja 18
m
bu

Po 9
sy M
an ei
du 20
C 18
er
i
Pelaksanaan Kegiatan
1. Analisis data cakupan dan pasien gizi buruk di Posyandu Balita
• Waktu : Maret 2018
• Tempat : Puskesmas Gunung
• Pelaksana: dokter internship Puskesmas Gunung
Hasil :
• Rata-rata jumlah bayi dan balita yang ditimbang (D/S) dari bulan Juli - Desember 2017 =
80,15%,
• Januari - Februari 2018, rata-rata jumlah bayi dan balita yang ditimbang (D/S) = 85,3%.
• Angka kunjungan tersebut mengalami peningkatan sekitar 4,85%.
--> partisipasi masyarakat terhadap kunjungan ke posyandu balita di wilayah Puskesmas Gunung
cukup baik.
• Berdasarkan data pada bulan Februari 2018 terdapat 4 anak dengan BGM yang 1 diantaranya
tergolong kategori gizi buruk dan sangat kurus.
Pelaksanaan Kegiatan
2. Memberikan Edukasi kepada Keluarga Pasien Gizi Buruk
• Waktu : Februari - Mei 2018
• Tempat : Rumah pasien dengan gizi buruk (Sigando)
• Pelaksana: Dokter Internship, pemegang wilayah sigando
Hasil :
• Kunjungan rumah dilaksanakan di rumah keluarga pasien yang bernama M.Radhieka Putra di wilayah
Sigando.
• Pemeriksaan: inspeksi rumah, wawancara Ibu pasien, dan pemeriksaan fisik terhadap pasien, hasil
yang didapatkan bahwa keluarga masih kurang memperhatikan asupan gizi pada bayinya karena
sehari-hari bekerja di luar rumah. Kemudian anaknya ditinggalkan di suatu pondok yang berdekatan
dengan sawah tempat Ibunya bekerja.
• Kebiasaan Ayah: merokok --> udara kurang baik. Ventilasi di rumah kurang memadai, dan jendela lebih
sering dalam keadaan tertutup.
• Edukasi: Asupan gizi terhadap Ibu dan anak, persuasi -> menjaga asupan gizi bayinya, rutin ke
posyandu balita, pergi ke puskesmas untuk pengambilan susu formula dan PMT, serta melakukan
PHBS.
Gambar 4.1 Kunjungan Rumah Pasien dengan gizi
buruk di wilayah Puskesmas Gunung
Gambar 4.2 Pemberian Edukasi Kepada Keluarga
Pelaksanaan Kegiatan
3. Penyuluhan Mengenai Kebutuhan Gizi Bayi dan Balita di Wilayah Kerja
Puskesmas Gunung
• Waktu : 5 Mei 2018
• Tempat : Posyandu Dahlia (1)
• Pelaksana : dr. Vika Rahma Velina, dr. Try Purwo Fandoko
Hasil :
• Masyarakat mejadi lebih tau bahwa kebutuhan gizi dan balita sesuai dengan usianya
serta akibat apabila gizi anak tidak tercukupi.
• Masyarakat, terutama Ibu yang memiliki anak menjadi lebih paham cara menghadapi
anak yang memiliki masalah dalam asupan makanannya. M
• MOTIVASI IBU -> Semangat memberi dan variasikan makanan anak.
Gambar 4.3 Penyuluhan mengenai kebutuhan gizi
bayi dan balita di Posyandu Dahlia
(2) Waktu: 8 Mei 2018
Tempat: Posyandu Jambu
Pelaksana: dr. Idola Lorenza, dr. Vika Rahma Velina
PELAKSANAAN KEGIATAN

(3) Waktu: 9 Mei 2018


Tempat: Posyandu Ceri
Pelaksana: dr. Putri Silvia, dr. Idola Lorenza
PELAKSANAAN KEGIATAN
4. Membagikan Leaflet Mengenai Kebutuhan Gizi pada Bayi dan Balita

• Masyarakat dapat membaca informasi yang ada pada leaflet, sehingga


materi kebutuhan gizi pada bayi dan balita yang disampaikan dapat
selalu diingat.
• Membantu pencatatan materi yang disampaikan saat penyuluhan,
• Penyebaran informasi mengenai kebutuhan gizi pada bayi dan balita
kepada masyarakat yang tidak hadir penyuluhan.
PELAKSANAAN KEGIATAN
5. Melakukan rujukan pasien ke dokter Spesialis Anak
• Data penimbangan BB M.Radhieka Putra di Posyandu Balita
--> BGM dalam 4 bulan terakhir walaupun setelah dilakukan intervensi
berupa PMT dan edukasi.
--> petugas Puskesmas merujuk pasien ke Poli Anak RSUD Kota Padang
Panjang untuk menemui dokter Spesialis Anak (Sp.A) pada tanggal 17 Mei
2018.

• Dokter Sp.A: Dagnosis kerja = Kekurangan Energi Protein (KEP)/BGM.


• Rencana pemeriksaan hematologi, kolesterol total, protein total, albumin,
globulin, urin rutin, dan feses rutin terhadap pasien.
HASIL LABORATORIUM
tanggal 17 Mei 2018:
Hematologi:
• Hb : 10,0 g/dL
• Leukosit: 10.430 /uL
• LED : 15 mm/jam
• Hematokrit: 31 %
• Trombosit : 355.000
• Hitung Jenis: 0/3/0/28/64/5
• Kesan: Anemia ringan, limfositosis
HASIL LABORATORIUM
Kimia Klinik
• Kolesterol total: 127 mg/dL
• Protein total : 6,2 g/dL
• Albumin : 5,6 g/dL
• Globulin : 0,6 g/dL
• Kesan : Protein total menurun
HASIL LABORATORIUM
Pemeriksaan Feses
• Makroskopis Mikroskopis
• Warna : Kuning Telur Cacing: Ascaris: + (positif)
• Konsistensi : Lunak Trichuris: tidak ditemukan
• Lendir : tidak ditemukan Nekator : tidak ditemukan
• Darah : tidak ditemukan
• Parasit : tidak ditemukan
HASIL LABORATORIUM
Pemeriksaan Urin
Makroskopis Mikroskopis
• Warna : kuning jernih Leukosit : 4-6 / LPB
• Kekeruhan : tidak ditemukan Eritrosit : - / LPB
• pH : 6,0 Silinder : - / LPK
• BJ : 1.030 Kristal : - / LPK
• Epitel : - / LPK
Kimia
• Protein: - (negatif)
• Glukosa: - (negatif)
• Bilirubin: - (negatif)
• Urobilinogen : < 1,0 (normal)
• Benda keton: - (negatif)
HASIL KONSULTASI Dokter Sp.A
Pada tanggal 21 Mei 2018
• pasien dan petugas puskesmas ke poli Anak RSUD Kota Padang
Panjang dengan membawa hasil laboratorium.
Berdasarkan hasil pemeriksaan lengkap
• dokter Sp.A mendiagnosis = Ascariasis.
• Kemudian dilakukan pemberian obat Antihelmentik berupa pyrantel
palmoat dan vitamin.
• Edukasi dokter Sp.A kepada Ibu pasien berupa pengaturan asupan
gizi, kontrol BB di posyandu setiap minggu, dan satu minggu setelah
pemberian obat pasien kontrol ke Poli Anak RSUD Padang Panjang
untuk pemeriksaan feses.