Anda di halaman 1dari 11

KATARAK

Dr. Liliek Isyoto, Sp.M


Bag. Mata RSU Kardinah
Tegal
KATARAK
Definisi : adalah kekeruhan lensa
Gejala : P ↓ an visus
Lensa :
– Biconvex
– Transparan
– p.d –
– 9 x 5 mm
– Zonula zinii
– Cap lentis, cortex, nucleus
FS : memfokuskan sinar di retina
Katarak
Pembagian Stadium
• K. Konginetal • Insipien
• K. Yuvenilis • Imatur
• K. Senilis • Matur
• K. Traumatika • Hipermatur
• K. Komplikata
• K. sekunder
Kausa
• Tidak diketahui
• Uveitis, glaukoma, miopia, ablatio retina
• Galatosemia, rubela, DM
• Trauma : radiasi, kecelakaan, zat toxis
OP :
– Disisio lentis
– Linier ektraksi
– Extra capsuler (EKEK)
– Intra capsuler (EKIK)
– SICS - FAKO emulsifikasi
Katarak
• Visus : 1/60
• Apaki : lensa –
• Tx :
– operasi + KM = 10,00 DIOPTRI
– KM
– Lensa kontak
– IOL
Perawatan op. Katarak
Pre op : Post op :
• Fisik sehat • Bed rest total
• Spoeling • Bebat/DOP
• Potong bulu mata • Tx oral/ local
• Tekanan darah • Mengejan _
normal • Buah-buah & sayur +
• Salf → bebat
GLAUKOMA

• DEF : Penyakit mata dengan TIO 


dengan akibat :
• Exkavasio glaukomatosa
• Defek lapang pandang
• Atropi N II → buta
TIO :
• Digital
• Tonometer schiotz
• Tonometer aplanasi
• Tonometer non kontak

Aliran HA :
• Corpus ciliaris → COP → pupil →COA
→trabecula →scan schlemm → P.V.

Produksi HA = Pembuangan
Pembagian :
Glaukoma primer
– g. konginetal
– g. sudut tertutup/ acut
– g. sudut terbuka/kronis
• Glaukoma skunder
• Glaukoma absolut
Gejala :
AKUT :
• Visus Menurun KRONIS :
• mata merah Visus tetap
• Sakit Sakit/ tidak
• TIO meningkat TIO meningkat
• Siliar injeksi Mata tenang
• Palpebra oedem Lapang pandang sempit
• Oedem kornea Ekskavatio
glaukomatosa
• COA dangkal
Atrofi N II
• Pupil lebar & lonjong
Diagnosa

• Fisik • Oftalmoscopi
• Visus • Campus visi
• Tonometri • Tonografi
• Gonioskopi • Test provokasi

Pengobatan :
•Medikamentosa ;
•CAI,
•Miotika
•Operasi Iridectomi periferi,
•filtrasi