Anda di halaman 1dari 22

Raisa Yohanna Miharja

0915081

STATUS ILMU PENYAKIT SARAF


BELL’S PALSY
 Nama : An. M  Kawin : belum
 Jenis Kelamin: laki-  Agama : Islam
laki  Bangsa : Indonesia
 Umur : 7 tahun  Opn. Tgl.: 12
 Alamat : Mahar Agustus 2013
Martanegara  Tgl. Pem.: 12
 Pekerjaan: pelajar Agustus 2013
• Autoanamnesa
• Keluhan utama : mata kanan tidak bisa
menutup
• Pasien datang dengan keluhan utama mata
kanan tidak bisa menutup sejak 3 hari yang
lalu. Mulut juga mencong ke kiri, kerutan dahi
sebelah kanan tidak tampak jika diangkat.
Tidak ada keluhan lemah sebelah atau baal
sebelah di tubuh. Pasien juga menyangkal
adanya demam, nyeri di belakang telinga,
pendengaran berkurang, atau riwayat trauma
pada kepala.
 Anamnesa tambahan:
◦ RPD: belum pernah sakit seperti ini sebelumnya
◦ RPK: tidak pernah sakit seperti ini sebelumnya
◦ Riwayat alergi: tidak ada
◦ Usaha berobat: ke RSI
Keadaan Umum • Turgor: kembali cepat
• Kesadaran: compos • Kepala: B/U normal
mentis • Konjungtiva: anemis -/-
• Pernafasan: 28x/menit • Sklera: ikterik -/-
• Tensi: 110/70 mmHg • Leher: KGB ttm
• Nadi: 100x/menit • Thorax: B/P simetris
• Suhu: 36,6 C • Jantung: BJM, reguler,
murmur -
• Paru: VBS ka=ki
• Abdomen: cembung,
soepel, BU (+) normal
• Pembuluh darah: bruit (-)
Pemeriksaan  Rangsang
Neurologik meningen / iritasi
 Penampilan radiks:
◦ Kepala: B/U normal ◦ Kaku kuduk: (-)
◦ Columna vertebra: ◦ Brudzinsky I: (-)
skoliosis (-), kifosis ◦ Brudzinsky II: (-)
(-), lordosis (-) ◦ Brudzinsky III: (-)
◦ Kernig: (-)
◦ Laseque: (-)
 Saraf Otak N. III/IV/VI:
N. I: ◦ Ptosis: (-)
◦ Penciuman: ◦ Pupil: bulat, isokor,
normosmia diameter 3mm
N. II: ◦ Refleks cahaya: D
◦ Ketajaman +/+, I +/+
pengelihatan: baik ◦ Posisi mata: sentral
◦ Kampus: dalam batas ◦ Gerakan bola mata:
normal baik ke segala arah
◦ Fundus okuli: tidak
dilakukan
N. V: N. VIII:
– Sensorik: – Pendengaran: baik
• Oftalmikus: +/+ – Keseimbangan: baik
• Maksilaris: +/+ N. IX/X:
• Mandibularis: +/+ – Suara: disfoni (-)
– Motorik: baik – Menelan: disfagi (-)
N. VII: – Arkus farinks: sentral
– Angkat alis mata: – Uvula: simetris
kanan tertinggal – Kontraksi palatum:
– Memejamkan mata: simetris
kanan tidak dapat – Refleks farinks: tidak
dipejamkan sempurna dilakukan
– Plika nasolabialis: – Rasa kecap 1/3
kanan mendatar belakang: baik
– Gerakan wajah: kanan
tertinggal
– Rasa kecap 2/3 bagian
muka lidah: baik
N. XI:
◦ Angkat bahu: baik
◦ Menengok ke kanan/kiri: baik
N. XII:
◦ Gerakan lidah: sentral
◦ Atrofi: (-)
◦ Tremor/fasikulasi: (-)
 Motorik

Kekuatan Tonus Atrofi Fasikulasi


Anggota 5/5 normotonus (-) (-)
badan atas
Anggota 5/5 normotonus (-) (-)
badan
bawah
Gerakan (-)
involunter
Cara (-)
berjalan /
gait
Lain-lain (-)
 Sensorik

Permukaan Dalam
Anggota badan atas +/+ +/+
Batang tubuh +/+
Anggota badan +/+ +/+
bawah
 Koordinasi
◦ Cara bicara: disartria (-)
◦ Tremor: (-)
◦ Test telunjuk hidung: baik
◦ Diadochokinesis: baik
◦ Heel to toe: baik
 Refleks Patologis
Fisiologis ◦ Hofman Trommer: -
◦ Biceps: +/+ /-
◦ Triceps: +/+ ◦ Babinsky: -/-
◦ Radius: +/+ ◦ Chaddock: -/-
◦ Ulna: +/+ ◦ Oppenheim: -/-
◦ KPR: +/+ ◦ Gordon: -/-
◦ APR: +/+ ◦ Schaeffer: -/-
◦ Epigastrik: + Klonus: (-)
◦ Mesogastrik: + Refleks primitif
◦ Hipogastrik: + ◦ Glabella: (-)
◦ Kremaster: tidak ◦ Mencucu mulut: (-)
dilakukan ◦ Palmo mental: (-)
pemeriksaan
 Pemeriksaan fungsi luhur
◦ Hubungan psikis: baik
◦ Afasia
 Motorik: (-)
 Sensorik: (-)
◦ Ingatan
 Jangka pendek: baik
 Jangka panjang: baik
◦ Kemampuan berhitung: baik
 Anamnesa
 Pasien laki-laki, 7 tahun, kesadaran compos
mentis, dengan keluhan utama mata kanan
tidak bisa menutup sejak 3 hari yang lalu.
Mulut juga mencong ke kiri, kerutan dahi
sebelah kanan tidak tampak jika diangkat.
Hemiparesis (-), hemihipestesi (-), febris (-
), mastoiditis (-), pendengaran berkurang (-
), riwayat trauma pada kepala (-).
 Pemeriksaan fisik
◦ Kesadaran: compos mentis
◦ TTV:
Pernafasan: 28x/menit
Tensi: 110/70 mmHg
Nadi: 100x/menit
Suhu: 36,6 C
◦ dalam batas normal
– Status neurologis
Penampilan: dalam batas normal
Rangsang meningens: (-)
Saraf otak: parese n. VII kanan perifer
Motorik: atas 5/5, bawah 5/5, normotonus, atrofi (-),
fasikulasi (-)
Sensorik: +/+
Koordinasi: dalam batas normal
Refleks: dalam batas normal
Pemeriksaan fungsi luhur: dalam batas normal
 Diagnosa
◦ Klinik: Bell’s palsy

 Diagnosa diferensial:
◦ -
 Prognosa
◦ Ad vitam: ad bonam
◦ Ad functionam: ad bonam
 Usul-usul pemeriksaan tambahan:
◦ EMG
 Usul terapi:
Non medikamentosa
◦ Rawat jalan
◦ Fisioterapi daerah yang lumpuh
Medikamentosa
◦ Acyclovir 5 x 400 mg
◦ Prednison 2 x 5 mg (tappering off)
◦ Eye drops OD prn (bila mata kering)
TERIMA KASIH