Anda di halaman 1dari 19

HIPERTIROID

By
Ninis Indriani
PENDAHULUAN

• Sebagian besar hipertiroid pada masa anak-anak


disebabkan oleh penyakit graves.
• Hipertiroidisme merupakan penyakit endokrin yang
prevalensi menempati urutan kedua sesudah Diabetes
Mellitus
• Hipertyroidisme merupakan keadaan tyrotoksikosis
yang disebabkan oleh hiperfungsi hormon tyroid oleh
kelenjar tyroid sehingga hormon tyroid berlebihan
dalam sirkulasi darah yang dimanifestasikan melalui
peningkatan kecepatan metabolisme
ETIOLOGI

1. Penyakit graves
2. Tyroiditi
3. Gondok Noduler Toksik peningkatan ukuran kelenjar
tyroid akibat peningkatan kebutuhan hormon tyroid,
yang terjadi selama periode pertumbuhan atau
kebutuhan metabolik yang tinggi pada pubertas atau
kehamilan
4. Terdapat adenoma didalam kelenjar tyroid  memicu
pengeluaran hormon tyroid secara berlebihan
MANIFESTASI KLINIS

1. Palpitasi
2. Peningkatan tonus otot: tremor dan gemetar serta cepat
lelah
3. Peningkatan laju metabolisme basal  peningkatan
pembentukan panas & keringat berlebihan
4. Anoreksia, mual dan muntah  penurunan BB
5. Pembesaran kelenjar tyroid
6. Peningkatan frekuensi BAB
7. Mata melotot (exopthalmus)
PEMERIKSAAN
DIAGNOSTIK
ASUHAN KEPERAWATAN

Pengkajian
• Riwayat penyakit dan pemeriksaan harus di
fokuskan pada proses timbulnya gejala yang
berkaitan dengan metabolisme yang meningkat.
• Pemeriksaan fisik di fokuskan adanya
pembesaran tiroid, goiter dan edema non pitting
terutama adanya pretibial.
• Neuro Sensori : Laporan pasien dan keluarga
mengenai peningkatan reaksi emosional pasien,
mudah tersinggung / irrtabel. Bicaranya cepat
dan parau, Gangguan status mental dan
perilaku, seperti bingung, disorientasi, gelisah,
peka rangsang, delirium, psikosis, stupor dan
koma.
• Status nutrisi: adanya napsu makan meningkat,
makannya sering, kehausan, mual dan muntah.
Kehilangan berat badan mendadak.
• Eliminasi, adanya diare dan urine dalam jumlah
banyak
• Aktifitas, adanya kelelahan berat, otot lemah,
gangguan koordinasi
• Istirahat tidur adanya insomnia
• Adanya nyeri orbital dan fotofobia
• Seksualitas adanya penurunan libido, hipomenore,
amenorea, dan impoten.
• Pernafasan, adanya frekuensi pernafasan yang
meningkat, takipnea, dispnea.
• Pemeriksaan jantung : adanya palpitasi,
peningkatan TD.
MASALAH KEPERAWATAN

1. Risiko penurunan cardiac out put


2. Fatigue
3. Risiko terganggunya proses berpikir
4. Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
5. Anxiety
6. Risiko terganggunya integritas jaringan
(exopthalmus)
7. Kurang pengetahuan terhadap kondisi, prognosis,
dan tindakan yang akan dilaksanakan
TERIMA KASIH