Anda di halaman 1dari 1

Striktur Uretra

Nyeri akut b/d peningkatan frekuensi /dorongan kontraksi ureteral


Kerusakan integritas jaringan b.d prosedur medah Sache
Perubahan eliminasi urine b/d obstruksi mekanik Pre Op Post Operasi
Resiko jatuh
Ansietas b.d kurang pengetahuan prosedur

Respon nyeri seperti ekspresi kesakitan dan merintih berkurang


Pasien mampu mengenali faktor penyebab munculnya nyeri
Pasien mampu menggunakan metode nonfarmakologi untuk Pain Control (1605)
mengurangi nyeri (relaksasi dan distraksi). Tujuan Patofisiologi Terlampir
Pasien melaporkan bahwa nyeri berkurang
Klien dapat melakukan perpindahan di tempat tidur secara mandiri
Ambulation(0200) Keluhan Utama Pasien mengeluh nyeri pada area post Op
Klien dapat beraktivitas dengan bantuan minimal (misalnya duduk)
P (Provoking) Faktor pemicu nyeri
Lakukan pengkajian nyeri komprehensif yang meliputi lokasi, karakteristik, durasi,
kualitas, intensitas atau beratnya nyeri dan faktor pencetus Q (Quality) Kualitas/ sensasi nyeri
Intervensi Keperawatan
Berikan informasi mengenai nyeri, seperti penyebab nyeri, berapa lama nyeri akan Riwayat Kesehatan sekarang (Pengkajian nyeri) R (Region) Lokasi Nyeri
dirasakan, dan antisipasi akibat ketidaknyamanan prosedur
S (Severity) Skala/tingkat keparahan nyeri
Pain Management (1400) Riwayat
Observasi reaksi non verbal dari ketidaknyamanan akibat nyeri
T (Time) Onset Nyeri
Ajarkan penggunaan teknik non farmakologi dengan cara nafas dalam Intervensi Riwayat Alergi
Anjurkan keluarga untuk sering mengajak pasien mengobrol Riwayat Kesehatan Masa lalu
Riwayat Penyakit terkait
sebagai teknik distraksi nyeri
Riwayat Kesehatan Keluarga
Berikan analgesik sesuai instruksi dokter: Analgesik Therapy(2210)
Persepsi dan pemeliharan kesehatan Kaji gaya hidup klien, bagaimana klien mengatasi masalah
Kaji kemampuan Klien dalam mobilisasi
Exercise Teraphy Anamnesa Pola nutrisi Kaji Jenis, Jumlah dan Jadwal makan klien
Ajarkan Klien bagaimana merubah posisi dan berikan bantuan jika diperlukan
Pola Eliminasi Kaji pola eliminasi terkait penyakit, frekuensi, jumlah, warna dan konsistensi BAB DAN BAK
Aktivitas dan Latihan Kaji kemampuan pasien dalam melakukan aktivitas
Pengalaman sensori dan emosional tidak menyenangkan yang muncul
akibat kerusakan jaringan aktual atau potensial atau yang digambarkan Tidur dan Istirahat Kaji masalah tidur klien, waktu, durasi dan kualitas tidur
sebagai kerusakan(International Asssociation fot the Study of Pain); Pengertian Sensori, Persepsi, Kognitif Kaji kemampuan berkomunikasi dan alur pikir
awitan yang tiba-tiba atau lambat dari intensitas ringan Fungsional
Pengkajian Gambaran diri, citra tubuh, harga diri,
hingga berat dengan akhir yang dapat diantisipasi atau di prediksi. Konsep diri Kaji persepsi klien terkait dirinya selama sakit
peran diri dan ideal diri
Seksual Reproduksi Kaji pemenuhan kebutuhan seksual klien
Bukti nyeri dengan menggunakan standar daftar periksa nyeri untuk NYERI AKUT Pola peran hubungan Kaji dukungan yang diberikan oleh keluarga dan orang terdekat klien
pasien yang tidak dapat menggungkapkannya Domain : 12
(Misal: Neonatal Infant Pain Scale) (Kenyamanan) Manajemen koping stress Kaji sumber stressor klien dan manajemn pengelolaan stress melaui koping adaptif
Kelas: 1 Sistem nilai dan Keyakinan Kaji pola beribadah dan masalah spiritualitas yselama klien sakit
Diaforesis (Kenyamanan fisik)
Dilatasi pupil Kepala Rambut, mata, telinga, hidung, mulut, leher

Ekspresi wajah nyeri (misal: Meringis, tampak kacau) Paru


Thorax
Fokus menyempit (Misal: Persepsi waktu, proses pikir) Jantung
Pemeriksaan Fisik
Fokus pada diri sendiri Abdomen

Keluhan tentang intensitas menggunakan standar skala nyeri( Misal: wong baker faces) Genitalia

Keluhan tentang karakteristik nyeri dengan menggunakan Ekstremitas


Batasan Karakteristik
standart instrumen nyeri(Misal: Brief Pain Questionare) USG
Radiologi
Laporan tentang perilaku nyeri/ perubahan aktivitas(Anggota keluarga, pemberi asuhan) X- Ray
Pemeriksaan Penunjang
Mengekspresikan perilaku(Misal: Gelisah, menangis) (Flagg,2007) Darah Lengkap
Pemeriksaan Lab
Perilaku distraksi Urine
Perubahan pada parameter fisiologis (Misal: TD, HR, RR)
Perubahan posisi untuk menghindari nyeri
Resiko ketidakseimbangan nutrisi b.d penurunan nafsu makan
Perubahan selera makan
Resiko kekurangan volume cairan b.d diusesis post obstruksi (Post operasi)
Putus asa
Diagnosa keperawatan yang mungkin muncul Ansietas b.d ancaman pada status terkini
Sikap tubuh melindungi
Gangguan Pola tidur b.d pola tidur tidak menyehatkan
Hambatan Mobilitas fisik b.d nyeri
Penurunan dan Kenaikan TD
Perdarahan
Agen cidera biologis (Misal: Neoplasma, infeksi)
Gangguan mood
Etiologi Agen cidera fisik (Misal: prosedur bedah, amputasi, trauma)
Kecemasan Dampak Lebih Lanjut (Majid,2011)
Agen cidera kimiawi (Agens mustard, metilenklorida)
Gangguan tidur
Penurunan nafsu makan
Penurunan pemenuhan ADL

Bulechek, G.(2013). Nursing Intervention Classification (NIC) 6th Edition. Missouri:Elseiver Mosby
Ed. Herman T.H and Komitsuru. S. (2014). Nanda internasional nursing diagnosis, definition and clasification 2015-2017. EGC: Jakarta
Flagg, L. (2007). Dietary and Holistic Treatment of Recurrent Calcium Oxalate Kidney Stones: Review of Literature toGuide Patient Education. Urologic Nursing Journal, 7(2).
Majid, A. (2011). Keperawatan Perioperatif. Edisi 1. Yogyakarta: Goysen Publishing
Moorhead S, dkk. (2013). Nursing Outcames Clasification (NOC) 6th Edition. Mosby: Lowa City