Anda di halaman 1dari 10

Sel Elektrokimia

Ayu rahmania lestari


160332605884
Larutan
elektrolit
Sumber
Dua buah
arus
elektroda
searah

Sel
elektrokimia

Reaksi yang
terjadi
elektroda standar (baku)
yang mempunyai potensial
yang tetap
kedua adalah elektroda
Reaksi Redoks
penunjuk (indicator) yang
potensialnya bergantung
pada aktivitas ion yang akan
ditetapkan
Sel Elektrokimia

Sel Galvani Sel Elektrolisis

sel elektrokimia yang sel elektrokimia yang


mampu merubah mampu mengubah
reaksi kimia menjadi energy listrik
energy listrik menjadi suatu zat.
Sel Galvani
Reaksi setengah sel :
K : Cu²⁺(aq) + 2e  Cu(s)
A : Zn(s)  Zn²⁺(aq) + 2e

Reaksi sel : Cu²⁺(aq) + Zn(s)  Cu(s) + Zn²⁺(aq)

Oksidasi : Zn
Reduksi : Cu²⁺

Fungsi jembatan garam :


• menghantarkan arus listrik antara kedua elektrolit yang berada dalam keduan bejana
• menetralkan kelebihan atau kekurangan muatan dan ion ion yang ada dalam larutan didalam kedua
bejana selama reaksi elektrokimia berlangsung
Sel Elektrolisis
Reaksi setengah sel :
K : Zn²⁺(aq) + 2e  Zn(s)
A : Cu(s)  Cu²⁺(aq) + 2e

Reaksi sel : Zn²⁺(aq) + Cu(s)  Zn(s) + Cu²⁺(aq)

Oksidasi : Cu
Reduksi : Zn²⁺
Penentuan anoda dan katoda
Anoda adalah
katoda adalah elektroda
elektroda tempat
tempat terjadinya
berlangsungnya reaksi
reaksi reduksi
oksidasi

contoh reaksi setengah


contoh reaksi oksidasi sel di katoda
di anoda adalah : Fe³⁺ e ⇆ Fe²⁺
Fe²⁺ ⇆ Fe³⁺ e 2H⁺ + 2e ⇆ H₂(g)
2Cl⁻ ⇆ Cl₂(g) + 2e AgCl(s) + e ⇆ Ag(s) + Cl⁻
H₂(g) ⇆ 2H⁺ + 2e
Penulisan Notasi sel
Sistem penulisan notasi sel untuk sel Galvani, langkah
langkah yang harus diperhatikan adalah :

• Setengah sel yang mempunyai harga potensial yang lebih besar (katoda) ditulis di sebelah kanan dari dua
garis vertical (miring) dan setengah sel dengan potensial elektoda yang kecil ditulis disebelah kiri.
• Urutan penulisan dimulai dari elektroda logam kemudian elektrolitnya dengan batas antar keduanya
digunakan garis tegak
• Sistem penulisan bila lebih dari satu komponen dalam satu larutan yang terlibat dalam reaksi sel, setiap
komponen yang terlibat dipisahkan dngan tanda koma.
• Pemisahan sistem setengah sel dari dua jenis sel yang membentuk sel elektrokimia digunakan garis ganda
tegak bila sistemnya merupakan sistem sel elektrokimia penghubung. Tetapi untuk sel elektrokimia tanpa
penghubung garis pemisah ini cukup menggunakan garis tegak atau miring.

contoh penulisan notasi sel :


gambar (a) notasi selnya ditulis : Zn | Zn²⁺(xM) || Cu²⁺(yM) | Cu
Potensial sel dan potensial elektroda
Pada pembahasan tentang potensial sel dan potensial elektroda digunakan aktivitas,
dimana aktivitas dari spesies zat X (ax) adalah :
ax = fx [X] hubungna ∆G dengan potensial (E) adalah
fx adalah koefisien aktivitas X dan [X] adalah kosentrasi molar X ∆G = - nFEsel
Contoh : Dan ∆G pada keadaan standar adalah
2AgCl(s) + H₂(g) ↔ 2Ag(s) + 2Cl⁻ + 2H⁺ ∆G⁰ = nFE⁰
Konstanta kesetimbangan (K) untuk reaksi diatas adalah :
H + 2 Cl− 2 [Ag + ]² Hubungan ∆G dengan ∆G⁰ dirumuskan sebagai
𝐾=
AgCl 2 . 𝑃H₂ berikut :
∆G = ∆G⁰ + RT ln K
Pada keadaan setimbang ∆G = 0 sehingga,
Secara termodinamika perubahan energi bebas (∆G) dari suatu ∆G⁰ = -RT ln K
reaksi sel yaitu,
∆G = RT ln Q – RT ln K
∆G < 0, reaksi kimia berlangsung spontan persamaan Nersnt.
∆G = 0, reaksi kimia berada dalam kondisi setimbang 0,0592 [𝑝𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘]
𝐸𝑠𝑒𝑙 = 𝐸⁰𝑠𝑒𝑙 − log
∆G > 0, reaksi kimia tidak dapat berlangsung 𝑛 [𝑟𝑒𝑎𝑘𝑡𝑎𝑛]
Ada cara menghitung potensial sel yaitu :

• Esel = Ek – Ea
Dengan catatan tanda pada potensila di anoda sudah dibalik sesuai arah
reaksi.

• Esel = Ea – Ek
Dengan catatan tanda pada anoda tidak diubah.
Ea dan Ek adalah potensial elektroda untuk setengah reaksi di katoda dan di
anoda yang harganya relative sudah diukur terhadap suatu elektroda pembanding.

Contoh :
2AgCl(s) + H₂(s) ⇆ 2Ag(s) + 2Cl⁻ + 2H⁺
Potensial selnya diperoleh ,
Esel = Ek – Ea
Esel = EAgCl – EH⁺
Potensial elektroda standar (Standart Hydrogen
Elekctrode = SHE)
Kesetimbangan terjadi sesuai dengan reaksi Mⁿ⁺ + e ⇆ M
Notasi setengah sel tersebut adalah M/ Mⁿ⁺ (ªMⁿ⁺)
Bedanya beda potensial adalah :
∆EMⁿ⁺/M = E Mⁿ⁺ - EM
Beda potensial ∆EMⁿ⁺/M disebut beda potensial absolut yang besarnya tidak
dapat diketahui sehingga diperlukan suatu skala (harga yang dapat dijadikan
standar).
Dari berbagai studi terdahulu, maka dijadikan setengah sel ion H⁺ dan gas H₂
sebagai setengah sel standar.