Anda di halaman 1dari 15

RESPIRASI PADA TUMBUHAN

DISUSUN OLEH:
EVA AFKALORIN
PAPARIO ANGGARA
WIDIA PUTRI PEBRIANI
• PENGERTIAN
Respirasi adalah suatu proses pembebasan
energi yang tersimpan dalam zat sumber energi
melalui proses kimia dengan menggunakan
oksigen.
Dan bisa juga diartikan sebagai reaksi oksidasi
senyawa organik untuk menghasilkan energi
di gunakan untuk aktivitas sel dan kehidupan
tumbuhan seperti sintetis(anabolisme). Gerak.
Pertumbuhan. dan perkembangan.
Bagian tumbuhan yang aktif melakukan respirasi
yaitu bagian yang sedang tumbuh seperti:
• Kuncup bunga
• Tunas
• Biji yang berkecambah
• Ujung batang
• Ujung akar
• Alat Respirasi Tumbuhan
Stomata
Lentisel
Rambut akar
• Manfaat Respirasi
Respirasi banyak memberikan manfaat bagi tumbuhan.
Manfaat tersebut terlihat dalam proses respirasi dimana
terjadi proses pemecahan senyawa organik, dari proses
pemecahan tersebut maka dihasilkanlah senyawa-senyawa
antara yang penting sebagai “Building Block”. Building
Block merupakan senyawa- senyawa yang penting
sebagai pembentuk tubuh. Senyawa-senyawa tersebut
meliputi asam amino untuk protein.
• Pertukaran Gas Dalam Respirasi
Pada tumbuhan oksigen yang dari luar masuk
melalui stomata, lentisel, dan celah-celah di
antara sel- sel pada semua bagian dari tumbuhan,
demikian juga halnya dengan CO2 yang
dihasilkan dalam proses respirasi akan keluar
dari sel secara difusi. Transver oksigen dan
karbon antara ruang interselular dan atmosfer di
luar tumbuhan juga berlangsung melalui difusi
(samsun, 2012).
• Substrat Respirasi
Substrat respirasi adalah setiap bahan organik
tumbuhan yang teroksidasi sebagian (menjadi
senyawa teroksidasi) atau reteduksi sempurna
(menjadi karbondioksida dan uap air) dalam
metabolisme respiratoris.
• Macam Respirasi pada Tumbuhan
Berdasarkan kebutuhannya terhadap oksigen,
respirasi dapat dibedakan menjadi dua macam,
yaitu:
– Respirasi Aerob, yaitu respirasi yang memerlukan
oksigen, penguraiannya lengkap sampai menghasilkan
energi, karbondioksida, dan uap air. Prosesnya
meliputi :
• Absorbsi oksigen,
• Memecah senyawa organik, misal glukosa (KH)
menjadi senyawa yang lebih sederhana (CO2 &
H2O),
• Membebaskan energy. Sebagian energi dipakai
untuk proses kehidupan,sebagian hilang sebagai
panas.
• Membebaskan CO2 dan H2O

– Respirasi Anaerob, yaitu respirasi yang tidak


memerlukan oksigen tetapi penguraian bahan
organiknya tidak lengkap. Respirasi ini jarang terjadi,
hanya dalam keadaan khusus.
• Perbedaan Respirasi Aerob dan Respirasi Anaerob

Respirasi Aerob : Umum terjadi pada semua makhluk


hidup termasuk tumbuhan, berlangsung seumur hidup,
energi yang dihasilkan besar, tidak merugikan tumbuhan,
memerlukan oksigen, hasil akhir berupa karbondioksida
dan uap air.

Respirasi Anaerob : Hanya terjadi dalam keadaan


khusus, bersifat sementara (hanya pada fase tertentu saja),
energi yang dihasilkan kecil, jika terjadi terus menerus
akan menghasilkan senyawa yang bersifat racun bagi
tumbuhan, tidak memerlukan oksigen, hasil akhirnya
berupa alkohol atau asam laktat dan karbondioksida.
• Mekanisme Respirasi pada Tumbuhan
Mekanisme Respirasi Aerob
1. Glikolisis
Glikolisis adalah reaksi kimia yang mengubah gula
heksosa,biasanya glukosa, menjadi asam piruvat
Glikolisis dapat dibagi dalam dua fase utama, yaitu:
• Fase Persiapan (Glukosa diubah menjadi dua senyawa tiga
karbon)
• Fase Oksidasi (Senyawa tiga karbon diubah menjadi asam
piruvat)
2. Dekarboksilasi Oksidatif Piruvat
Dekarboksilasi oksidatif piruvat adalah reaksi antara yang
menghasilkan asetil-CoA. Dekarboksilasi oksidatif piruvat adalah
proses pengubahan asam piruvat yang dihasilkan pada tahap
akhir glikolisis menjadi senyawa asetil-CoA, yang jika
direaksikan dengan asam oksaloasetat akan masuk ke dalam
siklus krebs. Reaksi berlangsung pada membran luar
mitokondria.
Asam piruvat + CoA + NAD+ → Asetil-CoA + CO2 +
NADH + H+
3. Siklus Krebs
Siklus krebs (daur asam sitrat atau daur
trikarboksilat) merupakan pembongkaran asam
piruvat secara aerob menjadi karbondioksida dan
air serta sejumlah energi kimia. Asetil-CoA
merupakan mata rantai penghubung antara
glikolisis dan siklus krebs. Reaksi ini
berlangsung di dalam matriks mitokondria.
Siklus Krebs:
2 asetil piruvat ——> 2 asetil KoA + 2 CO2 + 2
NADH + 2 ATP
2 asetil KoA ——> 4 CO2 + 6 NADH + 2 PADH2
Siklus krebs terjadi dalam 2 fase utama :
• Fase Pembentukan Asam Sitrat
• Fase Regenerasi Asam Oksaloasetat
4. Transpor Elektron dan Fosforilasi Oksidatif
Proses glikolisis dan siklus krebs menghasilkan energi yang
tersimpan dalam bentuk NADH dan FADH. Untuk menghasilkan
ATP diperlukan sistem transpor elektron. Transpor elektron ini
berlangsung di dalam membran mitokondria sebelah dalam.
• Mekanisme respirasi Anaerob
respirasi anaerob dapat berlangsung pada biji bijian
seperti jagung, kacang,padi,biji bunga matahari,dan lain
sebagainya yang tampak kering. Akan tetapi pada buah
buahan yang basahmendaging pun terdapatrespirasi
anaerob. Hal dari respirasi anaerob di dalam jaringan
jaringan tumbuhan kebanyakan bukanlah alkohol,
mrlainkan bermacam macam organik seperti asam sitrat,
asam malat,asam aksolat,asam tartarat, dan asam susu.

• Fermentasi
permentasi adalah proses produksi energi dalam
sel tanpa membutuhkan oksigen.
Gula adalah bahan yang umumdalam fermentasi
terimakasih