Anda di halaman 1dari 30

FAKULTAS KESEHATAN UDINUS

TAHUN 2012
 UUD’45 :
• Melindungi segenap bangsa Indonesia  perlindungan
dari bahaya /resiko kes akibat kegiatan manusia
/alamiah.
• Kesejahteraan umum: derajat kes = kebut dasar mans.
WHO: Kesehatan = kondisi dinamis meliputi : kes jasmani,
rohani, sosial, & tdk hanya terbebas dr penyakit, cacat &
kelemahan.
UU no. 23 th 1992: kesehatan = keadaan sejahtera dari
badan, jiwa, sosial yg memungkinkan setiap orang hidup
produktif scr sosial dan ekonomis
UU No 36 Th 2009: Kesehatan = keadaan sejahtera dari
badan, mental, spiritual, sosial, yg memungkinkan setiap
orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi.
Siapakah manusia ?
• Mahluk ciptaan Tuhan (Allah)
 hamba Allah  tunduk dan patuh pd Allah
• Mahluk yg sempurna
• Mahluk dg mental / jiwa / rohani:
– Akal  IQ
– Emosi – nafsu  EQ
– Spiritual  SQ  niat – norma agama
• Mahluk sosial (indv –kelg – masy – alam)
• Pemimpin di bumi  sesama mahluk & alam
Sesungguhnya:
Kesehatan
 Hak Asasi Manusia
 Investasi  kualitas SDM
 lebih produktif
Karunia Tuhan  disyukuri dg perbuatan

‘Sehat’-Kesehatan
“SETTING” dari seluruh
kehidupan Individu, Keluarga,
Sosial dan Budaya Masyarakat
DALAM KENYATAAN ???
PARADIGMA SEHAT
Adl perob. mental dan watak (“mindset”)
dlm pembangunan.
1. Kebutuhan (Need)  Keperluan (Demand)
2. Kesehatan sebagai konsumtif  investasi
3. Jangka pendek (treatment)
 Jangka panjang (pengemb SDM)
4. Pelayanan medis  pelayanan kesehatan
5. Terpecah-pecah (fragmented)  Terpadu (integrated)
6. Sehat (jasmani)  Sehat (jasmani, rohani, sosial)*
7. Fokus pada penyakit  segmen pasar
8. Sasaran masy.umum (public) Juga swasta (private)
PARADIGMA SEHAT
Adl perob. mental dan watak (“mindset”) dlm
pembangunan.
9. Urusan pemerintah  Juga urusan swasta & masy
10. Subsidi pemerintah  Pengguna jasa
11. Biaya setelah pelayanan  Biaya di muka
12. Berfungsi sosial  Juga berfungsi ekonomi
13. Sentralisasi  Desentralisasi
14. Dari atas (top down)  Dari bawah (bottom up)
15. Biroktatis  Enterpreuner
16. Peranserta  Kemitraan
= cara pandang / pola pikir Pembangunan kesehatan yg bersifat
Holistik, proaktif-antisipatif, melihat masalah kesehatan sbg
Masalah yg dipengaruhi oleh banyak faktor scr dinamis &
bersifat lintas Sektor, dlm suatu wilayah.

Scr Makro: “MODEL PEMBANGUNAN KESEHATAN “


Yg Berorientasi pada Peningkatan, Pemeliharaan, Perlindungan
Penduduk Sehat, Bukan hanya penyembuhan pd orang sakit

Secara mikro : Pembangunan Kesehatan menekankan


upaya promotif-preventif,
tanpa mengesampingkan kuratif- rehabilitatif
PARADIGMA PARADIGMA
SAKIT SEHAT

WAHANA, TENAGA , SARANA  PENYESUAIAN.


INDIKATOR2 DERAJAT KES  DITINJAU

• PEMB. BERWAWASAN KES.


• MASALAH SPESIFIK LOKAL
( BERBASIS KEWILAYAHAN )
• PENDEKATAN KEMITRAAN
ISSUE :

• Bagaimana menjadikan faktor kesehatan menjadi hal


yang SELALU dipertimbangkan dalam setiap penyusunan
kebijakan non-kesehatan ??
• Bagaimana membuat masalah kesehatan menjadi
TANGGUNG JAWAB BERSAMA seluruh sektor dan
masyarakat ?
Tanggung jawab bersama seluruh sektor:
tidak diartikan bahwa semua sektor harus memiliki
program kesehatan.
Namun program2 non-kesehatan hendaknya masukkan
pertimbangan DAMPAK thd KESEHATAN
pada kegiatan2 yang dilaksanakannya.
HUMAN DEV. INDEX
EDUCATION HEALTH ECONOMIC

L S
E T
D
V A
T E
E U V
L S
LITERACY LIVE PURCHASING
EXPECTANCY POWER OF
RATE
AT BIRTH INCOME

INDONESIA 0,586
PHILLIPINE 0,621
MALAYSIA 0,794
THAILAND 0,798
BRUNAI DARUSSALAM 0,829
SINGAPORE 0,836

0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8


INEQUALITIES
UNFINISHED AGENDA

IRONI KESUKSESAN ABAD 20; BEBAN YG SESUNGG.


DAPAT DIHINDARI
CDR, IMR menurun drastis • MALNUTRISI
• KOMPLIKASI
KELAHIRAN
MENINGKATNYA : • DIARE
• PENY. TIDAK MENULAR • KUSTA
• RUDA PAKSA • POLIO
• GG. JIWA • TETANUS
• PENY.2 BARU (HIV, FLU BR,DLL) • ISPA
• BENCANA (GEMPA, KEBAKARAN, • MALARIA
LONGSOR, BANJIR, TSUNAMI,DLL) • DBD
• CAMPAK
SOLUSI ??
Kondisi lingkungan sosial kemasya-
PARADIGMA SEHAT rakatan:
sebagai - kebijakan sosial-ekonomi
PENDEKATAN HULU - kebijakan sosial-politik
“ pertimbangan dampak - pemeliharaan keamanan
kesehatan sebagai - kebijakan sosial budaya
masalah hulu dalam - tingkat pendapatan
pembangunan Nasional “ - tingkat pendidikan
Prediksi Kondisi Kesehatan Ind Abad 21:

- Pelayanan kesehatan dasar akan diwarnai


dengan masalah2 akibat Krisis Ekonomi
- Masalah pencemaran lingkungan hidup di
kota besar sejalan dengan tk urbanisasi,
serta meningkatnya penyakit tidak
menular.
- Sebagai benua maritim, keragaman
geografis masih akan menimbulkan
kesenjangan antar wilayah.
- Kesiapan SDM dalam desentralisasi juga
akan menimbulkan masalah tersendiri.
Melihat Masalah  Holistik
Kita juga manusia ..punya rasa punya hati”

Pasien Lingkungan
Keluarga  Diagnosis kasus Masy
Fisik, psikis,  Manusia (fisik, psikis, , Fisik, psikis,
sosio-kultural spiritual, sosial) sosio-kultural
 Kepuasan – harapan Alam, mahluk
manusia lain

Hub tdk linier  timbal balik saling mempengaruhi dukung


/bantu terjadi masalah, pemecahan, kembangkan potensi.
RESPONS KETURUNAN / JATENG SEHAT 2010
PEMERINTAH KEPENDUDUKAN yg mandiri & bertumpu
YG TERKOORDINIR pd potensi daerah
KEBIJAKAN PUBLIK
LING- DER. YAN mayoritas penduduk
(Jateng Sehat 2010) KUNGAN KES. KES hidup dalam:
- lingkungan yg sehat
RESPONS - berperilaku hidup sehat
MASYARAKAT PERILAKU -terjangkau oleh
YG TERKOORDINIR HIDUP yankes yg bermutu
SEHAT secara adil dan
merata
POLA PIKIR PARADIGMA SEHAT

Sehat adalah Sehat adalah Sehat adalah Sehat tangg Faktor ling-
Pencegahan >
Hak Asasi Investasi  anugerah jawab ber- kungan dan
penyembuhan
Manusia kualitas SDM  dipelihara sama perilaku

Permasalahan: MISI :
POKOK PROGRAM STRATEGI : • Menggerakkan
*HDI Indon rendah • Bangnas- bangnaswaskes
*Deraj kes rendah waskes. • Memandirikan masy
• Profesional- utk hidup sehat
*AKB & AKI tinggi • Meningkatkan yankes
ism
*Lingk tdk sehat • JPKM bermutu, merata
• Desentralisasi dan terjangkau;
*Masy blm ber-phbs
• Pemberday • Meningkatkan kes
individu, kluarga,
*Yankes krg mutu, masyarakat masy. dan lingk.
merata dst

Transisi Kemiskinan,
Desentralisasi, Keamanan, Keadilan,
Epidemiologi Globalisasi, kebodohan,
Reformasi, politik ESQ, dll
dan demografi Demokratisasi kemalasan
Berpikir
Sistem
Disiplin untuk melihat
• Keseluruhan
• Bagian-bagiannya
• Hub antar bag
utk mengerti
keseluruhan
Bagan hubungan antar sub sistem dlm SKP
INPUT PROSES OUTPUT OUTCOME

PEMBIAYAAN PEMBERDAYAAN
MASY
KES

PEMBANGUN- DERAJAD
SEDIAAN UPAYA AN KES YG KES MASY
FARMASI & BERMUTU & YG
KESEHATAN SETINGGI-
PERBEKALA BERKEADILAN TINGGI-
N KES NYA

SDM KES
MANAJEMEN
KES
KONSEP BLUM

Faktor penduduk

Faktor
Lingkungan: Faktor
Fisik, Biologis Derajat Pelayanan:
Sosial, Kesehatan •Promotif
•Preventif
Ekonomi • Curatif
Kultul/budaya, •Rehabilitatif
Politik
Faktor Perilaku:
Sikap & Gaya hidup
MASALAH KES DI INDONESIA
Pembangunan sektor terkait  masalah kes
Kependudukan: usia muda <, produktif & usila >>>
• Urbanisasi, migrasi, pengangguran, anak jalanan,
gelandangan, kriminalitas, tawuran
Lingkungan fisik & biologi berubah cepat:
• pembang gedung; jalan; jembatan; pemukiman;
sampah; pabrik/industri; kendaraan/ motor
• Eploitasi alam tak terkendali, lingk rusak, perub
iklim, keseimbangan ekologi, bencana .
Perekonomian  pendd miskin & daya beli masy <
Transportasi mudah, komunikasi & informasi >>, perub
budaya & adat istiadat  berpengaruh >> thd
pengetahuan , perilaku, gaya hdp masy  dukung /
sebabkan masalah kes (perilaku seks, NAPZA, peny
menular & tdk nular
Peran ilmu pengetahuan & teknologi  sangat tentukan &
dukung keberhasilan pembang kes
Reformasi & desentralisasi bid kes
• Peluang masy tentukan arah pembang kes.
• Hak asasi manusia
• Otonomi bidang kes  urusan wajib daerah,  dekatkan
ambil keputusan pemecahan masalah.
Upaya Kesehatan
= setiap keg/rangkaian keg yg dilakukan scr terpadu,
terintegrasi & berkesinambungan utk pelihara & tingkatkan
derajat kes masy dlm bentuk pencegahan peny,
peningkatan kes, pengobatan peny, & pemulihan kes
Yankes promotif = keg/rangkaian keg yankes yg lebih
utamakan memelihara & meningkatkan kes
Yankes preventif = keg pencegahan thd masalah kes/peny.
Yankes kuratif = keg/rangkaian keg pengobatan yg ditujukan
utk penyembuhan peny, kurangi penderitaan akb peny,
pengendalian peny, pengendalian kecacatan agar kualitas
penderita dpt terjaga seoptimal mungkin.
Yankes rehabilitatif = keg/rangkaian keg utk kembalikan bekas
penderita ke dlm masy, shg dpt berfungsi lagi sbg anggota
masy yg berguna utk dirinya & masy semaksimal mungkin
sesuai dg kemampuannya.
Issue Strategis
Upaya Kes (promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif)
• Upaya kes >> kuratif dp promotif dan preventif.
• Yankes Pusk & jaringannya <berkelanjutan, merata,
terjangkau, terpadu – dimanfaatkan masy miskin.
• Yankes swasta >>perorangan,<mutu, <terjangkau
Hasil Upaya yankes:
• KIA (IH, Persalinan nakes, kunj Neo, deteksi risti, deteksi
dini tumbang balita & anak pra sekolah) <<
• Pelayanan Usila <<.
• Pencegah & Pemberants Peny (Imn, penemuan TB) <
• DBD (CFR DBD) >>>
• Kewaspadaan dini siaga Bencana (BSB) < optimal.
• Keracunan mak-min (produksi,distribusi,penjual 
<paham & <sadar: mak hrs memenuhi syarat.
• Gizi : deteksi dini gizi balita di Posy, (D/S) <<.
• Pemanfaatan yankes Puskesmas & Pustu 33,5%,
praktek swasta (praktek dokter & ptg kes) 55% .
• Upaya kes sekolah: cak pem kes siswa <
• Upaya kes kerja: cak yankes kerja <
• Pengobat tradisional & alternatif pesat, tp cak & mutu
blm tertata: gurah; sangkal putung; pijat (sy, refleksi);
fitnes; mandi uap; pijat kecantikan
• Posyandu, UK Kerja, Pos Obat Ds < optimal
Pembiayaan
 Ketersediaan biaya kes berbagai sumber (Pem,
masy, dunia usaha) <<. < terpadu & terkoordinir
 Alokasi >> kuratif dp promotif & preventif.
 Dana masy miskin oleh pem
 Dana masy & swasta  >> perorangan
 Belanja< terpaduduplikasi,< proporsional
Sediaan farmasi & perbekalan kes (+ makanan)
 Sediaan Farmasi & perbkl kes: < jumlah, mutu,
merata, terjangkau, aman perlindungan masy
 < pembinaan, kendalikan & awasi (produksi,
distribusi, pemanfaatan) << sesuai peran.
 Mutu, pengemb, pemanfaatan OAI
Manajemen Kes
• << paham & perhatian pemb wawasan kes <<
• SIK kes << (akses, tepat, akurat, cepat, lengkap)
• Perundangan kes < dapat diikuti, < dipahami,
<perhatian & diterapkan  kepastian hukum <.
Pemberdayaan masyarakat
• Kesadaran masy, komitmen pemb wawasan kes <<
• Komitmen pemberdayaan<< LS , LSM, usaha <<
• Keluarga  potensi kemandirian dg pendkt kelg <<
• Pemberdayaan ind,kelg,masy sebatas mobilisasi
peran serta masy  < mendorong utk berpendapat
& ambil keputusan kemandirian
• Kemitraan < optimal  < peka, peduli, yg memiliki
masalah < peran, fungsi, tanggung jawab) kes.
MASALAH KESEHATAN
Masalah = ada gap/tdk sesuai/menyimpang antara
harapan/ norma/standar dengan kenyataan
• Peningkatan kasus
• Penurunan cakupan /indikator
• Gap antara target dan kenyataan
• Gap antara aturan/standar dan kenyataan
• Deviasi atau sebaran
Masalah ada batasan tempat, orang, waktu.
Masalah-masalah kesehatan:
• Status kesehatan (mati, sehat, sakit, cacat, sts gizi)
• Faktor determinan yg berdampak gangguan sts kes
• Masalah perilaku, lingkungan, yankes, penduduk, dll
• Masalah mutu pelayanan kesehatan, dll.
RUMUSAN MASALAH
• Apa masalahnya dan apa indikatornya.
• Dimana terjadinya
• kapan terjadinya
• Berapa besar / bagaimana terjadinya
• Siapa yang terkena masalah tersebut.
Contoh:
Angka kematian Ibu tinggi di Kabupaten Brebes th
2009 sebanyak 57 kasus (138,19 %oo kelahiran
hidup, jika dibandingkan angka Propinsi 114 %oo.
Cakupan pelayanan ibu hamil resiko tinggi dengan
komplikasi mengalami penurunan dari 27,44 %
tahun 2008 menurun menjadi 20,05 % tahun 2009.
Tugas 1
Inventarisasi masalah kesehatan di dalam
• keluarga,
• lingkungan masyarakat,
• wilayah tertentu di Indonesia
berdasarkan kondisi nyata atau berita atau sumber
informasi lain

Gambarkan masalah tsb dg teori Blum


Masalah Kes: • Masalah Pemberdayaan