Anda di halaman 1dari 23

Konsep dan

Pengertian Dasar
Statistika
SEJARAH STATISTIK
• Bhs Latin “STATUS”  NEGARA
• Awalnya statistik berkaitan dengan angka-2
mengenai keadaan penduduk suatu daerah/ negara
dan pendapatan masyarakat.
• Termasuk berbagai macam angka-2 yang dibutuhkan
oleh masyarakat dalam menyelesaikan masalah
sosial
• Saat ini telah meluas ke berbagai disiplin: ekonomi,
sains, pertanian, sosial dan pendidikan
PENGERTIAN STATISTIKA
 STATISTIK (1):
 Adalah sekumpulan angka untuk menerangkan
sesuatu, baik angka yang belum tersusun (acak)
maupun angka-2 yang sudah tersusun dalam suatu
daftar atau grafik (Arti Sempit)
 Contoh: statistik penduduk yang berupa ringkasan
angka-2 meliputi:
▪ Jumlah penduduk,
▪ Jenis kelamin,
▪ Umur,
▪ Pekerjaan dan sebagainya
• STATITIKA (2):
– Adalah sekumpulan cara dan aturan tentang
pengumpulan, pengolahan, analisis serta
penafsiran data yang terdiri dari angka-2
• STATISTIKA (3):
– Adalah sekumpulan angka yang menjelaskan sifat-
sifat dari data atau hasil pengamatan
• STATISTIKA (4):
– Ilmu yang mempelajari untuk pengumpulan data,
pengorganisasian data, penyajian data,
pengolahan data, serta penarikan kesimpulan
• Pengertian 2, 3 dan 4  Statistika dalam arti
luas.
Contoh Praktek Statistika Sehari-hari
• Seorang pemilik pabrik bumbu masak merek
“ERFADA” ingin mengetahui jumlah bungkus bumbu
masak tersebut yang digunakan tiap rumah tangga
per bulan, di sebuah desa.
• Di desa tersebut tinggal 2000 rumah tangga (RT).
Dari 2000 RT tersebut dipilih 200 rumah sebagai
sampel. Dari 200 sampel itu, data dikumpulkan,
diolah dan dianalisis.
• Akhirnya diketahui bahwa rata-rata jumlah konsumsi
bumbu masak tiap RT per bulannya adalah berkisar
antara 20 hingga 25 bungkus.
PERANAN STATISTIKA
• Dlm kehidupan sehari-hari
– Statistika menyediakan bahan-bahan atau
keterangan berbagai hal untuk diolah dan
ditafsirkan.
– Misal:
• angka kenakalan remaja,
• tingkat biaya hidup,
• tingkat kecelakaan lalu lintas dan
• tingkat pendapatan masyarakat
• Dalam Penelitian Ilmiah
– Sebagai alat untuk mengemukakan dan
menemukan kembali keterangan-2 yang
seolah-olah tersembunyi dalam angka-2
– Sebagai alat analisis dan interpretasi dari
data kuantitatif penelitian, sehingga
didapatkan suatu kesimpulan
FUNGSI STATISTIKA
• Menyediakan data untuk diolah dan
diinterpretasikan agar dapat digunakan untuk
menerangkan keadaan yang sebenarnya
• Sebagai alat pembantu standarisasi dan
sekaligus alat pengawasan
• Merupakan suatu metode penganalisaan
• Sebagai dasar penetapan kebijakan
MANFAAT STATISTIKA
• Menjelaskan hubungan antar variabel
– Misal: hubungan antara permintaan dengan
pendapatan dan jumlah penduduk
• Membuat rencana atau ramalan
– Pembanguan daerah direncanakan dengan
memperhatikan aspek jumlah penduduk,
tingkat pendidikan maupun jenis pekerjaan
masyarakat
• Mengatasi berbagai perubahan
– Angka-2 statistik dapat dijadikan media untuk
melakukan kesepakatan antara pihak-2 yang
berkepentingan dalam satu masalah tertentu
• Mebuat keputusan yang lebih baik
– Menghasilkan keputusan dengan pertimbangan
rasional karena didasarkan pada pertimbangan-2
objektif yang dihasilkan oleh statistika
Karakteristik Statistik
• Statistik bekerja dengan angka.
– Angka sebagai jumlah distribusi (kuantitati)
– Angka sebagai nilai atau makna (kualitatif)
• Statistik Bersifat Objektif
• Statistik Bersifat Universal
Pembagian Statistika
1. Statistika Deskriptif
– Adalah cabang statistika yang mempelajari tata
cara pengumpulan, penyusunan dan penyajian
data
2. Statistika Induktif (Inferensia)
– Adalah cabang statistika yang mempelajari tata
cara penarikan kesimpulan mengenai
keseluruhan data (populasi) berdasarkan data
sebagian (sampel).
Statiska Deskriptif
• Kegiatan dalam Statistika Deskriptif:
– Pengumpulan Data
– Penyajian Data
– Penentuan Nilai-nilai Statistik
– Pembuatan Gambar, Diagram atau Grafik
• Tujuan:
– Agar data yang disajikan lebih mudah dibaca dan
dimengerti
– Contoh:
• Sekurang-2nya 10% dari semua kebakaran
disuatu kota tahun lalu diakibatkan oleh
tindakan sengaja tidak bertanggung jawab
• Setidaknya 50% pasien yang disuntik dengan
obat tertentu mengalami penderitaan sebagai
efek samping dari obat tersebut
• Statistika Deskriptif meliputi:
– Ditribusi Frekuensi dan turunannya:
• Grafik distribusi (hitogram, poligon frekuensi dan ogif)
• Ukuran nilai pusat (rata-2 (mean), nilai tengah
(median), modus, kuartil, desil, presentil dan lain-lain)
• Ukuran Dispersi (jangkauan, simpangan rata-rata,
variansi, simpangan baku dan sebagainya)
– Angka Indeks
– Time series/ deret waktu atau data berkala
– Korelasi dan regresi sederhana
Statistika Induktif (Inferensia)
• Kegiatan dalam Statistika Induktif:
– Kegiatan dalam Statistika Deskriptif
– Penentuan alat uji statistik yang tepat
– Analisis Data secara statistik
– Interpretasi
– Pengambilan Keputusan
• Tujuan:
– Untuk menarik suatu kesimpulan dari data sampel untuk
diberlakukan pada keseluruhan populasi
– Misal: ada/ tidaknya hubungan antar variabel
• Statistika Inferensia
– Statistika yang mempelajari mengenai penafsiran
dan penarikan kesimpulan yang berlaku umum
dari data yang tersedia
– Berhubungan dengan pendugaan populasi dan
pengujian hipotesis
– Berfungsi meramalkan dan mengontrol keadaan
atau kejadian
– Intinya: Pengujian hipothesis, penarikan
kesimpulan, pendugaan dan peramalan.
• Contoh Statistika Inferensia
1. Akibat penurunan produksi minyak oleh OPEC,
diramalkan harga minya akan menjadi 2 kali lipat pada
tahun-2 mendatang
2. Dengan mengasumsikan bahwa kerusakan tanaman kopi
jenis Arabica kurang dari 30% akibat musim dingin, maka
harga kopi ini diperkirakan tidak akan lebih dari 1$
perkilogramnya.
• Penarikan kesimpulan tersebut merupakan suatu
generalisasi dari suatu populasi berdasarkan sampel
yang tersedia.
• Statistika Inferensia meliputi:
– Probabilitas atau teori kemungkinan
– Distribusi teoritis
– Sampling dan distribusi sampling
– Pendugaan populasi atau teori populasi
– Uji hipotesis
– Analisis Korelasi dan uji signifikansi
– Analisis Regresi untuk peramalan
Data Statistik
• Pengertian Data:
– Data bentuk jamak dari datum
– Data ialah sesuatu yang mengandung satu atau
sejumlah arti
• Bentuk Data:
– Data Kualitatif
– Data Kuantitatif
Data Kualitatif
 Berupa kategori yang dinyatakan dalam bentuk kategori,
golongan atau sifat dari data tersebut.
 Jenis Data Kualitatif
 Data Nominal
▪ perlu sub bagian untuk mengelompokkan dan
mendeskripsikan data
▪ Contoh: Pria dan Wanita, Berat dan ringan, tinggi dan
pendek
 Data Ordinal
▪ Perlu urutan peringkat
▪ Contoh: Jenis Pendidikan: dasar, menengah, tinggi
Data Kuantitatif
 Data yang dinyatakan dalam bentuk atau
dengan angka
 Jenis Data Kuantitatif:
 Data Diskrit:
▪ Data dalam bilangan pasti (bulat)/ asli, diperoleh dengan
cara mencacah dan tidak berbentuk pecahan
▪ Contoh:
▪ Data jumlah pohon, jumlah bola, jumlah orang dll
 Kontinyu (continue):
▪ Data dalam bilangan bulat dan atau pecahan desimal.
▪ Contoh: panjang, berat, tinggi.