Anda di halaman 1dari 14

Penyakit Bersumber

Kera/Monyet
CACAR MONYET / MONKEY POX

• Penyakit viral dengan induk


semang asli pada monyet
• Monkey pox dapat menular
Identifikasi kemanusia, pertamakali
ditemukan di lab primata
Kopehnahen (Denmark)
th.1958

• Disebabkan oleh Virus


termasuk dalam family
Penyebab poxviridae, genus
orthopoxvirus, species
monkeypox
PATOGENESIS :
Penularan dari monyet ke manusia secara kontak langsung
dan tidak langsung dengan nyamuk sebagai vektor.

RESERVOIR :
Monyet Afrika, sejauh ini belum diketahui keberadaan
cacar monyet pada primata diluar Afrika
GEJALA DAN TANDA

DEMAM

SAKIT TENGGOROKAN

PEMBENGKAKAN KELENJAR LIMFE SERVICALIS DAN


INGUINALIS

RASH, DARI MACULA, PAPULA DAN VESIKULA


CARA PENANGGULANGAN

• Kebresihan dan Desinfektan Kandang


secara rutin
• PHBS indivivdu
• Pendidikan Kesehatan
• Perlindungan Individual (APD) saat kontak
dengan monyet
• Imunisasi
MALARIA ZOONOTIK

• Penyakit malaria yang


menyerang pada monyet
• Ditemukan Plasmodium yang
Identifikasi sama antara plasmodium
knowlesi pada monyet dan
ditemukan juga pada manusia
dengan nyamuk sebagai vektor

• Disebabkan oleh Plasmpdium


Knowlesi , parasit dari genus
Penyebab Plasmodium yang secara alami
menginfeksi monyet ekor
panjang (macaca fascicularis)
PATOGENESIS :
Kemampuan vektor malaria untuk dapat menginfeksi manusia adalah
perilaku zooantropofilik, lama hidup nyamuk dewasa dan kempuan
mengembangkan plasmodium menjadi tropozoit yang mampu menginvasi
eritrosit

RESERVOIR :
Monyet ekor panjang
GEJALA DAN TANDA

DEMAM

Rasa Dingin / Mengigil

Sulit Bernafas dan Batuk

Trombositopenia
CARA PENANGGULANGAN

• Memberantas vektor nyamuk dengan 3M


• Tidak keluar ruangan/rumah pada malam hari.
• Gunakan pakaian tertutup / lengan panjang &
celana panjang pd malam hari
• Menggunakan kelambu berinsetisida / kawat
nyamuk / replant
• Minum obat profilaksis sebelum berkunjung ke
daerah endemis
RABIES

•Rabies adalah penyakit menular yang


akut dari susunan syaraf pusat yang dapat
meyerang hewan berdarah panas dan
manusia disebabkan oleh Virus Rabies

Identifikasi •Pada hewan yang menderita penyakit ini


biasanya ditemukan virus dengan
konsentrasi tinggi pada air liurnya, oleh
karena itu penularan umnya melalui jilatan
pada luka atau luka gigitan.

•disebabkan oleh VIRUS RABIES DARI


GOLONGAN “RHABDOVIRUS” dan genus
LYSSA VIRUS, berbentuk seperti peluru.

Penyebab Dapat mati dengan zat-zat pelarut


lemak,seperti sabun, deterjen, chloroform,
aether dsb
PATOGENESIS :
Setelah masuk ke tubuh, virus rabies akan memperbanyak diri dahulu
sebelum menyebar ke ujung saraf. Selanjutnya virus akan menuju saraf
tulang belakang dan otak. Dari sistem saraf pusat inilah, virus rabies
kemudian menyebar ke paru-paru, ginjal, kelenjar ludah, serta organ
lainnya.

RESERVOIR :
Anjing, Kucing, Monyet, Kelalawar, Luwak dan Rubah, Hewan mamalia
seperti Kambing, Sapi, dan Kuda
• Pada Hewan : • Pada Manusia :
GEJALA & TANDA

GEJALA & TANDA


• Demam
• PERUBAHAN SIFAT PADA HEWAN
TERSEBUT seperti : • Gugup
• Hewan menjadi galak dan • Kejang
agresif • Sakit Kepala Yang Berat
• Suka menggigit setiap benda • Sulit Menelan
yang dijumpainya termasuk • Hipersalivasi (keluar air liur terus
manusia menerus)
• Mengeluarkan banyak air liur, • Takut Melihat Air
• Suka tempat yang gelap (takut
• Peka Terhadap Sinar dan Udara
sinar)
• Takut dengan Air.
• Selanjutnya penderita lumpuh
(Paralyse Ascendens) & Koma
dan meninggal
Melalui Gigitan BERKISAR 2 MINGGU

CARA PENULARAN

MASA TUNAS RABIES


atau Luka Terbuka SAMPAI 2 TAHUN
yang terkena air
liur Hewan
Pembawa Rabies TERGANTUNG DARI :
- Jenis Luka Gigitan
- Lokasi Gigitan
- Jumlah Virus Yang
Masuk

Jika Luka Gigitan Parah dan


Dekat Dengan Syaraf Pusat
maka masa tunasnya
semakin Singkat
CARA PENANGGULANGAN
• Menjaga Kebersihan Kandang
• Memberi makanan monyet peliharaan dengan
Gizi yang cukup
• Memberikan Vaksinasi pada monyet
peliharaan
• Pemeriksaan kesehatan rutin dan Pemberian
vaksin pada pekerja kebun binatang
/jagawana /peneliti
• Hindari Perburuan dan konsumsi daging moyet
• Hindari Kontak dengan hewan pada saat sakit
• Pada Manusia : PHBS (Cuci Tangan) setelah
kontak dengan monyet
• Gunakan APD saat kontak dengan monyet