Anda di halaman 1dari 10

SISTEM IMUN HUMORAL

DAN SELULAR

DR. CITRA TRISNA, MARS


Imunitas Selular
 Dimediasi oleh sel T limfosit.
Mekanisme ini ditujukan untuk benda asing yang
dapat menginfeksi sel (beberapa bakteri dan virus)
sehingga tidak dapat dilekati oleh antibodi.
T limfosit kemudian akan menginduksi 2 hal :
(1) fagositosis benda asing tersebut oleh sel yang
terinfeksi,
(2) lisis sel yang terinfeksi sehingga benda asing
tersebut terbebas ke luar sel dan dapat di dilekati
oleh antibodi.
SISTEM IMUN HUMORAL

 Sistem imun humoral yaitu imunitas yang dimediasi


oleh molekul didalam darah, yang disebut sebagai
antibodi
 Antibodi merupakan molekul yang akan menempel
disuatu molekul spesifik (antigen) dipermukaan
benda asing tersebut
 Antibodi dihasilkan oleh sel B limfosit
 Molekul yang bekerja pada system imun humoral :
defesin, kateisidin dan system komplemen
Respon imun humoral

Sel B
Limfosit Menyerang berkembang
antigen yang
B ada di cairan
menjadi plasma
yang dapat
antar sel membentuk
antibodi

plas pembe memo


ma lah ri Antibodi
Antibodi
dilepaskan dan
mengikat
akan ditemukan
antigen dan
di serum
terbentuk IgG
Ada 5 jenis IgG, yaitu :

1. IgG, merupakan komponen utama di dalam Ig serum


dengan kadar didalam darah sekitar 75% dari semua
immunoglobin
2. IgA ditemukan dalam jumlah yang sedikit di dalam
darah. IgA didalam serum dapat mengaglutinasi kuman
3. IgM, merupakan antibody dalam respon imun primer
terhadap kebanyakan antigen
4. IgD, merupakan 1% dari total immunoglobin dan
ditemukan banyak pada sel membrane sel B bersama
IgM
5. IgE diitemukan dalam serum dengan kadar yang
rendah didalam serum dan meningkat pada penyakit
alergi, dan infeksi cacing
Komponen system imun humoral

1. Komplemen adalah protein dalam serum darah


yang bereaksi, berjenjang sebagai enzim untuk
membantu sistem kekebalan selular dan kekebalan
humoralserta melindungi tubuh dari infeksi
2. Interferon merupakan hormone berbentuk sitokina
berupa protein berjenis glikoprotein yang disekresi
oleh sel vertebrata karena akibat rangsangan
biologis seperti virus bakteri dll
3. Antibodi merupakan molekul yang akan menempel
disuatu molekul spesifik (antigen) dipermukaan
benda asing tersebut
Peran sel imun humoral

 Menyebabkan sitotoksitas
 Memungkinkan imunisasi pasif
 Meningkatkan opsonisasi (pengendapan
komplemen pada suatu antigen sehingga kontak
lekat dengan sel fagositik menjadi lebih stabil
 Mengaktifkan komplemen
 Dapat menyebabkan anafilaksis
SISTEM IMUN SELULER

 Imunitas seluler adalah respon imun yang dilakukan


oleh molekul – molekul protein yang tersimpan
dalam limfa dan plasma darah
 Berfungsi untuk pertahanan terhadap bakteri yang
hidup intraseluler, virus, jamur, parasit dan
keganasan
Jenis – jenis sel

 Limfosit T  - sel sitotoksik = * Membunuh sel yang terinfeksi dengan virus


* Membunuh berbagai bibit penyakit dan
sel kanker
* Merusak dan mematikan pathogen
intraseluler
* Menghancurkan sel ganas dan sel
histoimkompatibel
- Sel T helper = * Membantu sel B membentuk antibody
* Membantu perkembangan sel T
sitotoksik
* Fasilitator sel – sel pertahanan lain
dalam melawan antigen
- Sel T suppressor = * sel regulasi
 Makrofag
 Sel NK ( Natural Killer)
Mekanisme imunitas seluler