Anda di halaman 1dari 28

 Adalah bentuk penyajian data melalui

pengelompokan data ke dalam kelas-2


dengan menggunakan metode tertentu,
sehingga menjadi sederhana dengan tujuan
agar data tersebut lebih mudah dipahami
oleh pembacanya
1. Distribusi Umur Pgw Jml Pgw (org)
Frekwensi (Thn)

Numerikal
20-29 12
30-39 26
◦ Distribusi frekwensi
yang pembagian 40-49 20
kelas-kelasnya 50-59 9
dinyatakan dalam Jumlah 67
bentuk angka
2. Distribusi Frekwensi
Kategorikal
◦ Distribusi Frekwensi
yang pembagian
kelas-2nya dinyatakan
dalam macam data
atau golongan data Macam Brg Total Penjualan
tertentu Dagangan (kg)
◦ Cth: Persediaan Barang
Beras 250
di Suatu Toko
Sembako Beras Ketan 65
Kacang Kedelai 325
Kacang Tanah 465
Jagung 680
1. Menentukan Jumlah Kelas
2. Menghitung Range
3. Menentukan Panjang Kelas (Interval)
4. Menentukan Kelas
5. Mencari Frekwensi tiap-2 kelas
 Kelas digunakan untuk menggolongkan data
 Jumlah kelas dapat ditentukan dengan
menggunakan rumus Sturges berikut ini:

K = 1+3,3 log n
Dimana: K = banyak kelas
n = ukuran sampel
 Diket: sampel (n) yang diambil adalah 100,
maka jumlah kelas (K)nya adalah:
 K = 1 + 3,3 log 100
= 1 + 3,3 (2)
= 1 + 6,6
= 7,6  8
Jadi jumlah kelas yang dibuat adalah: 8
85 104 122 130 140 150 165 190 86 104
125 132 145 150 170 190 90 105 125 133
145 150 170 192 100 106 125 133 145 150
146 195 92 112 125 135 147 152 172 200
92 115 126 135 175 155 175 205 101 115
127 136 147 155 175 205 102 115 126 137
148 156 175 210 102 120 130 138 150 158
180 215 104 121 130 140 150 160 185 220
 n = 80  Karena semua data
 K = 1+3,3 log 80 harus dapat masuk ke
 K = 1 + 3,3 (1,9) dalam kelas tertentu
maka jumlah kelas
 K = 1 + 6,27
harus dibulatkan ke
 K = 7,27  8 atas.
 Range  jarak antara data terkecil dan data
terbesar, atau selisih antara data terbesar
dengan data terkecil.
 Dari data diatas diketahui data terbesar
adalah 220 dan data terkecil adalah 85, jadi
range (R) nya adalah:
 R = DT - DR
 = 220 – 85 = 135
 Panjang kelas (I) dapat dihitung dengan cara
membagi range (R) dengan jumlah kelas (K)
 Rumusnya:
I = R/K
 Panjang Kelas (I) pada data diatas adalah:
R = 135
K=8
I = 135/8
= 16,875  17
 Semua data harus masuk dalam salah satu
kelas yang ada
 Data terkecil masuk pada kelas pertama dan
data terbesar masuk pada kelas terakhir
 Jika data terbesar tidak masuk pada kelas
terakhir maka jumlah kelas harus ditambah
atau interval kelas harus diperlebar
 Jumlah kelas lebih dari 15 akan menyulitkan
pemahaman
 Data terkecil = 85
 Data terbesar = 220
 Interval = 17
 Jumlah kelas = 8
Kelas Interval Kelas
1 85 – 101
2 102 – 118
3 119 – 135
4 136 – 152
5 153 – 169
6 170 – 186
7 187 – 203
8 204 – 220
Kelas Interval Kelas
1 85 – 101
2 101 – 118
3 118 – 135
4 135 – 152
5 152 – 169
6 169 – 186
7 186 – 203
8 203 – 220
Kelas Interval Kelas Frekwensi (f)
1 85 – 101 7
2 102 – 118 11
3 119 – 135 18
4 136 – 152 19
5 153 – 169 6
6 170 – 186 9
7 187 – 203 5
8 204 – 220 5
Jumlah 80
 Adalah kelas yang tidak jelas batas kelasnya
 Biasanya dinyatakan secara kualitatif
 Misal: lebih dari 50, 55 tahun ke atas
Umur Pegwai Jumlah Pegawai

15 – 24 85

25 – 34 134

35 – 44 63

45 – 54 50

55 ke atas 12
 DFR  distribusi frekwensi yang nilai
frekwensinya tidak dinyatakan dalam angka
absolut, akan tetapi dalam bentuk angka
relatif (presentase)

 Simbol DFR = frel

 Total frekwensi relatif harus sama dengan 1


(satu) atau 100 persen
 Rumus:
frel = 1/n x f
Kelas Interval Kelas Frekwensi frel
(f)
1 85 – 101 7 0,09
2 102 – 118 11 0,14
3 119 – 135 18 0,23
4 136 – 152 19 0,24
5 153 – 169 6 0,08
6 170 – 186 9 0,11
7 187 – 203 5 0,06
8 204 – 220 5 0,06
Jumlah 80 1,00
 DFK  adalah distribusi frekwensi yang
secara berturut-turut dan bertahap
memasukkan nilai frekwensi dari kelas
sebelumnya.
 Simbol DFK  F
Kelas Interval Kelas Frekwensi F
(f) (kumulatif)
1 85 – 101 7 7
2 102 – 118 11 18
3 119 – 135 18 36
4 136 – 152 19 55
5 153 – 169 6 61
6 170 – 186 9 70
7 187 – 203 5 75
8 204 – 220 5 80
Jumlah 80 -
 Rumus:
Frel = 1/n x F
Kelas Interval Kelas Frekwensi Fkum Frel
(f)
1 85 – 101 7 7 0,09
2 102 – 118 11 18 0,23
3 119 – 135 18 36 0,45
4 136 – 152 19 55 0,69
5 153 – 169 6 61 0,76
6 170 – 186 9 70 0,88
7 187 – 203 5 75 0,94
8 204 – 220 5 80 1,00
Jumlah 80
 DFK Kurang Dari  distribusi frekwensi yang
memasukkan nilai frekwensi dari kelas-kelas
sebelumnya
 DFK Lebih Dari  distribusi frekwensi yang
memasukkan nilai frekwensi dari kelas-kelas
sesudahnya
Kelas Interval Kelas F Kdr.
1 Kurang dari 85 0
2 Kurang dari 102 7
3 Kurang dari 119 18
4 Kurang dari 136 36
5 Kurang dari 153 55
6 Kurang dari 170 61
7 Kurang dari 187 70
8 Kurang dari 204 75
9 Kurang dari 221 80
Kelas Interval Kelas F Ldr.
1 Lebih dari 85 80
2 Lebih dari 102 73
3 Lebih dari 119 62
4 Lebih dari 136 44
5 Lebih dari 153 25
6 Lebih dari 170 19
7 Lebih dari 187 10
8 Lebih dari 204 5
9 Lebih dari 221 0