Anda di halaman 1dari 14

Aidha Udhia (1542620145)

Hilman Maulana Aditya (1542620159)

Nivy Wahyu Pratiwi (154262197)

z
SISI KREATIF
DALAM
PERIKLANAN
z
CREATIVE ADVERTISING
 Ide yang Besar
Dalam sebuah studi pemenang penghargaan One Show, yang merupakan program penghargaan
kreatif utama dalam periklanan, Lisa Duke menemukan bahwa para profesional yang merupakan
pemenang ini mendefinisikan konsep kreatif dalam empat karakteristik:
 Fokus: Para profesional menggunakan istilah "berpikiran tunggal" dan "ide utama" untuk
menggambarkan konsep kreatif yang terfokus secara sempit.
 Keunikan: Pendekatan yang "tidak pernah ada sebelumnya" adalah karakteristik lain dari
konsep kreatif.
 Generativeness: Konsep kreatif yang baik "memiliki kaki," - yaitu, ia bisa melampaui eksekusi
awal menjadi gagasan terkait untuk memungkinkan pengembangan dan evolusi sebuah
kampanye.
 Kebenaran / Kejujuran: Konsep kreatif yang baik menemukan "beberapa kebenaran tentang
produk," keaslian dan relevansi produk dan penonton.
z

 Lompatan Kreatif

Apa yang merangsang lompatan kreatif? Teknik umum yang digunakan pengiklan untuk
memaksa lompatan adalah membuat asosiasi yang tidak biasa. Misalnya, iklan ban
Michelin didorong oleh gagasan strategis bahwa ban itu tahan lama dan dapat
diandalkan, bahasa yang akan membuat iklan yang cukup membosankan. Ide kreatif,
bagaimanapun, muncul dalam kehidupan dalam kampanye yang berjalan lama yang
menunjukkan bayi duduk di ban. Visual diperkuat dengan slogan, "Karena begitu banyak
yang mengendarai ban Anda." Konsep kreatifnya, kemudian, "melompat" dari gagasan
tentang ban tahan lama untuk gagasan melindungi keluarga Anda, terutama anggota
berharga seperti anak kecil, mengelilinginya dengan ban Michelin.
z

 Strategi dan Kreatif

Agar kreatif, ide harus asli (beda, baru, tak terduga) dan strategis (tepat untuk produk dan
target). Kepandaian tidak cukup. Iklan Wrigley yang mencoba mempromosikan permen
karet sebagai pengganti rokok setelah perusahaan penerbangan meluncurkan
penerbangan bebas rokok merupakan contoh ide kreatif yang juga strategis.
z
BERPIKIR KREATIF

Kreativitas adalah kondisi khusus untuk pemecahan masalah dan setiap orang memiliki
beberapa bakat di bidang itu. Banyak hal yang terjadi saat mendapatkan ide berasal dari
membiarkan pikiran mengembara untuk membuat asosiasi dan penjajaran tak terduga.Teknik
yang paling umum yang digunakan pemikir kreatif untuk merangsang gagasan baru adalah
asosiasi bebas, pemikiran yang berbeda, analogi dan metafora, dan pemikiran otak kanan.
 Peran Kreatif

 Orang Kreatif

 Kemampuan untuk memvisualisasikan

 Keterbukaan terhadap Pengalaman Baru

 Pemikiran konseptual

 Proses Kreatif
z

 Peran Kreatif

Copywriter dan direktur seni harus mengembangkan keterampilan kerja sama


tim, dan biasanya menghasilkan ide konsep, kata, dan gambar. Spesialisasi
tulisan atau desain mereka ikut berperan dalam pelaksanaan gagasan tersebut.
Jika dimulai sebagai ungkapan, langkah selanjutnya adalah mencoba
memvisualisasikan seperti apa konsep itu; Jika dimulai sebagai gambar, langkah
selanjutnya adalah mengembangkan kata-kata yang mengungkapkan apa yang
dikatakan visual.
Orang Kreatif
z
 Kemampuan untuk Visualisasikan

Copywriter memiliki imajinasi visual yang baik sebagai keterampilan menulis yang bagus.
Art director mampu memvisualisasikan, tapi mereka juga bisa cukup lisan.
 Keterbukaan terhadap Pengalaman Baru

Satu karakteristik yang mengidentifikasi orang kreatif adalah bahwa mereka terbuka
terhadap pengalaman baru.
 Pemikiran Konseptual

Dengan mengintip ke dalam pikiran orang-orang yang mempekerjakan orang kreatif baru,
Kendrick, Slayden, dan Broyles menemukan komentar kata demi kata yang berulang dari
direktur kreatif mengenai pentingnya pemikiran strategis dan gagasan besar. "Emphasize
concept," kata salah satu creative director. "Ajari mereka untuk berpikir dulu dan
melaksanakannya nanti."
z

PROSES KREATIF
Langkah dan Tahapan Proses kreatif biasanya digambarkan sebagai serangkaian
langkah. Sosiolog Inggris Graham Wallas dikreditkan dengan mengidentifikasi langkah-
langkah dalam proses kreatif: persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi. Alex
Osborn, mantan kepala badan BBDO dan pendiri Creative Education Foundation,
menyarankan proses yang lebih komprehensif. Daftar tujuh langkahnya mencakup
proses kreatif yang dimulai dengan orientasi, kemudian beralih ke persiapan, analisis,
ideasi, inkubasi, sintesis, dan akhirnya diakhiri dengan evaluasi.
z

TERIMA KASIH
Ada Pertanyaan?
z
z
z
z
z