Anda di halaman 1dari 12

MOLAR 3 RAHANG

ATAS DAN RAHANG


BAWAH
Kelompok 1
GIGI IMPAKSI

DEFENISI KLASIFIKASI PROGNOSIS

KOMPLIKASI
ETIOPATOGE EVALUASI
NESIS KLINIS

PERAWATAN
DEFENISI IMPAKSI
Impaksi adalah keadaan dimana gigi tidak dapat erupsi
seluruhnya atau sebagian karena tertutup oleh tulang atau
jaringan lunak atau kedua-duanya
■ Menurut Grace, gigi impaksi adalah gigi yang
mempunyai waktu erupsi yang terlambat dan tidak
menunjukkan tanda-tanda untuk erupsi secara klinis dan
radiografis.
■ Menurut Londhe, gigi impaksi adalah keadaan dimana
terhambatnya erupsi gigi yang disebabkan karena
terhambatnya jalan erupsi gigi atau posisi ektopik
dari gigi tersebut.
ETIOPATOLOGIS IMPAKSI
Jalan erupsi yang salah dari gigi permanen, kemungkinan
besar dapat disebabkan oleh kegagalan resorpsi gigi desidui
sehingga gigi desidui menjadi persistensi.

Berikut ini disebutkan beberapa pendapat para ahli yang


membahas mengenai etiologi impaksi yaitu :
A. Menurut Moyers
B. Menurut McBride
C. Menurut Berger
Klasifikasi Pell dan Gregory
Pell dan Gregory menghubunkan kedalaman impaksi terhadap bidang
oklusal dan garis servikal gigi molar kedua mandibula.
1. Berdasarkan relasi molar ketiga bawah dengan ramus mandibula
■ Klas I
■ Klas II
■ Klas III
■ Rahmi 100 : bagaimana patofisiologi gigi impaksi menjadi kista?
■ Putri 124 : bagaimana gk dan gr dari tiap2 klasifikasi?
■ Yoga 115 : fungsi ronsen periapikal pada pemeriksaan lanjut?
■ Ihut 095: penatalaksanaan gigi impaksi pada penderita dm dan peminum alkohol?
■ Riske 103 : jika ada pasien ingin melakukan perawatan ortho,giginya impaksi disto
angular kls 3 yg dilakukan ortho atau odon dulu?
■ Ananta 122: bagaimana cara deteksi awal untuk mengetahui gigi impaksi ?apakah
radiografi aja?
■ Pak andries: jelaskan metode odontektomi pada molar 3, klasifikasi molar 3 atas
■ Pak adriansyah : jelaskan prosedur pengambilan gigi impaksi secara in toto dan separasi
KLASIFIKASI GIGI IMPAKSI
Berdasarkan sifat jaringan, impaksi gigi molar ketiga
dapat diklasifikasikan menjadi :
1. Impaksi jaringan lunak
2. Impaksi jaringan keras
Berdasarkan pada jumlah tulang yang
menutupi gigi impaksi:
■ Posisi A: Bidang oklusal gigi impaksi berada pada tingkat
yang sama dengan oklusal gigi molar kedua tetangga.
Mahkota Molar ketiga yang impaksi berada pada atau di
atas garis oklusal.
■ Posisi B: Bidang oklusal gigi impaksi berada pada
pertengahan garis servical dan bidang oklusal gigi molar
kedua tetangga. Mahkota Molar ketiga di bawah garis
oklusal tetapi di atas garis servikal Molar kedua
■ Posisis C: Bidang oklusal gigi impaksi berada di bawah
tingkat garis servikal gigi molar kedua
KLASIFIKASI WINTER
■ Vertikal (10o sampai dengan -10o)
■ Mesioangular (11o sampai dengan -79o)
■ Horizontal (80o sampai dengan 100o)
■ Distoangular (-11o sampai dengan -79o)
■ Lainnya (-111o sampai dengan -80o)
PEMERIKSAAN KLINIS
A. Pemeriksaan Lokal
1. Status erupsi gigi impaksi
2. Resorpsi molar kedua
3. Adanya infeksi lokal seperti periokoronitis
4. Pertimbangan ortodontik
5. Karies atau resorpsi molar ketiga dan gigi tetangga
6. Status periodontal.
7. Orientasi dan hubungan gigi terhadap infeksi saluran akar gigi
8. Hubungan oklusal
9. Nodus limfe regional
B. Radiologi
1. Film periapikal dan oklusal
2. Film ekstraoral
Perawatan yang dilakukan pada impaksi gigi molar tiga
adalah pengangkatan gigi molar tiga tersebut atau
odontektomi.
Odontektomi adalah pengeluaran satu atau beberapa gigi
secara bedah dengan cara membuka flap mukoperiosteal,
kemudian dilakukan pengambilan tulang yang
menghalangi dengan tatah atau bur.
PROGNOSIS &KOMPLIKASI
Prognosis impaksi umumnya baik dengan penangan segera,
sehingga tidak menimbulkan komplikasi.

KOMPLIKASI:
Kerusakan atau keluhan yang ditimbulkan dari impaksi dapat
berupa:
1. Inflamasi
2. Resorpsi gigi tetangga
3. Kista
4. Rasa sakit