Anda di halaman 1dari 13

FITRI MARDHA TILLA

IIA
164210436
Penyakit Tropis adalah penyakit yang lazim
terjadi di daerah tropis dan subtropis. Istilah
ini juga sering mengacu pada penyakit yang
berkembang di wilayah panas berkondisi
lembab, seperti malaria, demam berdarah
dan kusta.
Istilah ini diperkenalkan para peneliti kesehatan
dari Barat (Eropa dan Amerika) yang keadaan
wilayahnya jauh berbeda dengan Indonesia.
Penyakit tropis sebenarnya memiliki konotasi yang
negatif yang berhubungan dengan cara hidup yang
tidak sehat, hygiene yang buruk, dan penyakit yang
menular.
1. lingkungan fisik,kondisi sosial,ekonomi,
budaya, dan perubahan biologis dari
vektor penyakit. Penyakit tropis erat
kaitannya dengan kesehatan lingkungan
yang sering tidak diperhitungkan dalam
kehidupan sehari-hari masyarakat.
 Supargiyono mengingatkan, beberapa
penyakit tropis seperti demam berdarah,
hepatitis, malaria dan TBC masih menjadi
masalah kesehatan yang utama.
1. Penyakit infeksi oleh bakteri
(TBC, difteria, pertusis, tetanus neonatorum,
demam tifoid, kusta, pes, antraks,
leptospirosis)
2. Penyakit infeksi oleh virus
(DBD, chikungunya, campak, hepatitis,
rabies,
HIV-AIDS, varisela, flu burung, SARS, polio)
3. Penyakit infeksi oleh parasit
(malaria, cacing, filariasis)
1. Lingkungan
Lingkungan merupakan faktor
penting yang mempengaruhi
keseimbangan antara host
dan agen
Lingkungan terdiri dari faktor fisik dan non
fisik.
1. Lingkungan fisik meliputi:
• Keadaan geografis
• Kelembaban udara
• Temperatur
• Lingkungan tempat tinggal
2. Lingkungan non fisik, meliputi:
• Sosial (pendidikan, pekerjaan)
• Budaya (adat kebiasaan turun
menurun)
• Ekonomi(kebijakan mikro dan
kebijakan lokal)
• Politik (suksesi kepemimpinan yang
mempengaruhi kebijakan
pencegahan dan penanggulangan
suatu penyakit)
Salah satu sifat agen penyakit adalah
virulensi
Virulensi merupakan kemampuan atau
keganasan suatu agen penyebab penyakit
untuk menimbulkan kerusakan pada sasaran
Hal yang perlu diperhatikan tentang host meliputi:
 Karakteristik (umur, jenis kelamin, pekerjaan,
keturunan, ras, gaya hidup)
 gizi atau daya tahan
 pertahanan tubuh

 kesehatan pribadi
 gejala dan tanda penyakit
 pengobatan
1. Kontak Langsung (hubungan seks, kulit)
2. Udara (percikan ludah, dahak atau bersin)
3. Makanan dan Minuman
4. Vektor (nyamuk, pinjal, anjing, kucing, kera)