Anda di halaman 1dari 22

UTERO RELAKSAN dan

UTEROTONIKA
F aktor2 Hormonal
Estrogen:
• Meningkatkan reseptor oksitosin dan agen2 α-adrenergik
• Menstimulasi prostaglandin dan F2α and E2.
• Mengontrol pemasakan Cervical

Progesterone:
• Menurunkan kontraktilitas myomatrial dan menghambat
myometrial gap junctions.
• Menstimulasi synthesis NO-uterine
• Mengatur penurunan produksi prostaglandin dan
receptor oxytocin.
• Menghambat pemasakan Cervical
sambungan

Oxytocin:
• Dilepaskan dari pituitary posterior sebagai respons
terhadap penurunan konsentrasi progesterone.
• Menstimulasi lepasnya PGE2 dan prostaglandin F2α.

Prostaglandins:
• Ditingkatkan oleh estrogen,CRH, dan inflamasi
• Down-regulated oleh progesterone.
• Menginduksi pemasakan cervical dan dilasi
Terminology
 Uterotonics:
= obat yang menstimulasi
kontraksi uterus, terutama
digunakan u/ induksi kelahiran

 Tocolytics :
= obat yang merelaksasi uterus,
terutama digunakan u/
menghentikan preterm labor
Tocolytics
Tocolytics digunakan u/ menekan keluarnya
bayi. Digunakan terutama sebagai terapi
pada wanita yang:
• Kehamilan antara 24 – 34 minggu
• Dilasi kurang dari 4 cm
• Tak ada komplikasi kehamilan
• Tak ada tanda2 infeksi
Type
Ada lima kelompok terapi tocolytic u/ mence -
gah kontraksi uterus berkenaan dengan
preterm labor:

 Calcium channel blockers


 Magnesium Sulfate (MgSO4)
 Ritodrine
 Terbutaline
 Oxytocin antagonists
Calcium channel blockers

Memblok masuknya Calcium kedalam


sel2 otot polos, sehingga mencegah
terjadinya kontraksi
Obat yang biasa digunakan :
Nifedipine dan Verapamil
ESO : Dizziness, flushing dan sakit kepala
Magnesium S ulfate (MgS O4)

• First line of therapy


• Antagonis calcium dan membrane stabilizer, sehingga
dapat menurunkan kontraksi
• Sebagai prophylaksi pada pasien dengan
preeclampsia u/ mencegah kejang yang mengikuti
12-24 jam setelah kelahiran
• ESO : fatigue, headaches, diplopia dan flushing
• Toxicity diasosiasikan dengan timbulnya hypoxia,
depresi respiratory dan cardiac arrest
Ritodrine

• Agonist reseptor Beta 2


• Beraksi pada otot polos dengan cara meningkatkan
konsentrasi cAMP (via adenylate cyclase), 
penurunan konsentrasi ion kalsium bebas dan
mencegah terjadinya kontraksi .
• ESO: tachycardia, headaches, dan anxiety.
• Biasanya digunakan Verapamil u/ mencegah
tachycardia.
Terbutaline

• Agonist reseptor Beta 2, long acting,


mekanisme aksi serupa dengan ritodrine.
Oxytocin antagonists
Oxy(O2)-2-sin, diblok.
Oxytocin = hormone yang menstimulasi
kontraksi uterus.
Obat akan memblok efek Oxytocin dengan
cara terikat pada reseptor Oxytocin.
Obatnya: Atociban.
ESO = ringan dibandingkan dengan agen
tocolytic lainnya.
UTEROTONIK

Black Cohosh

Blue Cohosh Cramp Bark

Partridge
Berry
Claviceps purpurea
Claviceps purpurea
Symptom ergotism
• System Reproductive
• supresi fertilitas
• aborsi, lahir mati (stillbirth)
• agalactia ( tak mampu menghasilkan ASI)
• keracunan ASI
– Alkaloid ergot diekskresikan kedalam ASI dan dapat
meracuni bayi yang disusui
Penggunaan alkaloida ergot
– Dihydroergotoxine (Ergoloid Mesylate)--
• Meningkatkan metabolisme otak dan alir darah otak.
• Digunakan pada penurunan kapasitas mental karena
usia.
– Ergonovine maleate--
• Bila digunakan setelah keluarnya plasenta, ergonovine
meningkatkan kekuatan, durasi dan frekuensi kontraksi
uterine dan menurunkan perdarahan uterine.
• Digunakan u/ prevensi dan treatment pada perdarahan
postpartum dan postabortal.
sambungan

– Ergotamine derivatives--
• Mencegah atau menghentikan vascular headaches
seperti migraine, migraine variant dan cluster headache
• Mensupresi fertilitas atau menghentikan laktasi.
– LSD ( Lysergic acid diethyl amide)  u/ gangguan
mental tertentu.
• Kebutuhan alkaloida ergot meningkat sehingga gandum
yang khusus diinfeksi Claviceps purpurea ditumbuhkan
oleh perusahaan farmasi sehingga alkaloidanya dapat
dipanen
Kandungan Kimia
Akar dan kulit kayu mengandung
flavonoida, borneol, kamphor,
terpene, dan alkaloid anonain. Di
samping itu, akarnya juga
mengandung saponin, tanin, dan
polifenol. Biji mengandung
minyak, resin, dan bahan
beracun yang bersifat iritan.
Buah mengandung asam amino,
gula buah, dan mucilago. Buah
muda mengandung tanin.

Biji berkhasiat memacu enzim pencernaan, abortivum, anthelmintik,


dan pembunuh serangga (insektisida). Kulit kayu berkhasiat astringen
dan tonikum. Buah muda dan biji juga berkhasiat antiparasit.
• Catatan
• Ibu hamil dilarang minum rebusan biji buah
srikaya.
• Hati-hati jika minum rebusan biji, kulit kayu,
dan akar srikaya karena mengandung racun.
• Hanya digunakan dibawah pengawasan
herbalis berpengalaman.
Nama Lokal :
NAMA DAERAH Sumatera: guri, sidaguri, saliguri. Jawa:
sadagori, sidaguri, otok-otok, taghuri, sidagori. Nusa
Tenggara: kahindu, dikira. Maluku: hutu gamo, bitumu,
digo, sosapu. NAMA ASING Huang hua mu (C), walis-
walisan (Ph), sida hemp, yellow barleria (I). NAMA
SIMPLISIA Sidae rhombifoliae Herba (herba sidaguri),
Sidae rhombifoliae radix (akar sidaguri).

Komposisi :
Daun mengandung alkaloid, kalsium oksalat, tanin,
saponin, fenol, asam amino, dan minyak asiri. Banyak
mengandung zat phlegmatik yang digunakan sebagai
peluruh dahak (ekspektoran) dan pelumas (lubricant).
Batang mengandung kalsium oksalat dan tanin. Akar
mengandung alkaloid, steroid, dan efedrine.
• Sidaguri berkhasiat antiradang, penghilang
nyeri (analgesik), peluruh kencing (diuretik),
peluruh haid, dan pelembut kulit. Akar
rasanya manis, tawar, sifatnya sejuk.
Merangsang enzim pencernaan, mempercepat
pematangan bisul, antiradang, dan abortivum.
Nanas muda berpotensi sebagai abortivum atau
sejenis obat yang dapat menggugurkan
kandungan. Karena itu, nanas dapat digunakan
untuk melancarkan terlambat haid. 
perempuan hamil dilarang mengkonsumsi nanas
muda.

Kandungan : vitamin A dan C sebagai antioksidan. kalsium, fosfor,


magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa, dan enzim
bromelain.
Bromelain berkhasiat sebagai antiradang, membantu melunakkan
makanan di lambung, serta menghambat pertumbuhan sel kanker.

Kandungan seratnya dapat mempermudah buang air besar pada


penderita sembelit.