Anda di halaman 1dari 32

Fintech Challenge: Strategi

Mendorong Pertumbuhan
Industri Teknologi Finansial
Melalui Inkubasi Bisnis
Peer-to-peer Lending
Oleh : Arinda Dewi Nur Aini
Perkembangan Fintech di Indonesia

143,26 Juta User (APJII 2017)

Rp. 1,6 Triliun


(OJK 2017)

136 start-up business


(AFI 2017)
DUKUNGAN PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN FINTECH

◂ Regulasi ◂ Infrastruktur
◂ POJK
No.77/POJK.01/2016
◂ PBI No. 19/12/PBI/2017

3
Upaya yang telah dilakukan OJK
◂ Fintech innovation hub ◂ Forum Group
pusat inovasi yang Discussion antara
berfokus mendiskusikan pemerintah, usaha
perkembangan industri rintisan, akademisi
layanan keuangan dan praktisi
berbasis teknologi mengenai tekfin
(fintech

4
Fintech
Challenge
5
Kegiatan Praktik
Kerja Lapangan
Di OJK Kantor Regional 4 Jatim
12 Maret-12 April 2018
Ringkasan Materi Klasikal
OJK KR 4 Jatim

Organisasi dan SDM

EPK

Pengawasan BU/BPR

Perizinan BU/BPR

Pengawasan Pasar Modal

TPAKD

Pengawasan IKNB
7
Tugas Pokok OJK KR 4 Jawa Timur

◂ Melaksanakan pengawasan BU/BUS, BPR/BPRS, pasar modal


dan IKNB di wilayah kerjanya berdasarkan pendekatan
pengawasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
◂ Menyampaikan data/informasi strategis, rekomendasi/masukan
dalam rangka penyempurnaan pengaturan perbankan dan
proses pengawasan lembaga jasa keuangan;
◂ Melaksanakan proses penilaian fit and proper test bagi Direksi
dan Komisaris BU/BUS dan BPR/BPRS

8
Tugas Pokok OJK KR 4 Jawa Timur

◂ Memberikan ijin operasional dan rekomendasi berkaitan


dengan aspek kelembagaan BU/BUS, BPR/BPRS, dan
lembaga jasa keuangan lainnya
◂ Menginformasikan perkembangan industri keuangan yang
strategis
◂ Membantu OJK pusat dalam pengawasan Pasar Modal dan
IKNB
◂ Melaksanakan tugas edukasi dan perlindungan konsumen

9
PENGAWASAN IKNB
ORGANISASI
Pengawasan
EDUKASI
Perizinan
PENGAWASAN
TIM Bank DAN
DANBank/BPR
Umum/BPR
PASAR
PERCEPATAN MODAL
AKSES SDM
PERLINDUNGAN KONSUMEN
KEUANGAN DAERAH

Pengawasan Bank/BPR terdiri dari:


Tugas
1. divisi perizinanLangsung
Pengawasan bank umum antara (On-site lain:Supervision)
Bidang pengawasan sektor IKNB mempunyai fungsi penyelenggaraan sistem pengaturan dan
divisi yang bertugas mengawasi perusahaan efek, manajertim investasi dandi segala
2.
1) TimPengawasan
pengawasan
Percepatan
Perizinan sektor
Akses
pembukaan Tidak
IKNB Langsung
yang
Keuangan
kantor Daerah (Off-site
terintegrasi
cabang, terhadap
(TPAKD)
kantor Supervision)
keseluruhan
merupakan
wilayah (kanwil), kegiatan
yang dibentuk
kantor cabang sektor jasa
oleh
keuangan.
BidangLaporan
bentuk Edukasi
investasi dan Perlindungan Konsumen mempunyai fungsi pemberian
Analisis
pemerintah
pembantu, dan kantor yang
provinsi untuk terjadi
berdasarkan
fungsional di
Pengawasan
Suratpasar modal,
Langsung
Keputusan terutama pada
Gubernur memberikan
tanggal sosialisasi
14 April
Dalam melaksanakan
dukugan melalui fungsi bidang pengawasan
pengaturan dan sektor IKNB
pelaksanaan di mempunyai
bidang tugas pokok:
edukasi dan
1.
1. Laporan
Divisi
mengenai
Menyusun
2016. TPAKD
2) Penutupan
SDM
perlindungan
Rutin,
waspada
peraturan
berperan terdiri
berfungsi
investasi
di bidang
dalam
kantor cabang, kantor dari:
mengkoordinasikan
bodong
IKNB.
mendorong yang kini marak
perekonomian
wilayah, konsumen,
kantor wilayah
kegiatan
terjadi di
daerah.
(kanwil),
pengelolaan
masyarakat.
Tim ini terbentuk
kantor cabang
kepegawaian, konsumen,melakukan pelayananpengawasan terhadapserta pembelaan
kinerja pegawai, hukum
a) Laporan
2. Melaksanakan
perlindungan
Divisi
pengembangan
dari gabungan
Pelaksanaan
pengawasanprotokol
konsumen
pasar
SDM
berbagai
APU/PPT
manajemen
dalam
modal
serta
instansi di krisis
antara Kantor IKNB;
rangka
lain OJK, memperlancar
Regional
mengkoordinasikan 4 juga pengaturan
mengawasi
pendaftaran
BI, Pemerintah dan
perusahaan
Provinsi,para
Lembaga
pembantu, dan kantor fungsional
3. Melakukan
b) Laporan
pengawasan penegakan
Tingkat
terhadap peraturan
Kesehatan
kegiatan di
jasabidang
Bank IKNB;
keuangan.
mahasiswa
publik yang untuk melakukan
berkantor pusat dipraktek
Jawa kerja lapangan di kantor OJK KR 4
Timur
4.Melakukan
3) Jasa
mengecek
Dalam pembinaan
Keuangan,kelengkapan
melaksanakan dan pengawasan
dan asosiasi-asosiasi
dokumen
fungsinya, terkait
EPK terhadap
lainnya,
memilikipembukaan
tugaspihak
misalnya yang
dan
pokok memperoleh
asosiasi
penutupan
antara izin usaha,
lain:perusahaan
kantor
c) Laporan
persetujuan,
Rencana
pendaftaran
Bisnis
dari OJK
Bank
dan pihak
(RBB)laindan
yang bergerak di konsumen
IKNB;
1) Melakukan
asuransi jiwa, pengaturan
asosiasi bank disyariah
bidang edukasi
Indonesia perlindungan
(ASBISINDO), Perbarindo. Kegiatan
cabang,
d) kantor
Laporan wilayah,
Bulanan, kantor
Triwulan,cabang pembantu,
Semester, Tahunan fungsional,
dan kantor dan
5. Menyiapkan
2) rumusan
Melaksanakan kebijakan
edukasi di bidang
dan perlindungan IKNB; konsumen
e)
6.yangLaporan
Melaksanakan
meninjau
3) dilakukan Pelaksanaan
kelengkapan
Melakukan kebijakan
TPAKD fasilitas
pelayanan GCG
dikonsumen
bidang
antarayang IKNB
lainada disesuai
kantordengan
kunjungan lapangan,
tersebut,ketentuan
audiensi
misalnya perundang-undangan;
SKPPD,
CCTV, Petani,
Teralis,
7. Melakukan perumusan standar,hukum
norma,perlindungan
2. 4)
dan
lemari
Melaksanakan
Laporan
Lembaga
besi, yang Jasa pembelaan
Insidentil,
Keuangan
bertujuan terdiri
untuk dari:pedoman
keamanan
kriteria
kantor tersebut.
dan prosedur di bidang IKNB;
konsumen
8. Memberikan bimbingan teknis dan evaluasi di bidang IKNB;
a) Laporan pengangkatan pejabat eksekutif
b) Penambahan modal disetor / perupakan kepemilikan saham
10
Landasan Teori
 Otoritas Jasa Keuangan
 Teknologi Finansial
 Inkubator Bisnis
Otoritas Jasa Keuangan
Visi Misi
◂ Mewujudkan terselenggaranya
menjadi lembaga pengawas seluruh kegiatan di dalam sektor
industri jasa keuangan yang jasa keuangan secara teratur, adil,
terpercaya, melindungi transparan, dan akuntabel;
kepentingan konsumen dan ◂ Mewujudkan sistem keuangan
masyarakat, dan mampu yang tumbuh secara berkelanjutan
mewujudkan industri jasa dan stabil;
keuangan menjadi pilar ◂ Melindungi kepentingan
perekonomian nasional yang konsumen dan masyarakat.​​
berdaya saing global serta dapat
memajukan kesejahteraan
umum.

12
Otoritas Jasa Keuangan

Fungsi Tugas Nilai-nilai


menyelenggarakan melakukan ◂ Integritas
sistem pengaturan dan pengaturan dan
pengawasan yang ◂ Profesionalisme
pengawasan
terintegrasi terhadap ◂ Sinergi
keseluruhan kegiatan di
terhadap jasa
dalam sektor jasa keuangan di ◂ Inklusif
keuangan baik di sektor sektor Perbankan, ◂ Visioner
perbankan, pasar sektor Pasar
modal, dan sektor jasa Modal, dan sektor
keuangan non-bank IKNB.

13
Teknologi Finansial

sebuah inovasi di dalam bidang


jasa keuangan yang sangat luas
cakupannya dan dalam
berbagai segmen, baik itu B2B
(Business to Business) hingga
B2C (Business to Consumer).
Regulasi TekFin di Indonesia
POJK No.77/POJK.01/2016 PBI No. 19/12/PBI/2017
Tentang Tentang
Layanan Pinjam Meminjam Penyelenggaraan Teknologi
berbasis Teknologi Informasi Finansial

15
Perbedaan Regulasi Fintech OJK dan BI

Bank Indonesia OJK

Fintech terkait sistem


Fintech terkait lembaga
pembayaran, stabilitas
pembiayaan. OJK mengatur
moneter, stabilitas sistem
Jenis Kegiatan keuangan, termasuk
tentang bentuk badan hukum,
status kepemilikan dan
manajemen resiko, dukungan
permodalan badan hukum
pasar, manajemen investasi.

Regulatory Sandbox Ada Tidak

Perizinan mudah namun tetap


Perizinan Pre audit memperhatikan operasional
selama 1 tahun.

16
Inkubator Bisnis

perusahaan / lembaga yang memberikan suatu


program yang didesain untuk membina dan
mempercepat keberhasilan pengembangan bisnis
melalui rangkaian program permodalan yang diikuti
oleh dukungan kemitraan / pembinaan elemen bisnis
lainnya dengan tujuan menjadikan usaha tersebut
menjadi perusahaan yang profitable, memiliki
pengelolaan organisasi dan keuangan yang benar,
serta menjadi perusahaan yang sustainable, hingga
akhirnya memiliki dampak positif bagi masyarakat

17
18
Ukuran Keberhasilan Inkubasi Bisnis
◂ Secara manajerial tenant telah mampu menjalankan
usahanya tanpa dampingan dari Inkubator Bisnis

Sehat secara finansial (tanpa dukungan subsidi)


◂ Mampu menghasilkan produk dengan kualitas dan
kuantitas yang sesuai dengan permintaan pasar
secara kontinu
◂ Skala usaha semakin meningkat
Unit bisnis semakin berkembang
◂ Mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru.

19
Pembahasan
Konsep Fintech Challenge
program yang diadopsi dari program
yang telah diselenggarakan OJK pada
tahun lalu yaitu Kompetisi Inklusi
Keuangan (KOINKU) dan Fintech
innovation hub.
Fintech Challenge tidak hanya kompetisi untuk usaha
rintisan yang berbasis teknologi tapi juga program
mentoring sekaligus konsultasi bisnis bagi usaha rintisan.

21
Tujuan Program
◂ mengajak seluruh masyarakat untuk menyumbangkan ide kreatif
untuk mengembangkan teknologi finansial di Indonesia

◂ membuka peluang sebesar-besarnya bagi para akademisi, pelaku


bisnis, pelaku jasa keuangan, dan masyarakat umum untuk
berinovasi pada bisnis berbasis teknologi finansial yang modern,
terbarukan dan lebih efektif, dengan produk yang lebih beragam dan
harga yang lebih terjangkau untuk memenuhi kebutuhan
pelanggan.

◂ mendukung inklusi keuangan dan pertumbuhan industri teknologi


finansial.

22
Sasaran Program

Pelaku
Masyarakat
Mahasiswa Jasa
umum
Keuangan

23
Timeline Program

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4 Tahap 5

Pengumpulan Seleksi Presentasi


Program mentoring selama 10 bulan Final pitch dan
Proposal Bisnis Proposal. dipilih 5 Penilaian akhir .
yang memuat: dipilih 10 yang terdiri dari : di hadapan investor,
1. profil proposal
proposal 1. Online Coaching Clinic praktisi bisnis,
perusahaan bisnis dari bisnis terbaik ementerian Komunikasi
2. business model
setiap dari masing- 2. Monitoring and Evaluation dan Informatika,
canvas Kementerian
3. aspek pasar kategori masing Koordinator Bidang
dan kategori Perekonomian,
Pemasaran Kementerian
4. Aspek Keuangan,
keuangan Kementerian
5. Aspek Perindustrian, Badan
operasional.. Ekonomi Kreatif dan
pihak OJK

24
Publikasi program Place your screenshot here
melalui sosial media
dan laman resmi
OJK.

25
Penilaian Proposal Bisnis
No. Indikator Penilaian Instrumen Penilaian Skor Kritik dan Saran
1. Relevansi untuk mengatasi  Urgensi bisnis yang ditawarkan
permasalahan
2. Potensi Bisnis  Model Bisnis
 Pengalaman Konsumen (dari riset
pasar)
 Penerapan kolaboratif untuk
industri
3. Inovasi Ide  Keunikan teknologi yang
digunakan (sudah/tidak ada di
industri)
4. Profil Perusahaan dan  Track record dan pencapaian
keberlangsungan usaha bisnis (bagi bisnis yang telah
beroperasi)
 Pengetahuan atas kondisi industri
dari setiap anggota tim

26
Online Coaching Clinic
yang diadakan minimal dua
minggu sekali.
Tujuan:
memberikan pendampingan
Place your screenshot here
untuk meningkatkan
pengetahuan para peserta
dalam hal manajemen,
finansial, dan pemasaran
produk.

27
Final Pitch
dilakukan untuk menilai
progress bisnis, kinerja dan
impact pada masyarakat.

28
Benefit yang didapat Finalis

Modal bisnis

Mentoring dan pendampingan bisnis

Dukungan pengembangan infrastruktur


dan teknologi, serta koneksi jaringan di
industri

29
Kesimpulan
 FinTech Challenge adalah suatu program yang bertujuan untuk
meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengembangan industry
teknologi finansial di Indonesia melalui kompetisi dan mentoring bisnis.

 Penyelenggaraan program ini terlaksana dengan kerjasama antara OJK,


kementerian terkait (Kominfo, Kemenko, Bekraf), praktisi bisnis dan
akademisi.

 Program ini diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan penyelenggara


teknologi finansial yang ada di Indonesia sekaligus meningkatkan
kontribusi industry teknologi finansial terhadap perekonomian nasional

30
Saran

◂ OJK perlu menginisiasi program-program yang dapat


meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat
khususnya teknologi finansial yang kini sedang menjamur di
masyarakat. OJK juga perlu merancang regulasi mengenai jasa
keuangan berbasis teknologi informasi yang lain selain layanan
pinjam-meminjam berbasis teknologi informasi.

31
Thank you!

32