Anda di halaman 1dari 16

Dasar Design Grafis

By Sari Azhariyah

Bagian III
PRINSIP - PRINSIP TATA LETAK
Kesatuan (Unity) dan Keselarasan (Harmony)

Keseimbangan (Balance)

Proporsi (Proportion)

Irama (Rhythm)

Penekanan / focus dan emphasis

Contrast dan variety

Repetisi (Repetition)
Kesatuan (Unity) dan Keselarasan (Harmony)
Kesatuan (Unity)
Prinsip ini dapat tercapai apabila terpenuhi prinsip keseimbangan, irama, penekanan, proporsi, dan
keselarasan. Teori-teori Psikologi Gestalt tentang kedekatan, ketertutupan dan kesamaan dapat membantu
terpenuhinya prinsip kesatuan dalam karya Seni Rupa.

Keselarasan (harmony)
Lazim disebut dengan prinsip Harmoni atau Keserasian adalah timbul dengan adanya kesamaan, kesesuaian,
dan tidak adanya pertentangan. Dalam Seni Rupa prinsip Keselarasan dapat dibuat dengan cara menata unsur-
unsur yang mungkin sama, sesuai dan tidak ada yang berbeda secara mencolok.
Keseimbangan (Balance)
Berkenaan dengan kualitas bobot atau kesan berat ringannya suatu karya. Keseimbangan dapat
dibuat secara formal atau dengan istilah yang lazim disebut setangkep (jawa) atau simetris.
Keseimbangan dapat di buat pula secara informal atau asimetris dan keseimbangan radial atau
memancar.

Keseimbangan formal.
Rancangan yang seimbang formal mempunyai unsur-unsur berat, ukuran, bentuk yang sama pada
sisi kanan dan sisi kiri dalam suatu garis vertikal imajiner yang di gambarkan di pusat rancangan.
Rancangan yang simetris memberikan kesan stabilitas dan konservatisme, tetapi pada suatu saat
terlihat tidak imajinatif

Keseimbangan informal
Dalam keseimbangan informal obyek ditempatkan secara acak dalam halaman tetapi secara
keseluruhan tampak seimbang. Bentuk penyusunan ini memerlukan pemikiran ketimbang
keseimbangan formal bisimetris sederhana, tetapi efeknya dapat imajinatif dan dinamis
Proporsi (Proportition)
Upaya pengaturan yang berkenaan dengan ukuran antara bagian satu
dengan bagian lainnya. Besar kecil, luas, sempit, panjang pendek, atau
tinggi rendah adalah persoaalan Proporsi. Dalam Seni Rupa prinsip
proporsi ini digunakan untuk mempertimbangkan perbandingan bidang
kertas atau kanvas dengan objek yang digambar atau di lukis. Prinsip
perbandingan lebih menekankan pada varisasi atau keragaman ukuran
unsur yang satu dengan unsur yang lain dalam satu kesatuan yang
utuh.
Irama (Rhythm)
Prinsip ini di timbulkan dari kesan gerak dari unsur yang melekat pada
karyanya yang dapat diupayakan melalui pengulangan, pergantian,
perubahan ukuran, dan gerak mengalun.
Penekanan Atau Fokus
Di sebut juga prinsip dominasi, atau pusat perhatian, atau klimak
adalah upaya penampilan pada bagaian tertentu dari karya Seni Rupa
yang menarik perhatian dengan cara pengaturan posisi, perbedaan
ukuran, perbedaan warna, atau unsur lain, dan pengaturan arah unsur-
unsur.
Contrast dan variety
Contrast adalah upaya untuk membuat penonjolan sebuah unsur (atau
kelompok unsur) melalui berbagai cara: kontras nada, kontras arah,
kontras ukuran, kontras bentuk. Putuskan unsur mana yang akan
ditonjolkan. Bila anda memberi seluruh unsur penonjolan yang sama,
media anda akan berakhir tanpa penonjolan sama sekali

Meskipun demikian, dalam sebuah rancangan media komunikasi visual,


keragaman atau variasi sangat dibutuhkan untuk menghindari kesan
monoton
Repetition
Repetisi dalam desain adalah melakukan pengulangan elemen yang
sama secara bertautan atau saling mempunyai hubungan atau
kesamaan. Singkatnya, Bentuklah suatu gaya/corak pada tiap elemen
dalam desain dan gunakan pada elemen-elemen yang serupa