Anda di halaman 1dari 16

STANDAR MANAJEMEN PELAYANAN-

ASUHAN KEPERAWATAN

Oleh:
Dr. Prayetni, S.Kp., M.Kep.
HPMI PUSAT
JUSTIFIKASI
1. Pelayanan-asuhan keperawatan yang berkualitas, efektif dan
efisien memerlukan fungsi fungsi manajemen yang handal.
2. Hasil dari perkembangan tehnologi, kebutuhan terhadap
kualitas perawat, kebutuhan terhadap fasilitas,
meningkatnya kesadaran dan kebutuhan konsumer serta
pelayanan kesehatan/dunia semakin komplek dan mahal
(progressively). Pengakuan terhadap kebutuhan standar
kinerja tingkat nasional dari RS merupakan momentum
(Vati.J ,2013-2015)
3. Hasil survey tahun 2015, tentang profil pelayanan-asuhan
keperawatan dan manajemen: penerapan proses
keperawatan, pelaksanaan fungsi manajemen, kualifikasi
perawat manajer, sumber2 masih belum optimal ( Kemkes RI,
2015)
LANJUTAN:

4. Setiap hari biaya pelayanan keperawatan meningkat


sedangkan sumber sumber terbatas.Perawat diantara tenaga
profesi keperawatan yang lain memiliki potensi yang sangat
besar untuk mempertahankan “ cost effectiveness “
(Vati.J,2013-2015)
5. Beberapa standar, pedoman pelayanan kesehatan belum
optimal mencakup pelayanan keperawatan (proses telaah)
6. Sistem akreditasi RS merupakan peluang untuk
melaksanakan pelayanan-asuhan keperawatan yang benar,
diperlukan standar .
7. dll.
STANDAR PELAYANAN-ASUHAN
KEPERAWATAN
 Standar diperlukan untuk memperlihatkan kepada masyarakat,
pemerintah dan pengguna lainnya bahwa PROFESI berdedikasi
untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat dan selalu
patuh terhadap kriteria PRAKTIK PROFESSIONAL. Perawat
mempunyai “ LEADER” di lapangan untuk mengembangkan
standar standar ( Vati.J ,2013 , Kelly.P 2012)
 Standar pelayanan keperawatan : deskripsi pernyataan tentang
tingkatan kinerja pelayanan yang diharapkan dengan
menetapkan kualitas struktur, proses dan hasil.
PIRAMIDA
STANDAR KEPERAWATAN
1. Asuhan pasien
2. Unit
3. Agensi
4. Specialty
5. Badan regulasi
KONTEKS
STANDAR/LINGKUP/JENIS
1. Standar pelayanan keperawatan: menjabarkan bagaimana
pelayanan keperawatan di tingkat “ NURSING
DEPARTEMEN/SERVICE” dan menjadi tanggung jawab
Direktur/kepala bidang keperawatan.
2. Standar asuhan keperawatan : menjabarkan bagaimana
asuhan keperawatan dilaksanakan. Berhubungan dengan apa
dan bagaimana perawat memberikan asuhan keperawatan
membantu pasen mencapai hasil yang diharapkan
(Petterson). Setiap RS, dep keperawatan mengadopsi,
adaptasi atau mengembangkan standar asuhan yang secara
legal menjabarkan bagaimana askep utk setiap atau
kelompok pasien.
LANJUTAN….

3. Standards of Governance: menjabarkan tentang tata


kelola untuk pelaksanaan pemberian pelayanan- asuhan
keperawatan. Seperti contoh: tata kelola penjaminan
mutu pelayanan, program peningkatan kualitas
interdisiplin.
4. Kesepakatan:
a. Standar pelayanan dan asuhan keperawatan serta
terintegrasi dengan fungsi manajemen.
b. Standar pelayanan , asuhan keperawatan dan
manajemen/ tata kelola.
CONTOH :
DEPARTEMEN KEPERAWATAN/
PELAYANAN:
1. Mengelola Standar2 pelayanan keperawatan
2. Directed by QUALIFIED NURSE ADMINISTRATOR.
3. Diorganisir untuk memenuhi kebutuhan asuhan keperawatan
dan mempertahankan standar nya
4. Tugas tugasnya untuk memastikan asuhan keperawatan
diberikan oleh perawat sesuai kualifikasi dan dan dirancang
untuk memenuhi kebutuhan asuhan pasen
5. Asuhan keperawatan bersifat individual, berorientasi pada
kebutuhan pasen mempergunakan pendekatan proses
keperawatan
LANJUTAN….

6. Personilnya dipersiapkan melalui program Pendidikan dan


pelatihan yang tepat untuk melaksanakan tanggung
jawabnya memberikan asuhan keperawatan.
7. Kebijakan dan prosedur tertulis yang merefleksikan standar
optimal asuhan keperawatan harus membimbing/
mengarahkan pelaksanaan asuhan keperawatan
8. Sebagai bagian dari program peningkatan mutu, kualitas dan
ketepatan dari asuhan keperawatan hendaknya dimonitor,
dievaluasi dan diidentifikasi masalah untuk dicari solusinya.
GARIS BESAR ISI
STANDAR PELAYANAN-ASUHAN
KEPERAWATAN
A. STANDAR PELAYANAN KEPERAWATAN
1. Lingkup. Tanggung jawab, otoritas, fungsi dan peran departemen
keperawatan.
2. Perencanaan dan pembiayaan pelayanan keperawatan
3. Pengelolaan pelayanan keperawatan
4. Ketenagaan
5. Logistik
6. Monitoring evaluasi pelayanan keperawatan.
7. Penelitian dan EBNP
8. Kerjasama dengan institusi Pendidikan
9. Safety/ healthy nurse.
B. STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN

1. Asuhan keperawatan
1.1. Pengkajian
1.2. Diagnosa keperawatan
1.3. Perencanaan keperawatan
1.4. Implementasi: keselamatan pasen, edukasi dan promosi
1.5. Evaluasi
Semua komponen disertakan aspek manajemen yang
menjabarkan bagaimana melaksanakannya.
LANJUTAN….

2. Kinerja Professional
2.1. Kualitas asuhan
2.2. Pendidikan
2.3. Evaluasi praktik professional
2.4. Kolegialitas
2.5. Etik dan legal
2.6. Penelitian dan EBNP ( utilisasi )
2. 7. Kepemimpinan
2.8. Penggunaan sumber sumber.
HAMBATAN DAN KENDALA
MENGEMBANGKAN STANDAR
PELAYANAN KEPERAWATAN
1. Kebijakan: belum ada payung, keterbatasan kebijakan
tertulis, uraian tugas spesifik sesuai kategori dan tatanan
praktik, registrasi ulang, dukungan professional dan tidak
adekuatnya otonomi dan otoritas praktik keperawatan.
2. Tenaga perawat
3. Peralatan dan material lain
4. Fasilitas fisik
5. Finansial
6. Sistem monitoring
KESIMPULAN

1. Komitmen Bersama bahwa standar pelayanan- asuhan


keperawatan penting dan segera.
2. Bentuknya standar, pedoman atau…….(bbrp literature
standar, dibuat oleh asosiasi dan Indonesia: pemerintah ??? ).
Solusi dibuat oleh HPMI diserahkan ke PPNI untuk diusulkan
aspek legal dan sosialisasi)
3. Sudah ada RANCANGAN, perlu pembahasan pakar, masukan
dari pengguna, ujicoba, integrasikan dengan sumber sumber
standar yang lain
4. Ayo kita IMPLEMENTASIKAN BERSAMA melalui
PENGKAWALAN PERAWAT MANAJER.
W CLEMENT STONE (1902 – 2002)

 KEPASTIAN TUJUAN ADALAH TITIK AWAL DARI


SEMUA PENCAPAIAN ANDA.

 Ayo….. Teman teman PERAWAT MANAJER KITA


TETAPKAN TUJUAN KITA BERSAMA YAITU;
PELAYANAN KEPERAWATAN BERKUALITAS,
AMAN , EFEKTIF dan EFISIEN,………MAKA APA
YANG YANG KITA LAKUKAN ????????
TERIMA KASIH...

Mari BERBUAT dan


BUKTIKANLAH