Anda di halaman 1dari 54

TATALAKSANA PELAYANAN AKUPRESUR

DI PUSKESMAS

Disampaikan pada
Orientasi Akupresur bagi Petugas Puskesmas
Medan, 17 September 2013
TUJUAN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran Umum :
Setelah mempelajari materi, peserta mampu
memahami tatalaksana penyelenggaraan
pelayanan akupresur di Puskesmas.

Tujuan Pembelajaran Khusus :


Setelah mempelajari peserta mampu :
 Menjelaskan alur pelayanan akupresur
 Menjelaskan tata hubungan kerja antar unit
pelayanan
 Menjelaskan pencatatan dan pelaporan
pelayanan

2
OUTLINE PAPARAN
1. PENDAHULUAN
2. KONSEP, FUNGSI DAN AZAS PUSKESMAS
3. MEKANISME INTEGRASI PELAYANAN
AKUPRESUR DI PUSKESMAS
4. ALUR PELAYANAN
5. TATA HUBUNGAN KERJA ANTAR UNIT
PELAYANAN DI PUSKESMAS
6. PENCATATAN DAN PELAPORAN PELAYANAN
AKUPRESUR DI PUSKESMAS

3
Pasal 28 huruf H UUD 1945 :
Setiap Warga Negara mempunyai Hak yang sama
untuk mendapat Pelayanan Kesehatan untuk mencapai
Derajat kesehatan yang setinggi-tingginya

Pasal 47 dan 48 UU No.36 Tahun 2009 ttg KESEHATAN


Upaya Kesehatan diselengg dalam bentuk kegiatan dg pendekatan
Promotif, Preventif, Kuratif dan Rehab yang dilaksanakan secara
terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan

17 JENIS
2. PELY. KES.
PELAYANAN TRADISIONAL
KESEHATAN PELY. KESTRAD PSL
RAMUAN 59
(1)
PELY. KESTRAD
KETERAMPILAN
ALUR PROSES INTEGRASIYANKES TRADKOM

INTEGRASI
YANKES
TIMUR
BARAT
(KONVENSIONAL) (NON KONVENSIONAL)
EVIDENCE BASED EVIDENCE BASED BUKTI EMPIRIS
HILIR HULU
WESTERN/MODERN KESTRAD TERUJI KESTRAD
DOKTER DOKTER Plus
(Fas Kes) (Fas Kes)
MASYARAKAT MASYARAKAT
-UKBM -UKBM
PENAPISAN
-BATTRA -BATTRA
- KAJI
- UJI
- LIT
AKUPRESUR
JEJARING LITBANG
(termasuk SP3T/BKTM/LKTM)
5
YANKESTRAD YANG DIINTEGRASIKAN
DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN

JENIS PELAYANAN PEMBERI PELAYANAN


 HERBAL/JAMU  DOKTER
 AKUPUNKTUR  DOKTER
 AKUPRESUR  PARAMEDIS

6
Orientasi AKUPRESUR
bagi tenaga kesehatan
di Puskesmas
Kualifikasi
Peserta Orientasi Akupresur

1. PNS aktif
2. Nakes D3 Keperawatan/Kebidanan/
keterapian fisik
3. Bekerja di Puskesmas
4. Bersedia memberikan pelayanan akupresur
di Puskesmas

Kurmod 60 JPL terakreditasi di Pusdiklat Aparatur


BPSDM Kes, Sertifikasi ,
nilai 1 kredit
8
MATERI AKUPRESUR
(menunjang pencapaian MDG’s)
1. MATERI DASAR
A. KEBIJAKAN
2. MATERI INTI
YANKES TRAD
A. ANATOMI & FISIOLOGI DASAR MANUSIA
B. TATA LAKSANA B.TEORI DASAR AKUPRESUR
PELAYANAN C. TEORI MERIDIAN & TITIK AKUPRESUR
AKUPRESUR DI D. TEKNIK AKUPRESUR
PUSKESMAS E. TATA LAKSANA TERAPI
C. BINA BATTRA F. TATA LAKSANA KASUS
AKUPRESUR

3. MATERI PENUNJANG
A. BLC
B. RTL

9
KASUS
TERPILIH MATERI TEKNIS AKUPRESUR
Mendukung pencapaian MDG’s
A. ANAK :
1. Asma
2. Batuk Pilek/ Dukungan
common cold
3. Perut kembung/
Kepala Unit
B. WANITA : Kurikulum Pelayanan
dispepsia akupresur
1. Gangguan
4. Meningkatkan
nyeri haid/ (60 JPL)
nafsu makan/
dismenorhea Modul
anoreksia
2. Mual bumil/ emesis akupresur
5. Enuresis
grafidarum
3. Perawatan pasca
C. KES. UMUM : melahirkan/ post Nakes PKM
1. Migrain partum care
2. Nyeri otot a.Melancarkan
3. Nyeri gigi ASI,
4. Mual b.Kelelahan &
5. Sembelit pusing,
6. Susah tidur c.Mengembalikan
7. Relaksasi otot stamina &
8. Pemulihan kondisi rahim)
stamina setelah Pelayanan Akupresur di PKM
sakit
10
9. Nyeri lutut
DASAR PEMILIHAN KASUS
(pada materi TATA LAKSANA KASUS)

 KASUSNYA UMUM DI MASYARAKAT


 MEMILIKI DATA UJI KLINIS DI WHO
 PRAKTIS, APLIKATIF
 MENDUKUNG PENCAPAIAN MDG’s

11
SASARAN DAN TUJUAN ORIENTASI
AKPUPRESUR
TUJUAN :
Memberi KOMPETENSI
SASARAN : TAMBAHAN AKUPRESUR
NAKES DI PUSKESMAS kepada nakes Puskesmas,
(DIII Perawat/Bidan/Fisioterapis ) agar:
1. Mampu memberikan
pelayanan akupresur
dasar di puskesmas
2. Mampu melakukan
pembinaan yankestrad
di wil. kerja puskesmas

12
13
PUSKESMAS
(Pusat Kesehatan Masyarakat)

Unit Pelaksana Teknis


Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang
bertanggungjawab menyelenggarakan
pembangunan kesehatan
di wilayah kerja 1 kecamatan atau
sebagian dari kecamatan

14
FUNGSI PUSKESMAS 15

• PUSAT PENGGERAK PEMBANGUNAN


1 WILAYAH BERWAWASAN KESEHATAN

• PUSAT PEMBERDAYAAN
2 MASYARAKAT

• PUSAT PELAYANAN KESEHATAN


3 MASYARAKAT PRIMER-TK PERTAMA

• PUSAT PELAYANAN KESEHATAN


PERORANGAN PRIMER-TK PERTAMA
AZAS PENYELENGGARAAN
PUSKESMAS
• AZAS PERTANGGUNGJAWABAN WILAYAH
1

• AZAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT


2

• AZAS KETERPADUAN
3

• AZAS RUJUKAN
4

16
SIKLUS MANAJEMEN
PUSKESMAS
PERENCANAAN

LOKAKARYA MINI
(PELAKSANAAN DAN PENGENDALIAN)

PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS


(PENGAWASAN DAN
PERTANGGUNGJAWABAN)

17
MEKANISME INTEGRASI PELAYANAN AKUPRESUR
DI PUSKESMAS

1. ASPEK REGULASI

 UU 36/ 2009 tentang Kesehatan


 UU 29/2004 tentang Praktik Kedokteran
 UU 32/ 2004 tentang Pemerintah Daerah
 PP 38/ 2007 tentang Pembagian Urusan
Pemerintah
 SISTEM KESEHATAN NASIONAL
(PERPRES NO 72/ 2012)
 RENSTRA 2010-2014 MENDUKUNG
PENCAPAIAN
• PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL MERUPAKAN MDGs
BAGIAN SUB SISTEM UPAYA KESEHATAN • UHH
• AKI / AKB
• PENCAPAIAN TARGET INDIKATOR RENSTRA UNTUK GIZI
PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL
18
Kebijakan Pelayanan Akupresur
di Puskesmas
Permenkes RI No 1186/MENKES/PER/ XI/1996
TENTANG PEMANFAATAN AKUPUNTUR DI
SARANA PELAYANAN KESEHATAN KESEHATAN.
Catatan :
Dilakukan revisi terhadap peraturan ini untuk
mempertegas keberadaan akupresur dengan
menyebutkan bahwa yang dimaksud akupunktur
dalam peraturan ini adalah termasuk derivat
akupunktur, seperti: akupresur, laserpunktur,
elektropunktur, sonopunktur.
19
Permenkes No HK.02.02/Menkes/148/I/2010
tentang izin dan penyelenggaraan praktik
perawat
Ps 8:3
Praktik keperawatan dilaksanakan melalui
kegiatan :
a. Pelaksanaan asuhan keperawatan
b. Pelaksanaan upaya promotif, preventif,
pemulihan dan pemberdayaan masyarakat
c. Pelaksanaan tindakan keperawatan
komplementer

20
2. ASPEK MANAJEMEN
– TERINTEGRASI DALAM MANAJEMEN
PUSKESMAS
Perencanaan
tk Puskesmas
RENCANA
simpus
PUSKESMAS
MEKANISME INTEGRASI
•PELAYANAN AKUPRESUR
PELAYANAN AKUPRESUR DI PUSKESMAS (2)
•PEMBINAAN YANKESTRAD
Penilaian Lokakarya
Kinerja mini
Puskesmas Puskesmas
PELAKSANAAN
PENGENDALIAN
PENGAWASAN DAN
PERTANGGUNGJWBAN
21
1

2
3 22
a. Tahap Perencanaan
1) Inventarisasi sarana, prasarana,dan
alat pelayanan akupresur
2) Inventarisasi kebutuhan bahan
penunjang
3) Inventarisasi keluhan penyakit yang
memerlukan pelayanan akupresur
4) Penyusunan POA (Rencana Kegiatan
dan Anggaran)

23
b.Tahap pelaksanaan dan
pengendalian
1) Pelaksanaan POA
2) Pembentukan tim pelaksana pelayanan
akupresur
3) Pengadaan sarana dan prasarana
4) Uraian tugas dan SPO
5) Lokakarya mini Puskesmas
6) Sosialisasi dan koordinasi

24
C.Tahap Pengawasan Dan
Pertanggungjawaban
1) Pencatatan
2) Pelaporan
3) Penilaian kinerja
4) Bimbingan Teknis

25
3. ASPEK SUMBERDAYA

a. TENAGA KESEHATAN : Terlatih Akupresur


b. SARANA
1) Ruang Pelayanan
Ruang khusus pely. akupresur atau
optimalisasi ruang yang ada
2) Peralatan dan Bahan
• Meja dan kursi
• Tempat tidur pelayanan
• Peralatan cuci tangan: wastafel, handuk kecil,
sabun
• Bahan pelicin (minyak urut/ lotion)
• Alat bantu pijat akupresur (bila perlu)

26
4. ASPEK PEMBIAYAAN

a.APBD KAB/KOTA
b.APBD PROVINSI
c.APBN
d.SUMBER LAIN :
• tidak mengikat
• tidak bertentangan dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan

27
ALUR PELAYANAN AKUPRESUR
DI PUSKESMAS

28
K

PASIEN DATANG O
N
S
E
PEMERIKSAAN & DIAGNOSA OLEH DOKTER P

( Penegakan Diagnosa secara Konvensional) I


N
T
1. INFORMED CONSENT E
G
Persetujuan pasien atas tindakan alternatif komplementer , R
atau A
2. REQUEST CONSENT S
I
Permintaan pasien atas pelayanan
kesehatan alternatif dan komplementer , lalu Y
A
3. TERAPI N
Pilihan terapi yang diberikan dokter: K
• Konvensional saja E
S
• Konvensional +Yankes Tradisional (komplementer)
• Murni Yankes Tradisional (alternatif) T
R
A
D
TINDAKAN DIBERIKAN OLEH NAKES YANG TELAH MENDAPAT K
PELATIHAN KHUSUS TRADKOM (AKUPRESUR) O
29
<DALAM PENGAWASAN DOKTER> M
PELAYANAN AKUPRESUR
(PIJAT KESEHATAN)

HARI BUKA : ........... - ............

JAM : ..........................

PELAKSANA : ............................

30
TATA HUBUNGAN KERJA
ANTAR UNIT PELAYANAN DI PUSKESMAS

• Pelayanan akupresur di Puskesmas, lebih mengutamakan


upaya preventif dan promotif tanpa meninggalkan upaya
kuratif dan rehabilitatif.

• Pasien yang memerlukan pelayanan akupresur dari unit


pelayanan yang ada di Puskesmas dilaksanakan di ruang
pelayanan akupresur.

• Ruang pelayanan akupresur dapat terintegrasi dengan unit


pelayanan yang ada atau ruang pelayanan tersendiri melalui
rekomendasi atau rujukan dari dokter yang ditunjuk

• Pola rujukan pelayanan akupresur dilakukan sesuai dengan


sistem rujukan yang berlaku di Puskesmas.

31
PENCATATAN DAN PELAPORAN
PELAYANAN AKUPRESUR
DI PUSKESMAS

• Mengikuti sistem pencatatan dan


pelaporan yang berlaku di
Puskesmas
– Buku register pasien
– Rekam medik (kartu status)
– Laporan berkala pelayanan kesehatan
tradisional

32
Contoh Kartu Status Pasien

no/tgl Pemeriksaan Obat/Tindakan


2/5/13 Anamese : kaku pada bahu, pegal

Diagnosa : myalgia ( kode Peny :……..) R/ Ibuproven , dst

Rujukan internal : Poli Akupresur

TT Dokter

2/5/13 Keluhan : nyeri tekan bahu Akupresur :


1/Relaksasi meridian

TT Pelaksana akupresur 2/Perangsangan titik:


- GB 21 (dikuatkan) dst
Contoh buku register pasien
• Lampiran contoh buku register 1
• Contoh form kartu status pasien
berdasar teori akupresur 2
35
1. SOSIALISASI
• Internal :
– Sosialisasi di teman sekerja
– Informasi kepada dokter poliklinik
• Modul
• Kontra indikasi
• Kasus yg dapat didukung akupresur
• Eksternal :
– Informasi ke Dinas Kesehatan Kab/kota
– Sosialisasi ke masyarkat
SOSIALISASI AKUPRESUR
2. DUKUNGAN PIMPINAN
A. Dukungan Dinkes Kab/Kota
 Kebijakan (Perda tarif, sosialisasi)
 Pembiayaan (sarana & prasarana,
operasional, dll )
B. Dukungan Pimpinan Puskesmas
 Pembentukan tim pelaksana pelayanan
 Penyusunan alur pelayanan, SPO
 Penyediaan sarana & prasarana
 Penyelenggaraan pelayanaan
akupresur & pembinaan battra
DUKUNGAN DINKES
3. PENYEDIAAN ALAT, SARANA &
PRASARANA
MENYEDIAKAN RUANGAN PELAYANAN AKUPRESUR
PELAYANAN AKUPRESUR
Pasien Dewasa

Akupresur pada pasien myalgia


Pasien Akupresur nyeri Otot/ Myalgia
Pasien anak-anak dan Remaja

Akupresur anak dgn Pemulihan stamina


keluhan batuk pilek sehabis sakit
Pasien Lansia

Pasien Akupresur dengan Nausea (Mual )


Pasien Lansia
PEMBINAAN BATTRA
Petugas turun lapangan ke panti pijat/
ke pengobat tradisional
WHEN I SEE I FORGET
WHEN I HEAR I REMEMBER
WHEN I DO I UNDERSTAND

(Old Chinesse Word)


54