Anda di halaman 1dari 22

BIODATA

NAMA : RORA ASMARANY, ST


TEMPAT/TGL LAHIR : SAMARINDA, 26 JUNI 1982
AGAMA : ISLAM
ALAMAT : JL. JAKARTA 1 PERUM. PARAS 1
SAMARINDA KALTIM
INSTANSI : DINAS PU PROVINSI KALTIM
NO HP : 081255661660
Email : roraasmarany@rocketmail.com
TRAINING OF TRAINERS
PEMBERDAYAAN PENANGGUNG JAWAB TEKNIK
BADAN USAHA JASA KONSTRUKSI KUALIFIKASI KECIL
DENPASAR BALI, 27 PEBRUARI – 1 MARET 2013
TUJUAN PEMBELAJARAN
A. TUJUAN UMUM
Bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai
dengan resiko bahaya dalam bekerja serta memahami tentang arti
keselamatan dalam bekerja.

B. TUJUAN KHUSUS
Peserta diharapkan mampu:
1. Memahami fungsi dari setiap Alat Pelindung Diri (APD);
2. Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dengan benar ;
3. Mengetahui bahaya tentang HIV dan AIDS
Dasar Hukum tentang Alat Pelindung Diri ( APD ) :

Undang-Undang No.1 / 1970 :


BAB V PEMBINAAN, Pasal 9
(1) a. Kondisi-kondisi dan bahaya-bahaya serta yang dapat timbul
di tempat kerjanya
b. Semua pengaman dan alat – alat perlindungan yang
diharuskan dalam tempat kerjanya.
c. Alat Pelindung Diri bagi tenaga kerja yang bersangkutan.

BAB VIII KEWAJIBAN DAN HAK TENAGA KERJA, Pasal 12


Dengan peraturan dan perundangan diatur hak dan kewajiban tenaga kerja
untuk : 1. Memakai Alat Pelindung Diri yang diwajibkan.

BAB X KEWAJIBAN PENGURUS, Pasal 14


d. Menyediakan secara Cuma- Cuma Alat Pelindung Diri yang diwajibkan kepada
tenaga kerja yang berada dibawah pimpinannya….dst.

 PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK


INDONESIA NOMOR: PER/MEN/2006 TENTANG ALAT PELINDUNG DIRI
APD (ALAT PELINDUNG DIRI)

I. Pengertian APD
APD adalah suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang
dalam pekerjaan-pekerjaan yang fungsinya mengisolasi tubuh tenaga kerja dari
bahaya di tempat kerja.

II. Jenis-jenis APD menurut bagian tubuh :

1.Kepala
2. Mata
3. Muka
4. Tangan dan jari
5. Kaki
6. Alat Pernafasan
7. Telinga
8.Tubuh
Tunjukan dan sebutkan bahaya apa saja yang ada dalam gambar dibawah ini

1 2 3
K3 - KETIKA BEKERJA DI RUANG BAWAH TANAH
Alat Komunikasi

Udara Segar

SIAP MEMADAMKAN API - APAR DI Perhatikan Fasilitas K3


RUANG BAWAH TANAH & APD
K3 Pekerjaan Pembesian
BINTEK SMK3 2012

Identifikasi bahaya :
• Ujung besi mencuat
• Terjatuh, tertusuk
• Tergencet, Terpeleset
• Tersengat listrik
• Anyaman besi roboh
Pengendalian Risiko:
•Telapak tangan rusak
• Ujung-ujung besi ditutup

• Beri papan untuk jalan akses


• Sepatu, Sabuk/Harness

• Pasang instalasi listrik dg benar

• Beri topangan/stud/steger

• Pakai sarung tangan


Alat Pelindung Kepala

Topi pengaman (safety helmet) untuk melindungi kepala dari benturan atau
pukulan benda.

Syarat umum:

1. bagian dari luarnya harus kuat dan tahan terhadap benturan atau
tusukan benda-benda runcing. Cara mengujinya dengan menjatuhkan
benda seberat 3 kg dari ketinggian 1 meter-topi tidak boleh pecah atau
benda tak boleh menyentuh kepala.

2. Jarak antara lapisan luar dan lapisan dalam di bagian puncak 4-5 cm.
Tidak menyerap air.cara pengujian:diuji dengan merendam air selama
24 jam

3. Tahan terhadap api.cara pengujian:topi dibakar selama 10 detik dengan


Bunsen atau Propan, API HARUS PADAM SELAMA 5 DETIK.
Alat Pelindung Muka dan Mata :

 Fungsi : Melindungi muka dan mata dari:


-lemparan benda-benda kecil
-lemparan benda-benda panas
-pengaruh cahaya
-pengaruh radiasi tertentu

 Bahan Pembuat :
-Gelas/kaca biasa
-Plastik
SARUNG TANGAN
 Fungsinya melindungi tangan dan jari-jari dari api panas
dingin,radiasi elektromagnetik dan radiasi mengion,dll.
 Bentuknya macam-macam :
- Sarung tangan (Gloves)
- Mitten
- Hand pad : melindungi telapak tangan
- Sleeve : untuk pergelangan tangan sampai lengan.

Bahan bermacam-macam sesuai fungsinya :

-asbes,katun,wool untuk panas dan api.


-kulit untuk panas,listrik,luka,lecet.
-karet alam atau sintetik,untuk kelembabam air,bahan kimia,dll.
-poly vinil chloride,untuk zat kimia,asam kuat,oxidant,dll.
Jenis-Jenis Safety Glove;
a.Sarung Tangan Metal Mesh
Sarung metal mesh tahan terhadap ujung yang lancip dan menjaga
terpotong.
b. Sarung tangan Kulit
Sarung tangan yang terbuat dari kulit ini akan Melindungi tangan dari
permukaan kasar.
c. Sarung tangan Vinyl dan neoprene
Melindungi tangan terhadap bahan kimia beracun
d. Sarung tangan Padded Cloth
Melindungi tangan dari ujung yang tajam, pecahan gelas, kotoran dan
Vibrasi.
e. Sarung tangan Heat resistant
Mencegah terkena panas dan api
f. Sarung tangan karet
Melindungi saat bekerja disekitar arus listrik karena karet merupakan
isolator (bukan penghantar listrik)
g. Sarung tangan Latex disposable
Melindungi tangan dari Germ dan bakteri, sarung tangan ini hanya untuk
sekali pakai.
Pelindung Kaki

 Fungsinya Melindungi kaki dari :


- tertimpa benda-benda berat
- terbakar karena logam cair,bahan kimia korosif
- dermatitis/eksim karena zat-zat kimia
- tersandung,tergelincir

 Sepatu disesuaikan dengan jenis resiko,seperti :


a. pada industri ringan/tempat kerja biasa
b. sepatu pelindung (safety shoes) atau sepatu boot
c. untuk mencegah tergelincir,dipakai sol anti slip luar dari karet alam atau
sintetik dengan bermotif timbul ( permukaanya kasar).
d. untuk mencegah tusukan dari benda-benda runcing,sol dilapisi logam.
e. terhadap bahaya listrik,sepatu seluruhnya harus dijahit atau direkat,tak
boleh menggunakan paku.
f. sepatu atau sandal yang beralaskan kayu,baik dipakai pada tempat kerja
yang lembab,lantai yang panas.
g. sepatu boot dari karet sintetis,untuk pencegahan bahan-bahan kimia.
ALAT PELINDUNG PERNAFASAN

 Alat pelindung pernafasan berfungsi untuk memberikan perlindungan


terhadap sumber-sumber bahaya udara di tempat kerja.

Ada 3 jenis alat pernafasan :


Respirator yang memurnikan udara.

1.Respirator yang mengandung bahan kimia


- topeng gas dengan kanister yang sesuai,untuk bahan-bahan
kimia tertentu.
- respirator dengan partum(cartridge) kimia

2.Respirator dengan filter mekanik

3.Respirator yang mempunyai filter mekanik dan bahan kimia.


 Alat Pelindung Telinga
Ada dua jenis :
1.Sumbat telinga(ear plug)
2.Tutup telinga (ear muff)

Sumbat telinga (ear plug) :


 Sumbat telinga yang baik adalah menahan frekuensi tertentu
saja,sedangkan
frekuensi untuk bicara biasanya(komunikasi) tak terganggu.
-Sumbat telinga biasanya terbuat dari karetplastic keras, plastic
lunak,lilin,dan kapas.
-Daya lindung (kemampuan attenuasi):25-30 dB

 Tutup telinga (ear muff) :


-attenuasi(daya lindung):Pada frek.2800-4000Hz(35-45 dB) namun
pada frekuensi biasa ( 25 s/d 30 Hz )
Pakaian Kerja

 Pakaian kerja harus dianggap sebagai alat pelindung diri. Pakaian


tenaga kerja pria yang melayani mesin harus sesuai dengan
pekerjaanya. Pakaian kerja wanita sebaiknya berbentuk celana
panjang,baju yang pas,tutup rambut dan tidak memakai perhiasan-
perhiasan.
 Pakaian kerja khusus untuk pekerjaan dengan sumber bahaya tertentu
seperti :
 a.Terhadap radiasi panas, pakaian yang berbahan bias merefleksikan
panas,biasanya
 aluminium dan berkilat.
b.Terhadap radiasi mengion, pakaian dilapisi timbal (timah hitam).
c.Terhadap cairan dan bahan-bahan kimiawi, pakaian terbuat dari
plastik atau karet.
KEPMENNAKERTRANS NO. KEP. 68/MEN/IV/2004
TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN
HIV/AIDS DI TEMPAT KERJA

Pasal 2
1. Pengusaha wajib melakukan upaya pencegahan dan
penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja
2. Untuk melaksanakan upaya pencegahan dan penanggulangan
HIV/AIDS di tempat kerja sebagaimana dimaksud ayat (1),
pengusaha wajib :
 Mengembangkan kebijakan tentang upaya pencegahan dan
penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja yang dapat
diintegrasikan ke dalam kebijakan K3 atau secara tersendiri.
 Mengkomunikasikan kebijakan dengan Komunikasi, Informasi
dan Edukasi melalui program pendidikan yang
berkesinambungan
PENCEGAHAN HIV DAN AIDS

Perlunya Program Pencegahan HIV & AIDS di


Sektor Konstruksi
 Besarnya jumlah pekerja sektor konstruksi di
Indonesia dimana pekerja tersebut adalah populasi
yang potensial punya faktor risiko terinfeksi HIV.
 Keharusan adanya Program HIV & AIDS dalam
project konstruksi.
HAL – HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM
PENGGUNAAN APD :
APD akan berfungsi dengan sempurna apabila telah sesuai dengan
standart yang ditentukan dan dipakai secara baik dan benar, hal –
hal yang perlu diperhatikan :

1. Sediakan APD yang sudah berstandart SNI atau standart


Internasional lainnya.

2. Pakailah APD yang sesuai dengan jenis pekerjaan.

3. Pakailah APD dengan tepat dan benar.

4. Biasakan memakai APD pada setiap pekerjaan.

5. APD dijaga agar tetap bersih agar nyaman di pakai.


BINTEK SMK3 2012

KESIMPULAN
1. Pekerjaan Konstruksi mulai awal pelaksanaan
sampai dengan serah terima pekerjaan yang
rentan akan resiko celaka
2. Pencegahan bahaya dimulai sejak pekerjaan
perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan
pekerjaan.
3. Memberikan pengarahan kepada pekerja
tentang bahaya HIV dan AIDS
BINTEK SMK3 2012

KESIMPULAN

3. Jalur dan sarana evakuasi harus tetap


dipelihara dan dibebaskan agar dalam keadaan
darurat dapat digunakan oleh pekerja untuk
menyelamatkan diri.
4. Dipastikan keadaan tempat kerja, baik di bawah
tanah maupun di permukaan, cukup
penerangannya.
TERIMAKASIH

... bersama
mewujudkan
masyarakat
Indonesia yang
sehat dan
sejahtera ...