Anda di halaman 1dari 32

BAHAN BANGUNAN

•TEKNIK ARSITEKTUR
M. TAUFIK ISHAK
PENGERTIAN BAHAN
SEMUA BENTUK MATERIAL YANG DIGUNAKAN
UNTUK MENYUSUN STRUKTUR DAN KONSTRUKSI
BANGUNAN SEHINGGA BANGUNAN DAPAT
TERWUJUD DAN BERFUNGSI DENGAN BAIK

SEBAGAI PENYUSUN STRUKTUR, BAHAN


BANGUNAN TIDAK TERLEPAS DARI SISTEM
STRUKTUR DAN KONSTUKSI BANGUNAN
PENGELOMPOKAN BAHAN BANGUNAN
BERDASARKAN ASAL PEMBENTUKANNYA
Bahan alamiah
Bahan alamiah yang telah mengalami pengolahan secara
sederhana
Bahan Industri

BERDASARKAN SIFATNYA
Bahan organik
Bahan an-organik

BERDASARKAN FUNGSI STRUKTUR


Bahan struktur utama
Bahan pengisi
Bahan finishing
PENGELOMPOKAN BAHAN BANGUNAN
BERDASARKAN PEMBAGIAN STRUKTUR
Bahan sub struktur
Bahan super struktur
Bahan upper struktur
Bahan bangunan alam yang mengalami
perubahan transformasi sederhana
• Batu buatan yang dibakar atau dikukus
• BATU MERAH (Batu bata)
• Bahan Dasar
 Tanah Liat (lempung) 6 bagian berat
 Sekam Padi (serbuk Gergaji) 2 bagian berat
 Kotoran Binatang 1 bagian berat
 Air 4 bagian untuk melunakkan/merendam
 Pasir/Semen merah sebagai bahan tambahan
menurut keperluan

• Proses Pembuatan
• Cara Tradisional (Industri Rumah Tangga)

• Cara Mekanis
SYARAT-SYARAT BATU MERAH

Penampilan atau wujud


 Mempunyai rusuk-rusuk yang tajam dan siku
 Bidang-bidang sisi harus datar
 Tidak menunjukkan retak-retak
 Tidak mudah hancur atau patah
 Tidak memiliki perubahan bentuk yang berlebihan
 Permukaan batu merah harus kasar
 Warnanya merah seragam (merata)
 Bunyinya nyaring bila diketok
SYARAT-SYARAT BATU MERAH
Ukuran-ukuran

Ukuran Jenis Besar Jenis Kecil Toleransi

Panjang 240 mm 230 mm ± 3 %, selisih ukuran terbesar


dan terkecil max 10 mm

Lebar 115 mm 110 mm ± 4 %, selisih ukuran terbesar


dan terkecil max 5 mm

Tebal 52 mm 50 mm ± 5 %, selisih ukuran terbesar


dan terkecil max 4 mm
SYARAT-SYARAT BATU MERAH
 Kuat Tekan

Mutu batu merah Kuat tekan rata-rata


Tingkat I (satu) > 10 N/mm²
Tidak ada yang menyimpang
Tingkat II (dua)
Satu buah dari sepuluh benda 10 – 8 N/mm²
percobaan
Tingkat III (tiga)
Dua buah dari sepuluh benda 8 – 6 N/mm²
percobaan
BETON RINGAN BERPORI
BAHAN

Berat jenis beton ringan berpori


Bahan mentah
500 kg/m³ 600 kg/m³

Pasir kuarsa yang


mengandung > 70% 350 kg 420 kg
SiO2

Kapur padam 100 kg 110 kg

Semen portland 25 kg 30 kg

Tepung aluminium 0,5 kg 0,4 kg

Air 330 kg 440 kg


• PROSES PEMBUATAN
 Bahan mentah digiling halus
 Mencampur bahan dengan air
 Tuang ke dalam acuan
 Bahan yang telah membeku dikeluarkan dari acuan
 Pemotongan sesuai dengan kebutuhan
 Batu Beton ringan dikukus dalam oven sehingga mengeras

 Perdagangan beton ringan berpori (dinding yang menerima beban)

Ukuran batu berat jenis 500 kg/m³


Bobot batu Kuat tekan
Lebar (mm) Panjang (mm) Tinggi (mm) Kg/batu N/mm²

100 625 250 7,8 5

125 625 250 9,8 5

150 625 250 11,7 5

175 625 250 13,7 5

200 625 250 15,6 5


Perdagangan beton ringan berpori (dinding yang membagi
ruang)
Ukuran batu- berat jenis 500 kg/mm³
Bobot batu Kuat tekan
Lebar (mm) Panjang (mm) Tinggi (mm) Kg/batu N/mm²

50 625 500 7,8 5

75 625 500 11,7 5

100 625 500 15,6 5

125 625 500 19,5 5


Batu buatan yang tidak dibakar
BATAKO
Bata berlubang yang dibuat secara pemadatan dari tras dan
kapur tanpa semen
 BATAKO bahan bangunan EKOLOGIS
 Penghematan dalam beberapa hal dibanding batu bata
 Lebih sedikit dibutuhkan per meter persegi kuantitas
 Pemakaian adukan (specie) hingga 75 %
 Berat tembok diperingan hingga 50 % ++ pondasi
 Penghematan energi ± 80%
Batu buatan yang tidak dibakar
Proses pembuatan BATAKO
Adukan kering 5 bagian tras Air
secukup
1 bagian kapur nya

Cetakan
manual

Dicetak Cetakan Diletakkan di


dengan mesin tempat teduh
kecil
Cetakan Pengeringan
dengan mesin 3 – 5 hari
besar

Siap Dibiarkan
digunakan 3 – 4 minggu
Batu buatan yang tidak dibakar
Ukuran BATAKO dalam perdagangan
Jenis batu Ukuran pemakaian

Untuk dinding luar Panjang 400 ± 3 Bagian luar


Lebar 200 ± 3
Tebal 200 ± 2
Untuk dinding luar Panjang 400 ± 3 Bagian luar
Lebar 200 ± 3
Tebal 150 ± 2

Khusus untuk Panjang 400 ± 3 Bagian luar


dinding pengisi Lebar 200 ± 3
dengan tebal 10 cm Tebal 100 ± 2
Batu buatan yang tidak dibakar
Persyaratan fisik BATAKO
Batako Kuat tekan Kuat tekan Penyerapan
berlubang minimum minimum air maksimum
(N/mm2)- rata- (N/mm2)-
masing-masing
rata
A1 2,0 1,7 -

A2 3,5 3,0 -

A3 5,0 4,5 35 %

A4 7,0 6,5 25 %

PUBI : Persyaratan umum bahan bangunan Indonesia


Batu buatan yang tidak dibakar
CONBLOCK (batu beton berlubang)
Bahan