Anda di halaman 1dari 18

HUBUNGAN RAWATAN

BERULANG DAN KUNJUNGAN


KE DOKTER PARU DENGAN
PPOK

Dr. Ibnu Arief


Pendahuluan

 ↑ Frekuensi Rawatan berulang


PPOK masalah kesehatan

Kunjungan Follow-up Dokter Paru


 ↓ rawatan berulang PPOK krn
Eksaserbasi
Disain Studi

Pasien yang melakukan kunjungan


Follow-up

VS
Pasien yang tidak melakukan Follow-up
Analisa Statistik

1. Tidak menghadiri follow-up 30 hari


setelah pulang rawatan

2. Rawatan yg berulang dalam 90 hari


setelah rawatan
HASIL
195 orang subjek  44,1 % yg
mendapat follow-up
DISKUSI

Rendahnya
rawatan
berulang
KESIMPULAN

 Hubungan erat
kunjungan follow-up dan
↓ rawatan berulang
 Pentingnya Rekomendasi
 pasien beresiko tinggi
1. JUDUL:
MENARIK ATAU BERGUNA ?

YA

Mengetahui manfaat
kunjungan follow-up setelah
pulang rawatan
2. AUTHOR:
TRACK RECORD BAIK?

YA

Artikel diambil dari jurnal yang telah


dipublikasikan internasional (Chest)
dengan impact factor 2,8
3. HASIL:
JIKA VALID,
APAKAH HASIL BERGUNA ?

YA

Untuk mengetahui manfaat


kunjungan follow-up pada pasien
PPOK
4. JIKA VALID,
APAKAH HASIL DAPAT
DIAPLIKASIKAN?

Tidak

Dapat diaplikasikan dalam


kunjungan Follow-up pasien di Poli
Paru Pasca Pulang Rawatan
TERIMA KASIH