Anda di halaman 1dari 10

FITRIA LESTARI 1423021021

FRENDY FITRA MARDANA 1423021022


OKTOBERIANTO 1423021044
RIKA RAHMAWATI 1423021051
 Jikam suatu bilangan positif membagi a-b
dikatakan “a ≡ 𝑏 (mod m).sehinga
m |a-b ↔ a ≡ 𝑏 (mod m)
 Definisi: Kongruensi berbentuk ax ≡ b (mod
m) dengan a ≡ 0 (mod m), dinamakan
kongruensi berderajat satu (kongruensi
linear)
 Contoh
4x ≡ 3 (mod 5) dan 9x ≡ -2 (mod 4)
 Tentukan penyelesaian dari
12 x ≡ 15 (mod 21)
Karena (12, 21) = 3 dan 3 | 5 , maka berdasarkan
teorema 8-13 : kongruensi linear ax ≡ b (mod m)
mempunyai penyelesaian jika dan hanya jika d | b
dengan (a,m) = d
Sehingga
12 x ≡ 15 (mod 21) memiliki 3 buah penyelesaian
yaitu x ≡ 3 (mod 21) ; x ≡ (mod 21) dan x ≡ 17 (mod
21)
 Terdiri dari beberapa perkongruenan linear yang
melibatkan variable yang sama dan yang
mempunyai bilangan modulo sama

x + 2y  1(mod 5 ) x 1
 2x + y  1 (mod 5 ) x 2

 x + 2y  1 (mod 5 )
 4x + 2y  2 (mod 5) —
{-3x  -1(mod 5 ) } x -1
3x  1(mod 5 )
 3x  1(mod 5 )
Karena invers 3 ( mod 5 ) adalah 2, sebab
3x  1(mod 5 )
3x  6(mod 5 )
x  2(mod 5 )
Untuk mencari nilai x dapat mengalikan kedua ruas
dari perkongruenan terakhir ini dengan 2, sehingga
diperoleh
2. 3x  2(1)( mod 5 )
X  2 (mod 5 )

Dengan cara yang sama, untuk menentukan nilai y


yaitu dengan mengeliminasi variabel x pada sistem
pengkoruen semula
2x + 4 y  2 (mod 5)
2x + y  1 (mod 5)
Dengan cara yang sama, untuk menentukan nilai y
yaitu dengan mengeliminasi variabel x pada sistem
pengkoruen semula
2x + 4y  2 (mod 5)
2x + y  1 (mod 5)
3 y  1 (mod 5 )
Karena invers 3 ( mod 5 ) adalah 2, sebab
3y  1(mod 5 )
3y  6(mod 5 )
y  2(mod 5 )
Untuk mencari nilai y dapat mengalikan kedua ruas
dari perkongruenan terakhir ini dengan 2, sehingga
diperoleh
2. 3y  2(1)( mod 5 )
y  2 (mod 5 )
Jadi penyelesaian sistem pengkongruen adalah
semua pasangan (x,y) dengan {2,2}
Misalkan m suatu bialngan asli dan ( ,m ) = 1
dengan  = ad – bc, maka system
perkongruenan linear
ax + by  e (mod m )
cx + dy  f (mod m )

Mempunyai penyelesaian ( x,y ) dengan


 x   -1 ( de – df ) ( mod m )
 y   -1 ( af – ce ) ( mod m )
Dengan  -1 adalah invers dari  modulo m