Anda di halaman 1dari 31

GAMBARAN KONVENSIONAL

FRAKTUR VERTEBRA

Disusun oleh:
Ida Khoifaturrokhmah
Fraktur Vertebra Gangguan Neurologis

Pemeriksaan radiologi yaitu pencitraan foto polos


tulang belakang merupakan metode awal :
Cedera tulang belakang
Anatomi Vertebra
Anatomi Vertebra
Anatomi Vertebra: Radiologi Konvensional
Modalitas Radiologi dalam Mendeteksi Trauma Servikal
Radiologi Konvensional

◉ Anteroposterior ◉ Lateral ◉ Swimmer


1 Radiologi Konvensional

◉ Oblique

Posisi: (a) anterior dan (b) posterior oblique


Fraktur Vertebrae

◉Fraktur ◉Fraktur ◉Fraktur


Servikal Thorcolumbal Sakrococcygeal
Fraktur Servikal
Klasifikasi Trauma Servikal
* Fraktur Kondilus Oksipital
Ketika fleksi dilakukan pada rotasi kepala, ligamentum alaris dilatasi secara maksimal dan tulang
belakang cervical menjadi lebih rentan terhadap cedera. Terdapat tiga jenis fraktur kondilus oksipital:

◉ Tipe I : ada hubungan antara kondilus oksipital ke arah foramen magnum. Membran tektorial
tetap utuh, yang memastikan stabilitas fraktur.
◉ Tipe II : bagian dari fraktur dasar tengkorak yang menyebabkan garis fraktur memanjang ke
arah foramen magnum.
◉ Tipe III :fraktur avulsi kondilus oksipital oleh ligamentum alaris, yang disebabkan oleh rotasi
kepala, fleksi lateral kepala, atau kedua gerakan bersama. ligamentum alaris kontralateral dan
membran tectorial tidak utuh tidak stabil.
Klasifikasi Trauma Servikal
* Fraktur pada C1 dan C2
◉ Fraktur Jefferson
Pukulan pada vertex ditransmisi
secara simetris melalui
tengkorak & kondilus occipital ke
permukaan superior dari massa
lateral atlas
 dorong massa lateral keluar
hasilkan fraktur bilateral ,
fraktur simetris dari anterior
dan posterior lengkungan
dari C – 1
Klasifikasi Trauma Servikal
* Fraktur pada C1 dan C2
◉ Fraktur Proc. Odontoid

Dibagi berdasarkan tempat.


Tipe 1 terjadi pada ujung dan
bersifat stabil.
Tipe 2 melibatkan perbatasan
odontoid dengan korpus
vertebra.
Tipe 3 terjadi pada aspek
superior dari C2 pada basis dari
odontoid.
Klasifikasi Trauma Servikal
* Fraktur pada C1 dan C2

◉ Fraktur Hangman

Hiperekstensi & gangguan


 fraktur bilateral melalui
pedikel C2 dari axis, dengan
dislokasi anterior dari
corpus & rusak sumsum
tulang belakang.
Klasifikasi Trauma Servikal
* Fraktur cervical pertengahan dan bawah
◉ Burst Fracture
Mekanisme fraktur ini identik
dengan fraktur Jefferson
melibatkan C-1, tapi patah tulang
terlihat C3-7
Klasifikasi Trauma Servikal
* Fraktur cervical pertengahan dan bawah
◉ Tear drop Fracture

• Ditandai pergeseran
posterior vertebra yang
terlibat ke kanal tulang
belakang, fraktur elemen
posterior, dan gangguan
jaringan lunak
• Juga terdapat tekanan pada
ligamentum longitudinal
anterior  fraktur atau avulsi
dari corpus vertebra
Klasifikasi Trauma Servikal
* Fraktur cervical pertengahan dan bawah
◉ Clay Shoveler’s Fracture

Fraktur processus spinosus


setelah trauma langsung atau
avulsi ligamentum – cedera
stabil
Klasifikasi Trauma Servikal
* Fraktur cervical pertengahan dan bawah
◉ Simple Wedge ( Compression)

Fraktur kompresi pada aspek antero-


superior korpus vertebra. Secara umum
stabil kecuali jika disertai disrupsi
ligamentum posterior.

C5
Fraktur
Thorakolumbal
Trauma Vertebra Thoracolumbal

3 garis penyangga :
• Columna
Anterior
• Columna Media
• Columna
Posterior
Klasifikasi Fraktur Patologi
◉ Wedge Fracture
◉ Biconcave Fracture
Klasifikasi Fraktur Patologi

◉Burst Fracture
Klasifikasi Fraktur Thoracolumbal- mekanisme trauma
◉ Mekanisme kompresi ◉ Mekanisme kompresi Axial (
fleksi (Wedge Fracture) Burst/crush Fracture )
Klasifikasi Fraktur Thoracolumbal

◉ Mekanisme distraksi fleksi (Seat-belt / chance Fracture)

Cedera ini merupakan tipe


cedera tidak stabil,
melibatkan 3 collum dari
tulang belakang
Klasifikasi Fraktur Thoracolumbal

◉ Seat-belt Fracture
Mekanisme Dislokasi fraktur
rotasi

kombinasi dari fleksi lateral dan rotasi


dengan atau tanpa komponen dari gaya
langsung posterior-anterior
Fraktur
Sacrococcygeal
Klasifikasi
zona sakrum 

◉Zona I : ala sakralis


◉Zona II : foramina sakralis
◉Zona III : kanalis sakralis
Terimakasih