Anda di halaman 1dari 10

Polarografi

Polarografi: suatu metode analisis yang


didasarkan pada prinsip elektrolisis

Prinsip: reaksi redoks, terutama reaksi reduksi

disebut juga dengan ”voltametri” yang


menggunakan elektroda tetes air raksa
(dropping mercury electrode, DME)
sebagai elektroda indikator.

Untuk analisis kuantitatif dan kualitatif


Instrumen

Sel polarografi Alat pencatat polarogram

 Elektroda Pembanding : elektroda


kalomel jenuh (SCE)
 Elektroda Indikator: elektroda
tetes air raksa (DME)
 Pipa saluran gas N2:dimaksudkan
untuk mengusir gas O2 yang
kemungkinan terlarut dalam
larutan yang sedang dianalisis
Ketika elektroda bekerja
Reaksi yang terjadi adalah:
Mn+ + ne- + Hg ⇆ M(Hg)
Notasi sel: SCE || Mn+ (xM) | Hg
Persamaan Ilkovic

id = 607∙ n ∙ D1/2 ∙ M2/3 ∙ t1/6 ∙ C

id = arus difusi (𝜇A)


m =kecepatan mengalir Hg (mg/dt)
t = waktu yang diperlukan untuk setiap tetesan (dt)
C = konsentrasi (mol/L)
D = koefisien difusi
n = jumlah elektron yang terlibat
607 = koefisien persamaan Ilkovic
Polarogram
Polarogram: kurva yang diperoleh dari pengukuran secara polarografi
yang menyatakan hubungan antar arus dengan potensial
• Potensial dekomposisi: potensial dimana terjadi peningkatan arus yang
tajam.
• Arus limit (il): Arus konstan yang diperoleh setelah terjadi peningkatan arus
secara tajam yang diperoleh ketika pengukuran analit.
• Arus residu (ir): Arus konstan yang diperoleh sebelim terjadi peningkatan
arus tajam yang diperoleh ketika pengukuran blanko.
• Arus difusi (id): Arus yang diperoleh dari selisih antara arus limit dengan
arus residu,
id = il – ir
Potensial setengah gelombang (E1/2): Harga potensial pada setengah arus
difusi (id1/2)
Hubungan Arus-Potensial
Bila polarografi bekerja, maka reaksi yang terjadi pada permukaan elektroda
adalah:
Mn+ + ne- + Hg → M(Hg)
Bila reaksi reversibel maka pada 25oC besarnya potensial tetes air raksa
adalah:
0,0592 𝑖
Ed.e = E1/2  log
𝑛 𝑖𝑑 − 𝑖
Keterangan:
Ed.e = potensial elektroda tetes air raksa
E1/2 = potensial setengah gelombang
i = arus yang sesuai dengan kecepatan difusi
𝑖𝑑 = arus difusi
Analisis kuantitatif

Analisis kuantitatif polarografi dapat


dilakukan dengan beberapa cara seperti
Cara:
• kurva kalibrasi
• penambahan standar
• titrasi voltametri atau disebut juga titrasi
amperometer.
Analisis kuantitatif
Kurva kalibrasi Pada cara penambahan standar

Dengan melakukan pengukuran Larutan cuplikan dengan volume V1 diukur arus difusinya dan
secara polarografi terhadap diperoleh arus sebesar id.1. larutan standar dengan konsentrasi Cs
sejumlah larutan yang diketahui ditambahkan ke dalam cuplikan dengan volume V2 dan
konsentrasinya, kemudian memberikan arus sebesar id.2. bila konsentrasi cuplikan sama
dibuat kurva antara id vs C dengan Cx, maka,

Id.1 ≈ Cx

𝑉1 𝐶𝑥 𝑉2
Id.2 ≈ + Cs
𝑉1 + 𝑉2 𝑉1 + 𝑉2

𝑖𝑑.2 𝑉1 𝑉2 𝐶𝑠
≈ +
𝑖𝑑.1 𝑉1 + 𝑉2 𝑉1 + 𝑉2 𝐶𝑥
Analisis kuantitatif
Titrasi Amperometer
diperoleh kurva antara id
(𝜇A) dengan volume
titran (mL). Dari kurva a. Titrasi Mg2+ (tidak dapat direduksi) dengan 8-hidroksiquinolin (dapat
tersebut dapat digunakan direduksi)
untuk menentukan titik
ekivalen bila salah satu
atau kedua pereaksi
dapat direduksi pada
permukaan elektroda
dengan potensial
tertentu.

b. Titrasi Pb2+ (dapat direduksi) dengan SO42- (tidak dapat direduksi)