Anda di halaman 1dari 38

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

(SOP)
Disampaikan dalam acara
Workshop Penyusunan SOP
di IAIN Tulungagung

Dikembangkan oleh :

Rosihan Aslihuddin, M.AB


Staff Ahli Penjaminan Mutu
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
1
SESI 1
SOP : UMUM

2
PENGERTIAN

Standar Operasional Prosedur (SOP)


serangkaian instruksi tertulis yang dibakukan mengenai
berbagai proses penyelenggaraan administrasi
pemerintahan, bagaimana dan kapan harus dilakukan,
dimana dan oleh siapa dilakukan.

Administrasi Pemerintahan
pengelolaan proses pelaksanaan tugas dan fungsi
pemerintahan yang dijalankan oleh organisasi pemerintah.

SOP Administrasi Pemerintahan (SOP AP)


standar operasional prosedur dari berbagai proses
penyelenggaraan administrasi pemerintahan yang sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

3
POSISI KEBIJAKAN
DALAM PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang


Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 - 2025
(21 Desember 2010)

Permenpan Nomor 20 Tahun 2010 tentang Road Map


Reformasi Birokrasi 2010 - 2014

1. Permenpan-RB No. 35 Tahun 2012 tentang Pedoman


Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP)
Administrasi Pemerintahan
2. KMA No. 168 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan
Standar Operasional Prosedur Di Lingkungan Kementerian
Agama
4
SOP DALAM BERBAGAI ISTILAH
• SOPs : Standard (Standing) Operating Procedures (diadopsi dari Bahasa Inggris).
• SPO : Standar Prosedur Operasi (Terjemahan istilah SOPs, biasa dipergunakan
pada bidang perkebunan).
• POS : Prosedur Operasional Standar.
• (Terjemahan istilah SOPs, biasa dipergunakan pada bidang keagamaan).
• SOB : Standar Operasional Baku.
• (Terjemahan istilah SOPs, biasa digunakan pada bidang industri).
• Protap : Prosedur Tetap (Istilah yang biasa digunakan di kalangan militer dan
kepolisian).
• Istilah lain: Manual Procedures, Quallity Procedures, Safe Work Instructions, Safe
Operating Procedures, Standard Working Procedures, Medic Procedures, Prosedur
Operasional yang Baku.

SOP : Standar Operasional Prosedur.


Biasa digunakan dalam dunia pendidikan dan istilah kebijakan dalam Peraturan
Menteri PAN dan RB Nomor: 35 Tahun 2012 Tentang Pedoman Penyusunan
Standar Operasional Prosedur (SOP) Administrasi Pemerintahan).
5
HAKEKAT SOP

• SOP diartikan sebagai "petunjuk organisatoris yang


menetapkan suatu tindakan baku".
• SOP ditetapkan untuk menghindari miskomunikasi,
konflik, dan permasalahan pada pelaksanaan
tugas/pekerjaan.
• Secara menyeluruh SOP akan menggambarkan
secara detail cara instansi beroperasi (bekerja).

6
Asas-Asas Penyusunan SOP
• Disusun berdasarkan tata cara dan bentuk yang telah
1. Asas Pembakuan dibakukan sehingga dapat menjadi acuan yang baku dalam
melakukan suatu tugas

2. Asas • harus dapat dipertanggungjawabkan baik dari sisi isi,


bentuk, prosedur, standar yang ditetapkan maupun dari sisi
Pertanggungjawaban keabsahannya
• Adanya keseimbangan hak dan kewajiban antara aparatur
3. Asas Kepastian dan masyarakat sehingga masing-masing pihak
mempunyai tanggung jawab yang sama

• Harus terkait dengan kegiatan administrasi umum lainnya


4. Asas Keterkaitan baik secara langsung ataupun tidak langsung

5. Asas Kecepatan dan • Dapat menjamin terselesaikannya suatu tugas pekerjaan


sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan, tepat sasaran,
Kelancaran menjamin kemudahan dan kelancaran secara prosedural

• harus dapat menjamin kepentingan semua pihak yang


6. Asas Keamanan terlibat dalam pelaksanaan tugas

• Keberadaan SOP dapat menciptakan transparansi dalam


7. Asas Keterbukaan pelaksanaan tugas

7
Prinsip-Prinsip Penyusunan SOP

1. SOP harus ditulis secara jelas, sederhana dan tidak berbelit-belit


sehingga mudah dimengerti dan diterapkan untuk satu kegiatan tertentu

2. SOP harus dapat menjadi pedoman yang terukur baik mengenai norma
waktu, hasil kerja yang tepat dan akurat, maupun rincian biaya
pelayanan dan tatacara pembayaran bila diperlukan adanya biaya
pelayanan

3. SOP harus dapat memberikan kejelasan kapan dan siapa yang harus
melaksanakan kegiatan, berapa lama waktu yang dibutuhkan dan
sampai dimana tanggung jawab masing-masing pejabat/pegawai

4. SOP harus mudah dirumuskan dan selalu bisa menyesuaikan dengan


kebutuhan dan perkembangan kebijakan yang berlaku

5. SOP harus dapat menggambarkan alur kegiatan yang mudah ditelusuri


jika terjadi hambatan 8
SOP: BUSINESS PROCESS RE-ENGINEERING

RE-ENGINEERING INVALID
(PEREKAYASAAN)
PROSEDUR YANG
BERLANGSUNG SAAT INI
(EXISTING CONDITION) 1. Asas Pembakuan
2. Asas
Pertanggungjawaban

KESENJANGAN
3. Asas Kepastian

4. Asas Keterkaitan
SOP
SEBAGAI
(GAP) 5. Asas Kecepatan dan
Kelancaran ACUAN
6. Asas Keamanan BERTINDAK
7. Asas Keterbukaan
PROSEDUR YANG IDEAL
(EXPECTED CONDITION) OPERASIONALISASI TIDAK
(REALISTIS) REALISTIK 9
SOP: QUALITY ASSURANCE 1

Pelaksanaan

1. Asas Pembakuan
Penetapan 2. Asas Evaluasi
Pertanggungjawaban
3. Asas Kepastian

TUGAS OUTPUT
DAN INPUT PROSES (KINERJA
FUNGSI PROFESIONAL)
4. Asas Keterkaitan
5. Asas Kecepatan dan
Kelancaran
6. Asas Keamanan

7. Asas Keterbukaan

Peningkatan Pengendalian

10
SOP: QUALITY ASSURANCE 2

QUALITY ASSURANCE
(JAMINAN MUTU DARI AMAN
INSTITUSI)
TAAT SOP
1. Asas Pembakuan
2. Asas
Pertanggungjawaban
3. Asas Kepastian
PELAKSANAAN TUNTUTAN
TUGAS DAN
4. Asas Keterkaitan PENGADILAN
FUNGSI
5. Asas Kecepatan dan
Kelancaran
OLEH USERS
6. Asas Keamanan

7. Asas Keterbukaan
TIDAK TAAT SOP
RESIKO DITANGGUNG
SENDIRI RAWAN
11
JENIS SOP

BERDASARKAN SIFAT KEGIATAN:

1. SOP TEKNIS
– SOP rinci yang menggambarkan kegiatan yang
dilakukan oleh satu pelaksana atau dengan satu
peran.
– Menggambarkan cara melakukan pekerjaan.

Contoh:
- SOP Pengoperasian Komputer.
- SOP Pengujian Sampel di Laboratorium.
- SOP Pengagendaan Surat.
- SOP Pemberian Disposisi.

12
JENIS SOP Lanjutan …

BERDASARKAN SIFAT KEGIATAN:

2. SOP ADMINISTRATIF
– SOP umum yang menggambarkan langkah-
langkah yang dilakukan oleh lebih dari satu
pelaksana.
– Bisa bersifat makro atau mikro, dan tidak
menggambarkan cara melakukan pekerjaan.
Contoh:
- SOP Pemeliharaan Komputer Kantor.
- SOP Pelayanan Pengujian Sampel di
Laboratorium.
- SOP Penanganan Surat Masuk.
- SOP Penyelenggaraan Bimbingan Teknis.
13
JENIS SOP Lanjutan …

MENURUT CAKUPAN DAN BESARAN KEGIATAN:


a. SOP MAKRO
– SOP yang merupakan integrasi dari beberapa
SOP (mikro) yang membentuk serangkaian
kegiatan.
– Tidak menggambarkan kegiatan yang riil
dilakukan oleh pelaksananya.

b. SOP MIKRO
– SOP yang gambaran kegiatannya merupakan
bagian dari kegiatan yang lebih besar (makro).
– Dapat dikatakan sebagai sub/anak SOP.

14
JENIS SOP Lanjutan …

MENURUT CAKUPAN DAN KELENGKAPAN KEGIATAN:


a. SOP FINAL
– SOP yang berdasarkan cakupan kegiatannya
telah menghasilkan produk utama yang paling
akhir atau final.
– Sudut pandangnya adalah produk unit kerja.
b. SOP PARSIAL
– SOP yang berdasarkan cakupan kegiatannya
belum menghasilkan produk utama yang
paling akhir atau final.
– Kegiatan yang di SOP kan masih memiliki
rangkaian kegiatan lanjutan yang
mencerminkan produk utama akhir.

15
JENIS SOP Lanjutan …

MENURUT CAKUPAN DAN JENIS KEGIATAN:


a. SOP GENERIK
– SOP yang berdasarkan sifat dan muatan
kegiatannya memiliki kesamaan langkah.
– SOP ini bisa diadopsi di unit kerja lain.
b. SOP SPESIFIK
– SOP yang berdasarkan sifat dan muatan
kegiatannya memiliki kekhususan langkah.
– SOP ini tidak dapat diterapkan di tempat lain.

16
FORMAT SOP

“SOPs should be organized to ensure ease


and efficiency in use and to be specific to the
organization which develops it. There is no one
“correct” format; and internal formatting will
vary with each organization and with the type
of SOP being written”.

Sumber: ENA State Leaders Conference, 2007, Guidance For Preparing Standard Operating
Procedures

17
FORMAT SOP Lanjutan …

• FORMAT SOP
– Tidak Ada Format SOP yang Baku;
– Format SOP Ditentukan oleh Tujuan
Penyusunannya.

• FORMAT SOP ADM. PEMERINTAHAN


– Formatnya diatur dalam PerMenPAN RB No. 35
Tahun 2012 Tentang Pedoman Penyusunan
Standar Operasional Prosedur (SOP) Administrasi
Pemerintahan.
– Tidak Ada Format SOP Administrasi
Pemerintahan lainnya.

18
FORMAT SOP Lanjutan …

Format umum SOP:


 SIMPLE STEP (Langkah Sederhana)
 HIERARCHICAL STEP (Tahapan Berurutan)
 GRAPHIC (Grafik)
 FLOWCHARTS (Diagram Alir)

19
SIMPLE STEP : Contoh Layanan Presensi Masuk Perpustakaan
NO AKTIFITAS
1 Pemustaka menyerahkan KTA kepda petugas utk di scan agar masuk data pengunjung
2 Menyerahkan kembali KTA dan diberi kunci locker bagi yang membutuhkan
3 Memasukkan barang bawaan yg tidak boleh di bawa masuk ke perpust dalam locker
4 Menitipkan kunci locker kepada petugas
5 Masuk perpustakaan
6 Menelusur OPAC untuk mendapatkan informasi bahan pustaka yang dibutuhkan
7 Menuju rak tempat koleksi, mencari dan mengambil bahan pustaka yang dibutuhkan

8 Bila mau dipinjam diproses peminjaman dan bila dibaca/ digunakan mengerjakan tugas
dibawa ke meja baca
9 Menjaga ketertiban dan ketenangan serta kenyamanan di dalam ruang perpustakaan

10 Setelah bel tanda habis jam layanan, pemustaka meninggalkan ruang koleksi dan ruang
baca
11 Keluar ruangan lewat pintu security gate dan mengambil kunci locker kepada petugas
12 Membuka dan mengambil barang yang disimpan di locker dan mengunci kembali
lockernya
13 Menyerahkan kunci loker kepada petugas, kemudian keluar dari perpustakaan
20
FLOWCHARTS : Contoh Layanan Ijin Penelitian

21
IDENTITAS SOP AP
Nomor SOP 01/K/PAN-RB/D.IV/4/2012

Tanggal 4 September 2012


Pembuatan

Tanggal Revisi 4 September 2013

Tanggal Efektif 7 September 2012

KEMENTERIAN PAN DAN RB


Disahkan oleh Deputi Menteri PAN dan RB
Bidang Tata Laksana
DEPUTI BIDANG TATA LAKSANA

ASISTEN DEPUTI PENGEMBANGAN SISTEM DAN


PROSEDUR PEMERINTAHAN Deddy S. Bratakusumah
1954 1219 1986 101001
Judul SOP PEMBUATAN LAPORAN KONSINYERING

DASAR HUKUM KUALIFIKASI PELAKSANA

1. PP Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan 1. Memahami Penyusunan Laporan Kegiatan;


Organisasi Kementerian Negara; 2. Memahami tugas dan fungsi Asdep Pengembangan Sistem dan
2. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang ....; Prosedur Pemerintahan;
3. Permen PANRB Nomor 12 Tahun 2010 tentang .... 3. Memahami materi kegiatan.

KETERKAITAN PERALATAN/PERLENGKAPAN

1. SOP Pengumpulan Data, 1. Komputer yang dilengkapi aplikasi Laporan Kegiatan,


2. SOP Penyusunan Draft 2. Formulir Laporan Kegiatan,
3. SOP Pendokumentasian 3. KAK,
4. Hasil Kegiatan

PERINGATAN PENCATATAN DAN PENDATAAN

Laporan Konsinyering paling lambat selesai 1 minggu setelah Buku Agenda Laporan Kegiatan Asdep Pengembangan Sistem dan
Kegiatan Konsinyering dilakukan. Prosedur Pemerintahan 22
FORMAT SOP ADMINISTRASI PEMERINTAHAN

1. Format Diagram Alir Bercabang


(Branching Flowcharts).

2. Menggunakan hanya 5 (Lima)


Simbol Flowcharts.

3. Pelaksana dipisahkan dari


aktivitas (Kegiatan).

23
SIMBOL SOP dalam FLOWCHART

Terminator Melambangkan dimulainya


suatu prosedur.

Process Melambangkan proses


berjalannya suatu prosedur.

Decision Melambangkan pengambilan


keputusan: Ya atau Tidak.

Arrow Melambangkan arah prosedur.

Off-page Melambangkan koneksi


connector perpindahan halaman.

24
25
SESI 2
SOP : REVIEW

26
Alternatif / Madzab: Dokumen SPM-PT
FOKUS.........
IDENTITAS PT
(VISI-MISI : STATUTA;
RENSTRA)

Kebijakan Akademik

Standar Akademik

Akreditasi/ Sertifikasi
CQI Internasional
Peraturan Akademik (AUN-QA, ABET, ISO)

Survei (THE&QS
SPMI SPME Webometrics)

• Kebijakan spmi Akreditasi Nasional


• Standar spmi (BAN-PT)
• Manual spmi
• Spesifikasi Jurusan
• SOP
• Formulir
27
Muatan SOP
Contoh Format SOP

28
Muatan SOP

a. Satuan Kerja/Unit Kerja •nomenklatur satuan/unit organisasi pembuat (Sesuaikan)

• nomor prosedur yang di-SOP-kan sesuai dengan kendali dokumen


b. Nomor SOP LPM (sementara tetap jangan dirubah/ konsultasikan)

• tanggal pertama kali SOP dibuat berupa tanggal selesainya SOP


c. Tanggal Pembuatan dibuat bukan tanggal dimulainya pembuatannya (Tetap/ jangan
dirubah)
• tanggal SOP direvisi atau tanggal ditinjau ulangnya SOP
d. Tanggal Revisi
yang bersangkutan (pertanggal 12 mei 2017)

e. Tanggal Efektif • tanggal mulai diberlakukan (kosongkan)

f. Pengesahan pejabat • Item pengesahan berisi nama jabatan, tanda tangan, nama
Satuan Kerja pejabat yang disertai dengan NIP (Jangan Dirubah)
• nama prosedur yang di-SOP-kan sesuai dengan tugas dan
g. Nama SOP
fungsi yang dimiliki (Sesuaikan)

29
Muatan SOP

•berupa peraturan perundang-undangan yang mendasari


h. Dasar Hukum prosedur yang di-SOP-kan beserta aturan pelaksanaannya
(Sesuaikan)

Memberikan penjelasan mengenai kualifikasi pelaksana yang


dibutuhkan dalam melaksanakan perannya pada prosedur yang
distandarkan. SOP Administrasi dilakukan oleh lebih dari satu
i. Kualifikasi Pelaksana aktor pelaksana, oleh sebab itu maka kualifikasi yang dimaksud
adalah berupa kompetensi (keahlian) bersifat massal untuk
semua aktor dan bukan bersifat individu, yang diperlukan untuk
dapat melaksanakan SOP ini secara optimal. (Sesuaikan)

Memberikan penjelasan mengenai keterkaitan prosedur


yang distandarkan dengan prosedur lain yang distandarkan
j. Keterkaitan (SOP lain yang terkait secara langsung) (Sesuaikan –
Bukan Nama Jabatan/ Pelaksana)

Memberikan penjelasan mengenai daftar peralatan utama


k. Peralatan dan (pokok) dan perlengkapan yang dibutuhkan yang terkait
Perlengkapan secara langsung dengan prosedur yang di-SOP-kan .
(Sesuaikan)
30
Muatan SOP

• Peringatan memberikan indikasi berbagai permasalahan yang


mungkin muncul dan berada di luar kendali pelaksana ketika
prosedur dilaksanakan, serta berbagai dampak lain yang
l. Peringatan ditimbulkan. Dalam hal ini dijelaskan pula bagaimana cara
mengatasinya bila diperlukan. Umumnya menggunakan kata
peringatan, yaitu jika/apabila-maka (if-than)
• Target dan sasaran (Sesuaikan)

• Yang dimaksudkan pencatatan dalam hal ini adalah berupa


dokumen kontrol dari prosedur yang di-SOP-kan, baik buku
m. Pencatatan dan kontrol, kartu kendali, formulir pengecekan, ataupun check list
Pendataan (daftar simak), seperti: Buku Ekspedisi, Buku Log, Buku Dokumen
Kegiatan (Sesuaikan)

Sesuaikan :
• Aktifitas
n. Uraian SOP • Pelaksana
• Baku Mutu
• Flwchart

31
FOKUS.....
1. Peserta reviewer dibagi dan berperan pada masing-masing
fakultas/ upt/ lembaga dan bagian.
2. Peserta mendapatkan draft SOP masing-masing:
3. Daftar SOP (cover , nama dan nomor SOP) sesuaikan dengan
hasil review
4. Untuk fakultas ada beberapa contoh formulir.
a. Identifikasikan dan sesuaikan dengan Induk SOP-nya)
b. Tulis nama formulir pada kolom pencatatan/ Pendataan
4. Untuk yang tidak mendapat contoh formulir, mohon
mengidentifikasi formulir yang telah dipakai selama ini.
Tambahkan-revisi bila diperlukan.
5. Hasil review merupakan hasil kesepakan kelompok , mintakan
tanda terima PENYERAHAN soft file hasil review pada LPM
6. Selamat bekerja.....

32
PENGESAHAN DOKUMEN
DOKUMEN MUTU
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

1 FASIH DEKAN REKTOR


2 FTIK DEKAN REKTOR
3 FUAD DEKAN REKTOR
4 FEBI DEKAN REKTOR
5 PASCA DIREKTUR PASCA REKTOR

6 PERENCANAAN KABAG - KASUBAG PERENCANAAN REKTOR

7 KEUANGAN KABAG - KASUBAG KEUANGAN REKTOR

8 BAAK KABAG - KASUBAG AAK REKTOR


9 TU DAN RT KABAG UMUM REKTOR
10 PERPUSTAKAAN KEPALA PERPUSTAKAAN REKTOR
11 TIPD KEPALA TIPD REKTOR
12 P2B KEPALA P2B REKTOR
13 LP2M KETUA LP2M REKTOR
14 LPM KETUA LPM REKTOR
33
PENOMORAN DOKUMEN
No PEMEGANG NOMOR
1 FASIH IAIN.TA-QA/SOP.01.01...XX
2 FTIK IAIN.TA-QA/SOP.02.01...XX
3 FUAD IAIN.TA-QA/SOP.03.01...XX
4 FEBI IAIN.TA-QA/SOP.04.01...XX
5 PASCA IAIN.TA-QA/SOP.05.01...XX
6.1 PERENCANAAN IAIN.TA-QA/SOP.06.1.01...XX
6.2 KEUANGAN IAIN.TA-QA/SOP.06.2.01...XX
6.3 BAAK IAIN.TA-QA/SOP.06.3.01...XX
6.4 TU DAN RT IAIN.TA-QA/SOP.06.4.01...XX
6.5 KEPEGAWAIAN IAIN.TA-QA/SOP.06.5.01...XX
6.6 UMUM IAIN.TA-QA/SOP.06.6.01...XX
6.7 HUMAS IAIN.TA-QA/SOP.06.7.01...XX
7.1 LP2M (PENELITIAN) IAIN.TA-QA/SOP.07.1.01...XX
7.2 LP2M (PENGABDIAN MASY) IAIN.TA-QA/SOP.07.2.01...XX
8 PERPUSTAKAAN IAIN.TA-QA/SOP.08.01...XX
9 TIPD IAIN.TA-QA/SOP.09.01...XX
10 P2B IAIN.TA-QA/SOP.010.01...XX 34
Contoh: Daftar SOP Syariah
IAIN.TA-QA/SOP.01.01 Pemrosesan Cuti Kuliah
IAIN.TA-QA/SOP.01.02 Pembuatan Sk Aktif Kuliah Setelah Cuti
IAIN.TA-QA/SOP.01.03 Herregistrasi Dan Pengisian IRS
IAIN.TA-QA/SOP.01.04 Surat Keterangan Belum Mengisi Krs
IAIN.TA-QA/SOP.01.05 Surat Keterangan Terdaftar Kuliah
IAIN.TA-QA/SOP.01.06 Pindah Kuliah
IAIN.TA-QA/SOP.01.07 Pembuatan Sk Mengajar
IAIN.TA-QA/SOP.01.08 Perkuliahan
IAIN.TA-QA/SOP.01.09 Perkuliahan Praktikum
IAIN.TA-QA/SOP.01.10 Ev.Proses Perkuliahan
IAIN.TA-QA/SOP.01.11 Uts - Uas
IAIN.TA-QA/SOP.01.12 Pencatatan Hasil Ujian
IAIN.TA-QA/SOP.01.13 Pengajuan Judul Skripsi
IAIN.TA-QA/SOP.01.14 Seminar Proposal Skripsi
IAIN.TA-QA/SOP.01.15 Surat Ijin Penelitian
IAIN.TA-QA/SOP.01.16 Bimbingan Skripsi
IAIN.TA-QA/SOP.01.17 Ujian Komprehensif
IAIN.TA-QA/SOP.01.18 Ujian Munaqosah-Skripsi
IAIN.TA-QA/SOP.01.19 Mahasiswa Berprestasi
IAIN.TA-QA/SOP.01.20 Yudisium
IAIN.TA-QA/SOP.01.21 Administrasi Surat Keterangan
IAIN.TA-QA/SOP.01.22 Administrasi Surat Keterangan Masih Kuliah
IAIN.TA-QA/SOP.01.23 Administrasi Surat Dari Organisasi Mahasiswa
IAIN.TA-QA/SOP.01.24 Prosedur Penerima Beasiswa Internal
IAIN.TA-QA/SOP.01.25 Surat Pengantar Calon Penerima Beasiswa Eksternal
IAIN.TA-QA/SOP.01.26 Penegakan Disiplin Dan Etika Berbusana Mahasiswa
IAIN.TA-QA/SOP.01.27 Peminjaman ATK
IAIN.TA-QA/SOP.01.28 Prosedur Pemasangan Spanduk Mahasiswa
IAIN.TA-QA/SOP.01.29 Legalisir Ijasah 35
Contoh: Daftar Formulir

No. SOP NAMA SOP NO FORMULIR NAMA FORMULIR

IAIN.TA-
QA/SOP.01.01
Pemrosesan Cuti Kuliah FM-01..xx SOP.01.01 CUTI AKADEMIK

IAIN.TA- Pembuatan Sk Aktif Kuliah Setelah


QA/SOP.01.02 Cuti
FM-01..xx SOP.01.02 dst

IAIN.TA-
QA/SOP.01.03
Herregistrasi Dan Pengisian IRS FM-01..xx SOP.01.03

IAIN.TA- Surat Keterangan Belum Mengisi


QA/SOP.01.04 Krs
FM-01..xx SOP.01.014

36
37
38