Anda di halaman 1dari 14

MASALAH

DALAM
PENELITIAN
MASALAH

Masalah dapat diartikan sebagai


penyimpangan antara yang seharusnya
dengan apa yang benar-benar terjadi.
(Stonner, 1982)

Masalah dapat dikatakan sebagai


sesuatu yang memerlukan pemecahan.
MASALAH PENELITIAN
Masalah yang akan dipecahkan
melalui penelitian.

Penelitian dilakukan untuk


mendapatkan data yang dapat
digunakan untuk memecahkan
masalah.
MASALAH PENELITIAN

SETIAP PENELITIAN YANG AKAN


DILAKUKAN SELALU BERANGKAT
DARI MASALAH.

BAIK PENELITIAN MURNI MAUPUN


PENELITIAN TERAPAN, SEMUANYA
BERAWAL DARI MASALAH.

(EMORY & COOPER, 1985)


MASALAH PENELITIAN

MEMILIH MASALAH PENELITIAN


SERINGKALI MERUPAKAN HAL YANG
PALING SULIT DALAM PROSES
PENELITIAN.

BILA DALAM PENELITIAN TELAH


MENEMUKAN MASALAH YANG BETUL-
BETUL MASALAH, MAKA PEKERJAAN
PENELITIAN 50% TELAH SELESAI
(TUCKMAN, 1988)
CIRI-CIRI MASALAH PENELITIAN

MASALAH PENELITIAN YANG BAIK MEMPUNYAI CIRI-


CIRI (KARAKTERISTIK) SEBAGAI BERIKUT:

MEMPUNYAI NILAI PENELITIAN

MEMPUNYAI FISIBILITAS

SESUAI DENGAN KUALITAS PENELITI

(Moh. Nazir)
MEMPUNYAI NILAI PENELITIAN

MEMPUNYAI KEASLIAN

MENYATAKAN SUATU HUBUNGAN

MERUPAKAN HAL YANG PENTING

HARUS DAPAT DIUJI

DINYATAKAN DALAM BENTUK PERTANYAAN


MEMPUNYAI FISIBILITAS

DATA DAN METODE HARUS TERSEDIA

EQUIPMENT DAN KONDISI HARUS


MENGIJINKAN

BIAYA HARUS SEIMBANG

DIDUKUNG OLEH SPONSOR (PEMBIMBING)

TIDAK BETENTANGAN DENGAN HUKUM DAN


ADAT
SESUAI DENGAN KUALITAS PENELITI

MENARIK BAGI PENELITI SERTA


COCOK DENGAN BIDANG
KEAHLIANNYA

SESUAI DENGAN KUALIFIKASI, ATAU


SESUAI DENGAN DERAJAT ILMIAH
YANG DIMILIKI OLEH PENELITI
MASALAH PENELITIAN YANG BAIK

Masalah harus feasible, dalam arti masalah tersebut harus dapat


dicarikan jawabannya melalui sumber yang jelas, tidak banyak menghabiskan
dana, tenaga dan waktu.

Masalah harus jelas, yaitu semua orang memberikan persepsi yang


sama terhadap masalah tersebut.

Masalah harus signifikan, dalam arti jawaban atas masalah itu harus
memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu dan pemecahan
masalah kehidupan manusia.

Masalah bersifat etis, yaitu tidak berkenaan dengan hal-hal yang


bersifat etika, moral, nilai-nilai keyakinan dan agama. Kasus majalah monitor
adalah contoh hasil penelitian yang berkenaan dengan keyakinan/agama
sehingga menimbulkan heboh di masyarakat.

(Fraenkel dan Wallen,1990)


BENTUK-BENTUK MASALAH PENELITIAN

MASALAH DESKRIPTIF
SUATU MASALAH YANG BERKENAAN DENGAN
PERTANYAAN TERHADAP KEBERADAAN VARIABEL
MANDIRI

MASALAH KOMPARATIF
SUATU MASALAH YANG BERSIFAT MEMBANDINGKAN
KEBERADAAN SATU VARIABEL ATAU LEBIH PADA
DUA SAMPEL ATAU LEBIH

MASALAH ASOSIATIF
SUATU MASALAH YANG BERSIFAT HUBUNGAN
ANTARA DUA VARIABEL ATAU LEBIH
SUMBER MASALAH PENELITIAN
MASALAH PENELITIAN DAPAT BERASAL DARI:
PENGALAMAN PRAKTIS
HASIL PENGAMATAN LAPANGAN
ISSUE YANG SEDANG HANGAT
SARAN DARI SUATU PENELITIAN
SARAN DALAM FORUM ILMIAH
KESENJANGAN DALAM TEORI
SPONSOR
INTUISI PENELITI

UNTUK MERUMUSKAN MASALAH PENELITIAN PERLU MENGETAHUI


PENYEBABNYA
AKIBATNYA
ALTERNATIF PEMECAHANNYA
MERUMUSKAN MASALAH PENELITIAN
(PENDEKATAN KUANTITATIF)

UNTUK PENELITIAN DENGAN PENDEKATAN


KUANTITATIP, PADA UMUMNYA:

 MASALAH DIRUMUSKAN DALAM BENTUK


PERTANYAAN
 RUMUSAN MASALAH HARUS JELAS DAN PADAT
 RUMUSAN MASALAH HARUS DIDUKUNG ADANYA
DATA
 RUMUSAN MASALAH MENGANDUNG HUBUNGAN
DUA VARIABEL ATAU LEBIH
 RUMUSAN MASALAH BERORIENTASI PADA SUATU
TEORI TERTENTU
MASALAH, HIPOTESIS,
JUDUL PENELITIAN
RUMUSAN MASLAH MERUPAKAN
TITIK TOLAK BAGI PERUMUSAN
HIPOPTESIS.

DARI RUMUSAN MASALAH JUGA


DAPAT MENGHASILKAN TOPIK
PENELITIAN ATAU JUDUL
PENELITIAN