Anda di halaman 1dari 9

Jump to first page

Maksud & Tujuan :

Untuk memastikan semua jalan yang ada di pit


selalu terawat sesuai standar dan semua truk
dapat melewatinya dengan kecepatan yang
optimal dan cepat disiapkan untuk operasi
setelah selesai hujan

Jump to first page


Prosedur :
• Disain parameter jalan

Lebar minimum 3.5 kali lebar truk terbesar


(tidak termasuk berm & drainase)
truk 85 ton 6.0 m = 21 m
untuk truk 50 ton 4.5 m = 16 m
truk 35 ton 4.0 m = 14 m

Grade maksimum 8%
Jarak pandang minimum 100 m

Jump to first page


Prosedur :
Konstruksi jalan harus menggunakan material yang baik.
Humus tidak boleh digunakan

Running surface minimum untuk truk yang beroperasi di


tambang tergantung dari sub base tapi ketebalannya tidak
boleh kurang dari 1 meter

Permukaan jalan harus mempunyai kemiringan untuk


pengaliran air hujan, yang kemiringannya antara 2 - 4 %

Beda tinggi kemiringan jalan

Lebar Jalan Kemiringan di tikungan Kemiringan di jalan lurus


21 meter 40 cm - 80 cm 20 cm - 40 cm
16 meter 32 cm - 64 cm 16 cm - 32 cm
14 meter 28 cm - 56 cm 14 cm - 28 cm
Jump to first page
Prosedur :

Jika jalan berupa timbunan dengan tinggi lebih dari 1 m, maka


safety berm harus dibuat untuk menjaga agar truk tidak masuk
jurang.

Ukuran safety berm kira-kira 1 m dengan lebar 0.5 m


(tergantung ukuran truk yang melewati jalan)

Untuk drainase di tepi jalan safety berm harus dibuat coakan


dengan spasi tidak lebih dari 50 m dengan lebar coakan 1 m.
Hal ini bertujuan agar air hujan dapat segera mengalir dari
badan jalan.Pastikan coakan ini di cek tiap shift dan
perbaiki jika perlu.

Jump to first page


Prosedur :
Jangan sampai coakan tertutup tanah bekas grader
0.5 m

drainase
1.0 m

Safety berm

Gbr. Potongan melintang safety berm

20-40 m

Safety berm
1.0 m

Gbr. Potongan memanjang safety berm

Jump to first page


Prosedur :
Perawatan jalan harus dilakukan oleh grader

Prioritaskan jalan dari fleet yang paling besar, karena fleet


yang terbesar menghasilkan volume yang paling banyak

Operator grader harus memperhatikan informasi Group


Leader mengenai kondisi jalan

Jika dibutukan material timbunan untuk perbaikan jalan,


matrial tersebut harus diratakan dulu oleh dozer. Sebelum
ditimbun dengan material kering, material lunak atau lumpur
harus dibuang terlebih dahulu

Jump to first page


Prosedur :
Motor grader bukan dozer

Selama hujan deras Group Leader harus mengecek drainase


jalan di pit nya dan perbaiki jika diperlukan

Grader jangan beroperasi selama hujan deras atau kondisi


jalan yang sangat slip.

Selama hujan, excavator sekelas pc 200/400 tetap beroperasi


untuk memastikan aliran air terkontrol dan mengurangi air
yang menggenang di jalan. Setelah hujan, dozer harus
menyingkap material kering dibawah permukaan jalan agar
truk cepat operasi.

Jump to first page


Prosedur :
Tanah lunak bekas grader di tepi jalan harus disingkirkan
secepatnya agar lebar jalan tetap terjaga. Jika memungkinkan
grader harus mengembalikan material yang bagus ketengah
jalan secepatnya.

Semua jalan satu arah harus dipasang rambu yang jelas

Semua persimpangan jalan harus dilengkapi rambu jalur yang


diprioritaskan

Rambu batas kecepatan harus dipasang di jalan angkut


batubara

Jump to first page