Anda di halaman 1dari 10

ETIKA PROFESI

GIZI SEBAGAI PROFESI


Kelompok 9 :
1. Eva Lia Selnia
2. M. Ridwan Pratama
3. Rahmah
4. Syaiati Astina
PENGERTIAN PROFESI GIZI
Profesi adalah Pekerjaan yang membutuhkan
pendidikan tinggi di bidang tertentu. Sedangkan
Profesional adalah melakukan sesuatu dengan
profesi.
Profesi gizi adalah suatu pekerjaan di bidang
gizi yang dilaksanakan berdasarkan suatu keilmuan
(body of knowledge), memiliki kompetensi yg
diperoleh melalui pendidikan yg berjenjang,
memiliki kode etik dan bersifat melayani
masyarakat.
PENGERTIAN TENAGA GIZI
Tenaga Gizi adalah setiap orang yg telah lulus
pendidikan di bidang gizi sesuai ketentuan
peraturan perundangan-undangan.
• Tenaga Gizi 4 jenis :
a) Tenaga Gizi DIII (AMG)
b) Tenaga Gizi DIV (Sarjana Terapan Gizi)
c) Sarjana Gizi
d) Tenaga Gizi penddk Profesi Register
Dietesien. (RD)
GIZI SEBAGAI PROFESI
Standar Profesi Tenaga Gizi adalah Kemampuan
minimal yg harus dimiliki/dikuasai oleh Tenaga
Gizi untuk dapat melaksanakan pekerjaan dan
praktik pelayanan gizi secara profesional yang
diatur oleh organisasi Profesi .
Standar Pendidikan Ahli Gizi adalah standar
operasional tentang penyelenggaraan
pendidikan Ahli Gizi dan AMG.
Standar Praktek Gizi adalah standar minimal yg
dilakukan oleh Nutritionis dlm memberikan
pelayanan gizi agar pelayanan menjamin
keamanan, efektif dan etis.
GIZI SEBAGAI PROFESI
Profesi gizi dan dietetik, disamping profesi
kesehatan lain, dalam sejarahnya merupakan
cabang dari profesi kedokteran. Di masa yang
akan datang, profesi gizi dituntut untuk mampu
menunjukkan profesionalisme yang lebih tinggi.
GIZI SEBAGAI PROFESI
Profesi gizi, sebagai profesi kesehatan, terdiri
dari para anggotanya yang memiliki pengetahuan,
sikap dan keterampilan yang dibutuhkan dalam :
• Melaksanakan asuhan gizi klinik
• Melaksanakan penyelenggaraan makanan
institusi
• Melaksanakan pelayanan gizi masyarakat
• Melaksanakan penyuluhan gizi serta
menyediakan pelatih sebagai konsultan gizi
CIRI-CIRI GIZI SEBAGAI PROFESI
• Mengembangkan pelayan yang unik terhadap masyarakat
• Anggota-anggotanya dipersiapkan melalui suatu program
pendidikan
• Memiliki serangkaian pengetahuan ilmiah
• Anggota-anggotanya menjalankan tugas profesinya sesuai
kode etik yang berlaku
• Anggota-anggotanya bebas mengambil keputusan dalam
menjalankan profesinya
• Anggota-anggotanya wajar menerima imbalan jasa atas
pelayanan yang diberikan
CIRI-CIRI GIZI SEBAGAI PROFESI
• Memiliki organisasi profesi yang senantiasa meningkatkan
kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat oleh
para anggota
• Pekerjaan tersebut adalah sumber utama hidup
• Berorientasi pada pelayanan dan kebutuhan objektif
• Otonomi dalam melakukan tindakan
• Mealkukan ikatan profesi dan lisensi jalur karir
• Mempunyai kekuatan dan status dalam pengetahuan
spesifik
• Altruism (memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi)
Ahli Gizi yang dalam melaksanakan profesi gizi
harus mengabdikan dirinya sepenuh hati dengan
senantiasa bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
menunjukkan sikap dan perbuatan terpuji yang
dilandasi oleh falsafah dan nilai-nilai Pancasila, Undang-
Undang Dasar 1945 serta Anggaran Dasar dan
Anggaran Rumah Tangga Persatuan Ahli Gizi Indonesia
serta etik profesinya, baik dalam hubungan dengan
pemerintah bangsa, negara, masyarakat, profesi
maupun dengan diri sendiri.
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai