Anda di halaman 1dari 24

KISTA DERMOID

OVARIUM
Oleh : Dwi Retno Pangestuti

Pembimbing Klinik : Dr. Masyita M.kes, Sp.Rad


Dr. Dafriana Darwis M.kes, Sp.Rad
Pendahuluan

Kista

adalah suatu organ yang membesar dan di dalamnya berisi cairan, seperti sebuah balon yang berisi air.
Pada wanita, organ yang paling sering menjadi kista adalah indung telur.

Kista dermoid merupakan suatu massa kistik yang dilapisi oleh epitel gepeng disertai adanya struktur
adneksa seperti kelenjar sebasea, rambut, folikel rambut, serta struktur lain seperti tulang, otot, dan
kartilago.
Definisi

Kista Dermoid
Kista dermoid adalah teratoma kistik jinak dengan
struktur ektodermal berdiferensiasi sempurna dan lebih
menonjol dari pada mesoderm dan entoderm.

Bentuk cairan kista ini seperti mentega. Kandungannya


tidak hanya berupa cairan tapi juga ada partikel lain seperti
rambut, gigi, tulang, atau sisa-sisa kulit. Dinding kista
keabu-abuan dan agak tipis, konsistensi sebagian kistik
kenyal dan sebagian lagi padat.
Anatomi Ovarium

Ovarium dilapisi oleh satu lapisan yang merupakan


modifikasi macam-macam mesotelium yang dikenal sebagai
epitel permukaan dan germinal.
Stroma ovarium dibagi dalam region kortikal dan
medullari. Stroma terdiri dari sel-sel spindel menyerupai
fibroblast, biasanya tersusun berupa whorls atau storiform
pattern. Sel-sel terdiri atas cytoplasmic lipid dan dikelilingi
oleh suatu serat retikulin.
Ovarium mempunyai dua fungsi yaitu :
1. Menyimpan ovum (telur) yang dilepaskan satu setiap
bulan.
2. Memproduksi hormon estrogen dan progesterone
• Pada umumnya kista dermoid terjadi pada umur 20 tahun.

•85% teratoma matur terdapat pada wanita usia 16-55 tahun

•25-40% terjadi pada umur 32-35 tahun

•Usia paska menopause berkisar 10-20%


Etiologi dan Patogenesis

Penyebab kista
dermoid belum
Yaitu jaringan dalam telur yang tidak dibuahi. Perkembangan tidak
diketahui secara sempurna dari hasil konsepsi pada akhir stadium blastomer. Tumor
pasti namun diduga berasal dari perkembangan ovum tanpa fertilisasi yang oleh
pengaruh faktor rangsang yang tidak diketahui kemudian
kista ini berasal membentuk bermacam macam komponen jaringan janin yang tidak
dari sel telur sempurna, seperti rambut, tulang dan lemak

melalui proses
parthenogenesis.
Gambaran Klinis
1. Adanya massa tumor
2. Nyeri pada perut
3. Gangguan miksi
4. Nyeri pada punggung

Kulit, rambut, kelenjar sebasea,


gigi.
Eksodermal

Mukosa traktus
Endodermal gastrointestinal, epitel salura
Tulang rawan , serat otot Mesodermal
jaringan ikat nafas dan jaringan tiroid
Diagnosis

Anamnesis
Pada anamnesa rasa sakit atau tidak nyaman pada perut bagian
bawah. Rasa sakit tersebut akan bertambah jika kista tersebut terpuntir
atau terjadi ruptur. Terdapat juga rasa penuh di perut. gangguan miksi
dan defekasi. Dapat terjadi penekanan terhadap kandung kemih
sehingga menyebabkan frekuensi berkemih menjadi sering

Pemeriksaan Fisik
Kista yang besar dapat teraba dalam palpasi abdomen. teraba massa
yang kistik, mobile, permukaan massa umumnya rata. Cervix dan
uterus dapat terdorong pada satu sisi.

Pada perkusi mungkin didapatkan ascites yang pasif.


Pemeriksaan Penunjang

• Laparaskopi

• Ultrasonografi.

•Foto Rontgen

•Parasentesis
Pemeriksaan Penunjang
Ultrasonografi

Gambar 4
menunjukkan kista dermoid Gambar 5
kecil dengan cairan lemak
Gambar 2 yang berbeda. menunjukkan kista dengan
Gambar 3 bayangan rambut khas di
Menunjukkan massa semi padat di bagian tengah, dan nodul
ovarium kanan, yang terbukti Rokitansky di sudut kiri atas
menunjukkan kista dermoid
merupakan kista dermoid. Ovarium dengan pola rambut khas
lainnya bersifat polikistik dan
memiliki folikel yang matang
Foto Rontgen

Pemeriksaan ini berguna untuk


menentukan adanya hidrotoraks.
Selanjutnya, pada kista dermoid
kadang-kadang dapat dilihat gigi dalam
tumor

Gambar 6. Gambaran
Lusen pada daerah pelvis
dengan kalsifikasi. Ini
adalah kista dermoid
klasik dengan gigi.
Diagnosis Banding

• Endometrioma adalah suatu keadaan dimana jaringan endometrium yang masih


berfungsi terdapat di luar kavum uteri. Jaringan ini terdiri atas kelenjar-kelenjar dan
stroma.
•Jaringan endometrioma memiliki gambaran bercak kecil, datar, gelembung atau flek-flek
berwarna bening, putih, coklat, merah, hitam, atau biru yang tumbuh di permukaan
organ-organ di rongga pelvis.
•Endometrioma bisa tumbuh di permukaan ovarium atau menyerang bagian dalam
ovarium dan membentuk kista berisi darah yang disebut kista coklat
Gambar 7. jaringan sirkular homogen dan hipoekoik tanpa disertai
proliferasi papilar dan adanya batas tegas dengan parenkim ovarium
Penatalaksaan

• Tindakan laparoskopi atau laparotomi merupakan pilihan penanganan untuk kista


dermoid. Pada kista dermoid >6 cm atau ada riwayat pembedahan dengan sangkaan
perlengketan maka laparotomi merupakan pilihan terbaik.

•Kistektomi dengan meninggalkan jaringan ovarium yang sehat bagi pasien yang masih
ingin mempertahankan fungsi reproduksinya.

•Ooforektomi bila memang tidak memungkinkan mempertahankan jaringan ovarium atau


fungsi reproduksi tidak diperlukan atau pasien mendekati usia menopause
Prognosis

•Resiko transformasi maligna dijumpai pada 1-2% kasus dan pada umumnya terjadi
pada wanita paska menopause
Komplikasi

Torsi Kista Anemia


1 Torsi kista ini sering menimbulkan keluhan akut abdomen
yang menetap. Ukuran kista yang bisa menyebabkan
4 Anemia terdapat pada kista dermoid, hal ini
torsi adalah kista dengan ukuran kecil dan sedang.
berhubungan dengan pengangkatan massa tumor
Insidensi torsi kista sekitar 16% dan umumnya
pergerakan torsi searah dengan pergerakan jarum jam

Ruptur Kista
2 Terjadinya ruptur atau perforasi tergantung ketebalan
kapsul kista, hal yang mempermudah terjadinya ruptur
5
adalah adanya torsi kista dan bila terjadi ruptur akan
menimbulkan peritonitis.

Keganasan
3 Proporsi tipe epidermoid paling sering timbul, sekitar 1-3%
kemudian di ikuti oleh tipe sarkoma dan melanoma
6
malignan. Prognosis tergantung intak atau tidak intaknya
kapsul kista dermoid, bila kapsul kista masih intak dan
tidak ada metastase ekstra ovarium maka prognosis
umumnya baik. Tumor carcinoid bisa timbul dan berasal
dari saluran pencernaan dan bermetastase ke ovarium.
Laporan Kasus
IDENTITAS
Nama : Ny. Fauziah
Umur : 55 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Pekerjaan : IRT
Alamat :-
Agama :-
Tanggal Masuk : 13 Januari 2018
Ruangan : Cenderawasih Atas
Foto Ultrasonografi
Hepar : Bentuk, ukuran dan echotexture normal, tidak tampak dilatasi
vaskuler maupun bile duct, SOL (-)
GB : Dinding dalam batas normal, tidak tampak echo batu
Lien : Bentuk, ukuran dan echotekstur dalam batas normal, tidak tampak echo
mass maupun cyst.
Ginjal Kanan : Bentuk, ukuran dan echotekstur dalam batas normal. Tidak
tampak dilatasi PCS, echo batu maupun cyst.
Ginjal Kiri : Bentuk, ukuran dan echotekstur dalam batas normal. Tidak tampak
dilatasi PCS , echo batu maupun cyst.
VU : Dinding tidak menebal, mukosa regular, tidak tampak bayangan batu,
Uterus : Anteflexi, echotekstur normal, tidak tampak echo mass endometrial line
dalam batas normal

Tampak massa kistik bentuk bulat tegas dengan klasifikasi kesan oada adnexa
dengan uk 9,7cm x 5,3cm
Tidak tampak echo caran bebas dalam cavum Douglasi

Kesan : Dermoid cyst ovarium sinitra.


Thank you! 