Anda di halaman 1dari 13

Sensor dan Aktuator

Pengertian Sensor dan Transduser


• Transduser Adalah Suatu peranti yang dapat mengubah suatu energi
keenergi yang lain
• Sensor adalah Jenis transduser yang digunakan untuk mengubah
variasi mekanis, magnetis, panas, sinar dan kimia menjadi tegangan
dan arus listrik
Jenis Jenis Transduser
• Transduser Aktif
• Transduser Pasif
Transduser Aktif
• Transduser Aktif adalah Transduser yang menhasilkan suatu tegangan
atau arus analog bila dirangasang dengan bentuk fisis energy yang
diubahnya dan tidak memerlukan daya dari luar
Transduser Pasif
• Transduser Pasif Adalah Transduser yang dapat bekerja bila mendapat
energi tambahan dari luar
Klasifikasi Sensor
• Pemakaiannya / penggunaannya
• Motode Pengubahan energi
• Sifat – sifat dasar dari sinyal keluaran
Klasifikasi Berdasarkan Pemakaian
• Sensor dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian, antara lain:
• 1. Sensor Thermal (suhu)
• 2. Sensor Mekanis
• 3. Sensor Optik (cahaya)
Sensor Thermal
• Sensor thermal adalah sensor yang digunakan untuk mendeteksi
gejala perubahan panas / suhu / temperatur pada suatu dimensi
benda padat, cair atau gas. Contohnya seperti thermocouple, RTD,
thermistor, bimetal, IC sensor LM35
Sensor Mekanis
• Sensor mekanis adalah sensor yang mendeteksi perubahan gerak
mekanis seperti perpindahan atau pergeseran, posisi gerak lurus dan
melingkar, tekanan, aliran, level, dan sebagainya. Contoh sraingage,
LVDT (Linear Variabel Diferensial Transformer), proksimiti,
potensiometer, Loadcel, Bourdon Tube, Piezo Elektrik dan sebagainya.
Sensor Optik
• Sensor optik atau cahaya adalah sensor yang mendeteksi perubahan
cahaya dari sumber cahaya, pantulan cahaya, ataupun bias cahaya
yang mengenai benda atau ruangan.Contoh Fotodioda, LDR,
Fotofoltaic, Cell Foto Emisive, Foto Multypier, Foto Transistor.
Kalsifikasi Sensor Berdasarkan Metode
Pengubahan energy
• Berdasarkan metoda pengubahan energinya, transduser dan sensor
dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis (William D.C, 1993), yakni

1 Jenis transduser jenis pembangkit sendiri (Self Generating Type)


2 Jenis transduser jenis pembangkit luar (External Generating Type)
Jenis transduser jenis pembangkit sendiri (Self
Generating Type)
• Yang menghasilkan tegangan atau arus analog bila dirangsang dengan
suatu bentuk fisis energi, transduser jenis ini tidak memerlukan daya
dari luar untuk mendapatkan atus atau tegangan analog tersebut.
Contoh Thermocouple, Fotofoltaic.
Jenis transduser jenis pembangkit luar
(External Generating Type)
• Transduser yang memerlukan daya dari luar untuk mendapatkan
tegangan dan arus keluaran disebut transduser pasif. Contoh
thermistor, RTD, LVDT, straingage.

Anda mungkin juga menyukai