Anda di halaman 1dari 18

Pekerja Kemanusiaan:

Membantu diri sendiri


Permasalahan-permasalahan
Dalam Tugas Kemanusiaan (1)
 Menghadapi berbagai pengalaman yg tidak menyenangkan
 Pengalaman suram masa lalu relawan dapat muncul
kembali
 Tugas yang dihadapi mungkin secara fisik akan sulit,
melelahkan dan berbahaya
 Tugas tersebut menyebabkan kurang tidur dan keletihan
yang kronis
 Menghadapi berbagai permasalahan atau stres, termasuk
perasaan akan ketidakmampuan untuk merasa “cukup”
berbuat. Sangatlah mudah untuk menyalahkan diri sendiri
 Terpisah dari sistem dukungan individu : orangtua,
saudara, teman, pacar, dll.
Permasalahan-permasalahan
Dalam Tugas Kemanusiaan (2)
 Frustrasi pada keputusan / kebijakan penguasa.
 Relawan mungkin mengalami dilema etik dan moral.
 Relawan dapat merasa bersalah atas akses makanan, tempat
tinggal & kebutuhan lain yang tidak diperoleh survivor
 Relawan dapat mengidentifikasikan dirinya dengan survivor
 Relawan dapat merasa bersalah akan usaha-usaha yang
dilakukan dalam membuat keputusan untuk menentukan
siapa yang lebih membutuhkan bantuan dan menyalahkan
dirinya bila tidak berhasil
 Relawan mungkin menghadapi amarah, penolakan, atau rasa
kurang terima kasih dari survivor
Pekerja Kemanusiaan

relawan, wartawan peliput berita, guru,


tenaga kesehatan, tentara

>>>>>>>>>>>>>>OOOO<<<<<<<<<<<<<

Manusia SUPER kah?


Pekerja Kemanusiaan
 Dianggap punya kualitas luar biasa 
secara emosi & psikologis lebih kuat.
 Akibatnya perhatian & pemenuhan
kebutuhan pekerja kemanusiaan sering
terabaikan.
 Hambatan dalam diri  enggan
mengakui masalah yang dialami  takut
terlihat lemah.
Kendala Profesional
Organisasi

Survivor Rekan kerja


Bagaimana menjadi pekerja
kemanusiaan yg efektif?

1. Memiliki tujuan utama yg jelas


2. Siap terhadap dunia yang berbeda
3. Siap secara fisik
4. Mampu berjarak dari masalah
5. Paham tentang reaksi stres &
mengelola stres
Mengenali Gejala Burn-out
pada Relawan
1. Idealisme terluka
2. Merasa tidak dihargai /
dikhianati
3. Kehilangan semangat
4. Sifat kepahlawanan tapi
cenderung berperilaku
sembrono 10. Gejala somatis
5. Abaikan keselamatan dan 11. Sulit tidur
kebutuhan fisik 12. Tidak efisien dalam
6. Tidak percaya teman / bekerja
pimpinan
13. Konsumsi rokok, kafein,
7. Tingkah laku antisosial
8. Kelelahan berlebihan alkohol, obat-obatan
secara berlebih
9. Sulit konsentrasi
Kebutuhan Psikologis Relawan

 Bimbingan dan dukungan dari pimpinan


dan rekan
 Budaya keterbukaan dan saling berbagi
 Pertemuan yang teratur / rutin
 Penghargaan akan kerahasiaan
 Sistem dukungan teman sekelompok
Membantu Diri Sendiri (1)

 Terima reaksi sebagai  Jaga diri  makan,


hal yang normal istirahat, tidur cukup
 Mencoba santai  Melaksanakan tugas
 Bicara pada seseorang rutin
 Mencari berbagai cara  Diskusikan rasa
mengekspresikan takut
perasaan : gambar,  Hindari harapan yang
musik, menyanyi terlalu tinggi
 Dengarkan apa kata  Cari bantuan
orang dekat anda profesional bila
reaksi terus berlanjut
Membantu Diri Sendiri (2)
 Kurangi respon stres
Pelajari keterampilan mengatasi (coping) stres.
Anda dapat mencoba cara berikut :
• Visualisasikan bayangan-bayangan yang
menyenangkan (mis. pemandangan yang indah) atau
bayangkan anda melakukan aktivitas yang
menyenangkan secara detil (mis. berjalan-jalan di
gunung).
Membantu Diri Sendiri (3)

RELAKSASI

Proses untuk melepaskan


ketegangan secara sengaja

dapat tetap tenang meskipun berada


dalam situasi penuh tekanan
Jenis Relaksasi

• Latihan pernafasan
• Meditasi
• Yoga

• Mendengarkan musik

• Menonton film
MELAKUKAN AKTIVITAS SPIRITUAL

Berdoa
Berpartisipasi dalam
kegiatan keagamaan
Mendengar ceramah agama
Komunikasikan Stres Anda

 Menulis catatan harian


 Menulis surat
 Berbagi cerita kepada
teman (curhat)
 Berpartisipasi dalam
“Self Help Group”, baik
formal maupun
informal
Dukungan Teman Kelompok

• Teman kelompok dapat memberikan dukungan


• Pertemuan yang teratur dengan teman kelompok untuk
mendiskusikan pekerjaan dan memecahkan masalah bersama
• Semua anggota perlu menghadiri pertemuan sesering
mungkin & bergantian berperan sebagai fasilitator pertemuan
• Anggota kelompok dapat meminta masukan dari teman
kelompok lain
• Komunikasi yang ada dijaga dengan menggunakan agenda
formal, diusahakan agar interupsi yang ada dikurangi
seminimal mungkin dan diskusi dipandu oleh fasilitator
PANDUAN bagi Relawan (1)
 Persiapkan segala sesuatunya sebelum ditugaskan
ke daerah yang membutuhkan
a. Pelajari mengenai respon-respon umum terhadap stres
b. Pelajari sebanyak mungkin mengenai situasi tertentu di mana
anda mungkin bekerja
c. Pelajari sebanyak mungkin mengenai budaya pada tempat
tersebut.
 Hindari mengkonsumsi alkohol / obat-obat terlarang
 Jaga diri anda sendiri selama masa penugasan
a. Pastikan anda beristirahat dengan cukup
b. Jaga kesehatan tubuh anda.
c. Olahraga dan aktivitas yang bersifat rekreatif
PANDUAN bagi Relawan (2)
 Persiapkan diri untuk kembali ke
rumah
 Persiapkan diri untuk ditanya
mengenai berbagai pengalaman yang
menyenangkan maupun yang tidak
menyenangkan oleh keluarga dan
teman anda. Jangan berkecil hati
kalau anda tidak mendapatkan
dukungan yang seperti yang anda
harapkan.