Anda di halaman 1dari 17

PENDAHULUAN

 Awalnya muncul distribusi ini


dikarenakan tantangan yg dihadapkan
para ahli matematika mengenai
fenomena yg dikenal dgn variabilitas
pengamat/variabilitas interna artinya
bila seseorang mengadakan
pengukuran berulang-ulang mk
hasilnya akan berbeda-beda
 Bila hasil pengukuran tsb berbeda-
beda, mk yg mjd pertanyaan adalah
hasil/nilai manakah yg dianggap paling
tepat dr semua hasil pengukuran tsb?
 Berdasarkan kesepakatan mk nilai
rata2 dianggap plg tepat dan semua
penyimpangan dr rata2 dianggap sbg
suatu kesalahan/error
Pencetus distribusi normal
 Mula2 diuraikan o/ Abraham de Moivre
 Dipopulerkan o/ Carl Fredreich Gauss
dgn percobaanya shg dikenal dgn
distribusi Gauss
 Gauss mengamati hasil dr percobaan
yg dilakukan berulang2 dan
menemukan bahwa nilai rata2 merup
hasil yg paling sering
 Penyimpangan ke kiri & kanan yg makin
jauh dr nilai rata2 makin sedikit tjd
 Bila semua hasil ini disusun mk akan
terbentuk distribusi yg simetris yi
distribusi probabilitas dgn variabel
random kontinu
Pengertian Distribusi Normal
 Merup distribusi data kuantitatif kontinu
atau variabel x yg tersebar scr merata
dan simetris membentuk sebuah kurva
atau lonceng
 Sifat penyebaran dr variabel x adalah
kontinu dan berlaku utk semua bilangan
dlm interval ttt yi ≈ ≤ X ≤ ≈ dgn tinggi
kurva Y utk setiap nilai X
Mengapa DN sangat penting dlm
statistika
 Memiliki bbrp sifat yg memungkinkan utk
dipergunakan sbg pedoman dlm menarik
kesimpulan berdasarkan hasil sampel
 Spt diketahui bahwa pd setiap penelitian
hampir selalu melakukan pengukuran pd
sampel yg kemudian digunakan utk
menafsirkan parameter populasi
 Meskipun distribusi ini merupakan
distribusi teoritis tp sangat sesuai dgn
distribusi empiris shg dikatakan bahwa
semua peristiwa scr alami akan membentuk
distribusi ini
 Shg dikenal dgn sebutan distribusi normal
dan grafiknya dikenal sbg kurva
normal/kurva Gauss
KURVA DISTRIBUSI NORMAL
Y

X
-3σ -2σ σ μ σ 2σ 3σ
Ciri2 distribusi normal
 Utk dpt mengenal distribusi normal mk
harus memahami ciri2nya yi sbb :
Disusun dr variabel random kontinu
Kurvanya memp 1 puncak yg berarti bahwa
grafik yg disusun dr distribusi ini akan
berbentuk kurva yg simetris dgn 1
puncak/unimodal
Nilai mean, median, mode terletak pd 1 titik
Kurva normal dibentuk dr jumlah
pengamatan yg sangat banyak
Ekor kurva mendekati absis pd
penyimpangan ke kiri dan kanan sebesar 3
SD dr rata2
 Distribusi normal sangat penting dan merupakan
kerangka dasar dlm test statistik dan harus
memenuhi beberapa kriteria sbb
 Mempunyai 2 parameter populasi yg lengkap yi
mean & standar deviasi/SD
 Kurva memp bentuk spt lonceng dan simetris thd
mean/μ
 Mean, median & mode dr seluruh distribusi
adalah sama
 Total daerah dibawah kurva nilainya adalah 1
 Mempunyai ekor yg panjang di kedua sisi sumbu
X sesuai dgn freq distribusi
 Rumus : Z = x - μ
σ
 Z : merup variasi nilai dlm unit standar deviasi
sepanjang garis di bawah kurva mulai mean = 0,
deviasi ke kiri dgn nilai negatif dan ke kanan
dgn nilai positif utk setiap nilai Z
 Seluruh luas daerah di bawah kurva = 1 mk luas
dr garis tengah pd titik 0 ke kiri atau ke kanan =
0,5
 Utk keperluan perhitungan luas daerah di
bawah kurva normal pd setiap nilai Z bisa
dilihat pd tabel distribusi normal
 Bila nilai X dimasukkan dlm perhitungan
berkali2 dgn jlh yg tdk terhingga mk akan
dihasilkan kurva distribusi normal
 Bila standar deviasi / simpangan baku besar
mk kurva yg dihasilkan memp puncak yg
rendah begitu juga sebaliknya
 Krn merup kurva yg simetris mk membagi
luas kurva mjd 2 bag yg sama
 Luas seluruh kurva = 1 atau 100% berarti
luas tiap belahan = 50%
 Utk penyimpangan 1 SD = 68% luas kurva, 2
SD = 95,5%, 3 SD = 99,7%
Suatu evaluasi dilakukan thd hasil pengobatan TBC
menggunakan Rifampicin dgn rata2 kesembuhan 200
hr & SD = 10
 Berapa probabilitas seorang pend yg diambil scr
random memp kesembuhan > 200 hr
 Berapa probabilitas seorang pend sembuh
antara 200 – 205 hr
 Berapa probabilitas kesembuhan > 220 hr
 Berapa probabilitas kesembuhan antara 205
dan 210 hr
 Berapa probabilitas kesembuhan antara 190
dan 210 hr
Jawaban
 50% seluruh penderita
 Z = 0,5 --- nilai 1915 / 0,1915 dibulatkan mjd
20%
 Z = 2 --- pd tabel nilainya 4772/0,4772, 0,5 –
0,4772 = 0,02 = 2%
 Z 210= 1 --- dlm tabel = 0,3413 Z 205 = 0,1915
 Luas antara Z = 210 dan 205 adalah 0,3413 –
0,1915 = 0, 1498/0,15 = 15%