Anda di halaman 1dari 11

BRONKITIS

Pembimbing : dr. Rahmat M. Memet, Sp.Rad


OLEH : YOGA EKA PRATAMA(2010730114)
DEFINISI BRONKITIS

• Bronkitis adalah
penyakit pernapasan
obstruktif yang sering
dijumpai yang
disebabkan oleh
peradangan bronkus.
Penyakit ini biasanya
berkaitan dengan
infeksi virus atau
bakteri atau inhalasi
iritan, berlangsung
lebih dari 6 minggu.
ETIOLOGI BRONKITIS

• Infeksi
• asap rokok (tembakau), debu dan asap industri,
polusi udara
• polusi industri dan tambang diantaranya:
• Batubara
• Gas
• dll
EPIDEMIOLOGI BRONKITIS

• Frekuensi pria >


wanita
• Usia penderita
Bronkitis kronis lebih
sering dijumpai di
atas 30 tahun.
PATOFISIOLOGI
Faktor pencetus

Hipertrofi & hiperplasi Peradangan & edema


kel.mukus bronkus  mukosa bronkus
sumbatan

Obstruksi parsial pd Vaskularisasi &


saluran nafas  udara penebalan pd dinding
terperangkap di bronkus bronkus & bronkiolus
dan peri bronkus.

Peradangan kronis 
sel2 radang kronis kronisitas menjadi
disekitar bronkus dan emfisema
peribronkus
PEMBAGIAN BRONKITIS KRONIK
SECARA RADIOLOGIK

• corakan paru yg ramai dibasal paru


Ringan

• corakan paru yg ramai, juga dapat


disertai emfisema dan kadang disertai
Sedang bronkiektasis diparakardial kanan dan kiri.

• ditemukan hal-hal diatas dan disertai cor


pulmonale.
Berat
Radiologi Sign
Corakan bronkovaskuler bertambah

Gambaran trains line (seperti jalan kereta, gambaran bronkus terpotong


secara longitudinal)

Air bronkogram (+)  gambaran bronkus terpotong transversal

Cuffing sign ( bronkus terpotong tangensial)

Infiltrat peribronkial

Adanya tanda emfisema ( hiperlusensi paru bilateral, diafragma letak


rendah & cenderung mendatar, jantung tear drop, ICS melebar (X-IX)
Cuffing sign

Trains line
 Identitas : Tn. I/LK/35thn
 Marker : ‘L’
 Tanggal : 18 Juli 2014
 Posisi : PA
 Jenis foto : Foto polos Torax
 Syarat foto :
1. Simetrisasi : tidak
( Jarak Sternoclavicula ke
processus spinosus lebih ke kiri)

2. Kondisi Foto : Cukup


Tampak pulmo keseluruhan,
V.Th I-IV, foto tidak terpotong
(tampak sinus costophrenicus )
3. Inspirasi : Cukup
(Diafragma terlihat, tampak
costa belakang 9 / 10 dan
costa depan 6
4. Sistema Tulang : Intak
(Lokasi dan sistema tulang
costa, scapula, clavicula
dan vertebra)
Foto layak dibaca
COR : tidak membesar (CTR<50%)
Aorta : tidak melebar , tidak meninggi , tidak ada
kalsifikasi
Sinus dan Diafragma : : sinus costofrenikus kanan dan
kiri lancip, diafragma permukaan licin, kanan lebih
tinggi dari kiri.

Paru - paru :
Kanan
 Hilus pada paru kanan tidak menebal
 Corakan vaskular paru kanan ramai di parakardial
basal
 Tidak tampak adanya infiltrat di paru kanan ,
kavitas (-) , kalsifikasi (-)

Kiri
 Hilus pada paru kiri tampak tidak menebal
 Corakan vaskular paru kiri sedikit ramai di
parakardial basal
 Tidak tampak adanya infiltrat di paru kiri , kavitas
(-) , kalsifikasi (-)

Trakea di terdesak ke kiri, kedua mediastinum superior


tidak melebar
Tulang dan soft tissue
 Tulang costae, clavicula, vertebra terlihat
normal
 Tidak nampak adanya massa yang berlebih
pada soft tissue.
Kesan : Bronkitis kronik
curiga massa jaringan lunak di leher
SARAN : CT scan leher