Anda di halaman 1dari 25

DEPUTI

DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Latar Belakang Terjadinya PMI Non Prosedural

• Rendahnya pendidikan, Terbatasnya lapangan pekerjaan di


dalam negeri, tingginya tingkat kemiskinan
• Terbatasnya akses informasi / kurangnya pemahaman masyarakat
tentang prosedur penempatan dan pelindungan PMI
• Bujuk rayu dan janji manis memperoleh gaji tinggi dengan
proses praktis
• Salah persepsi memaknai PMI
• Oknum yang melibatkan keluarga

ABUSE

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Latar Belakang Pencegahan PMI Non Prosedural
• Informasi KBRI / KJRI, Masyarakat dari seluruh kasus PMI
yang ditangani, Sebagian besar bekerja secara Non
Prosedural
• Fakta bahwa masih banyak PMI non prosedural berangkat
melalui jalur perbatasan/jalur tikus dan bandara tertentu
yang melibatkan oknum

Citra Negara buruk dan Melemahkan posisi Tawar RI

Pencegahan
Pencegahan di Hulu
belum optimal

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Apa itu PMI NON PROSEDURAL ?
Adalah Warga Negara Indonesia yang bekerja ke Luar
Negeri tidak melalui Prosedur Penempatan PMI yang
benar , Antara lain:
1. Memalsukan dokumen dan memanipulasi data diri
Calon PMI
2. Dokumen tidak lengkap
3. Mengabaikan Prosedur dan Mekanisme Penempatan
PMI yang telah diatur oleh undang-undang dan
ketentuan hukum yang berlaku
4. Tidak menggunakan visa kerja, dengan bantuan oknum
kelompok atau perorangan

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
RESIKO MENJADI PMI NON PROSEDURAL
• Potensi korban Penipuan dan eksploitasi
• Dibatasi hak dan kewajibannya oleh pengguna
• Tidak ada jaminan sosial tenaga kerja/Asuransi
• Tidak mendapat pelindungan secara maksimal
dari Pemerintah
• Ditangkap, dipenjara dan dideportasi oleh
aparat keamanan negara setempat

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Migrasi
Tradisional

Praktik PMI
Non Prosedural
Calo/Pelaku
Tindak Pidana
Perdagangan
Orang (TPPO)

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Skema Pencegahan PMI Non Prosedural
Penetapan Basis Data PMI Non Prosedural

Rakor Pencegahan PMI Non Prosedural (Sinergi dan Rencana Aksi)

Hulu/ DN Perbatasan Hilir/LN

Sosialisasi Sosialisasi Pencegahan/ Sosialisasi Kerjasama


Pencegahan/ Pengetatan Lintas Penindakan Aktif dengan
Pengetatan Seleksi Batas/ Penindakan Negara Penempatan

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Metode Sosialisasi di Dalam Negeri
• Mengadakan forum dialog dengan Stake Holder
/Pemangku Kepentingan setempat
• Menggunakan Media Cetak, Electronik, Online
• Mengadakan penyuluhan teknis terhadap masyarakat
mengenai menjadi PMI Prosedural didampingi tim ahli :
BNP2TKI, BP3TKI /LP3TKI/P4TKI/ LTSP, P3MI, ahli hukum,
psikolog, serta perwakilan PMI sukses dan yang
bermasalah sebagai contoh riil
• Membangun kerjasama dengan kementerian/lembaga
terkait dalam rangka mendukung upaya pencegahan PMI
non prosedural

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Lanjutan ……..

• Membangun kerjasama dengan Pemda provinsi &


kab/kota terkait pelayanan PMI secara online untuk
memutus mata rantai percaloan PMI
• Membangun pusat informasi dan advokasi
penempatan dan perlindungan PMI yang berbasis desa
• Membangun kerjasama dengan Badan Pembinaan
Hukum Nasional Kemenkumham untuk pendampingan
hukum kasus PMI

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Bagaimana Menjadi PMI
yang PROSEDURAL ?

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
SIAPA CALON PEKERJA MIGRAN INDONESIA (CPMI)?
Setiap tenaga kerja Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari
kerja yang akan bekerja di luar negeri dan terdaftar di instansi
pemerintah Kabupaten/Kota yang bertanggungjawab di bidang
ketenagakerjaan (Pasal 1 )

SIAPA PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) ?


Setiap warga negara Indonesia yang akan, sedang, atau telah
melakukan pekerjaan dengan menerima upah diluar wilayah Republik
Indonesia (Pasal 2)

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Azas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Pasal 2) :
1. keterpaduan;
2. persamaan hak;
3. pengakuan atas martabat dan hak asasi manusia;
4. demokrasi;
5. keadilan sosial;
6. kesetaraan dan keadilan gender;
7. nondiskriminasi;
8. anti-perdaganganmanusia;
9. transparansi;
10. akuntabilitas; dan
11. berkelanjutan.
Tujuan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Pasal 3) :
1. menjamin pemenuhan dan penegakan hak asasi manusia sebagai warga
negara dan Pekerja Migran Indonesia; dan
2. menjamin pelindungan hukum, ekonomi, dan sosial Pekerja Migran
Indonesia dan keluarganya.

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Jenis Pekerja Migran Indonesia (Pasal 4) :
1. Pekerja Migran Indonesia yang bekerja pada Pemberi Kerja berbadan
hukum;
2. Pekerja Migran Indonesia yang bekerja pada Pemberi Kerja perseorangan
atau rumahtangga; dan
3. Pelaut awak kapal dan pelaut perikanan.

Syarat Pekerja Migran Indonesia yang akan bekerja ke


luar negeri (Pasal 5) :
1. berusia minimal 18 (delapan belas) tahun;
2. memiliki kompetensi;
3. sehat jasmani dan rohani;
4. terdaftar dan memiliki nomor kepesertaan Jaminan Sosial; dan
5. memiliki dokumen lengkap yang dipersyaratkan.

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Hak Calon Pekerja Migran Indonesia
atau Pekerja Migran Indonesia (Ps. 6) :

1. mendapatkan pekerjaan di luar negeri dan memilih pekerjaan sesuai


dengan kompetensinya;
2. memperoleh akses peningkatan kapasitas diri melalui pendidikan dan
pelatihan kerja;
3. memperoleh informasi yang benar mengenai pasar kerja, tata cara
penempatan, dan kondisikerja di luar negeri;
4. memperoleh pelayanan yang profesional dan manusiawi serta perlakuan
tanpa diskriminasi pada saat sebelum bekerja, selama bekerja, dan setelah
bekerja;

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Hak Calon Pekerja Migran Indonesia
atau Pekerja Migran Indonesia (Ps. 6) :
5. menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan
yang dianut;
6. memperoleh upah sesuai dengan standar upah yang berlaku
di negara tujuan penempatan dan/atau kesepakatan kedua
negara dan/atau Perjanjian Kerja;
7. memperoleh pelindungan dan bantuan hukum atas tindakan
yang dapat merendahkan harkat dan martabat sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan di Indonesia dan
di negara tujuan penempatan;

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Hak Calon Pekerja Migran Indonesia
atau Pekerja Migran Indonesia (Ps. 6) :

8. memperoleh penjelasan mengenai hak dan kewajiban


sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kerja;
9. Memperoleh akses berkomunikasi;
10.menguasai dokumen perjalanan selama bekerja;
11.berserikat dan berkumpul di negara tujuan penempatan
sesuai dengan ketentuan

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Hak Calon Pekerja Migran Indonesia
atau Pekerja Migran Indonesia (Ps. 6) :

12.peraturan perundang-undangan yang berlakudi negara


tujuan penempatan;
13.memperoleh jaminan pelindungan keselamatan dan
keamanan kepulangan Pekerja Migran Indonesia ke daerah
asal; dan/atau
14.memperoleh dokumen dan Perjanjian KerjaCalon Pekerja
Migran Indonesia dan/atau Pekerja Migran Indonesia.

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Kewajiban Pekerja Migran Indonesia :
1. menaati peraturan perundang-undangan, baik di
dalam negeri maupun di negara tujuan penempatan;
2. menghormati adat-istiadat atau kebiasaan yang
berlaku di negara tujuan penempatan;
3. menaati dan melaksanakan pekerjaannya sesuai
dengan Perjanjian Kerja; dan
4. melaporkan kedatangan, keberadaan, dan
kepulangan Pekerja Migran lndonesia kepada
Perwakilan Republik Indonesia di negara tujuan
penempatan.

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Hak Setiap Keluarga Pekerja Migran Indonesia :
1. memperoleh informasi mengenai kondisi, masalah,
dan kepulangan Pekerja Migran Indonesia;
2. menerima seluruh harta benda Pekerja Migran
Indonesia yang meninggal di luar negeri;
3. memperoleh salinan dokumen dan Perjanjian Kerja
Calon Pekerja Migran Indonesia dan/atau Pekerja
Migran Indonesia; dan
4. Memperoleh akses berkomunikasi.

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Dokumen Yang Harus Dimiliki Calon PMI (Pasal 13)
1. surat keterangan status perkawinan, bagi yang telah
menikah melampirkan fotokopi buku nikah;
2. surat keterangan izin suami atau istri, izin orang tua, atau
izin wali yang diketahui oleh kepala desa atau lurah;
3. sertifikat kompetensi kerja;
4. surat keterangan sehat berdasarkan hasil pemeriksaan
kesehatan dan psikologi;
5. paspor yang diterbitkan oleh kantor imigrasi setempat;
6. Visa Kerja;
7. Perjanjian Penempatan Pekerja Migran Indonesia; dan
8. Perjanjian Kerja.

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Langkah Menjadi PMI Prosedural
1. Carilah informasi P3MI di Dinas Ketenagakerjaan
Kabupaten/Kota, BP3TKI, LP3TKI, P4TKI dan di website:
jobsinfo.bnp2tki.go.id
2. Ikuti penyuluhan oleh petugas P3MI Bersama Disnaker
Kabupaten/Kota, BP3TKI, LP3TKI, P4TKI
3. Mendaftar di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten/Kota
4. Ikuti proses seleksi yang dilakukan oleh P3MI dan Disnaker
Kabupaten/Kota
5. Menandatangani perjanjian penempatan dengan P3MI yang
disahkan oleh Disnaker Kabupaten/Kota
6. Pastikan berdokumen lengkap

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Lanjutan ........
7. Pahami isi sebelum menandatangani perjanjian kerja yang telah
mendapat persetujuan dari KBRI/KJRI dan khusus Taiwan dari KDEI
8. Wajib mengikuti Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) dari
BP3TKI, LP3TKI, P4TKI
9. Terdaftar di dalam SISKOKTKLN
10. Setelah tiba di Negara Penempatan, Melapor ke Perwakilan RI di
Negara Penempatan
11. Setelah Kontrak Kerja berakhir, kembali ke tanah air dan Khusus
bagi PMI bermasalah, melapor ke Petugas BP3TKI, LP3TKI, P4TKI di
Bandara/Pelabuhan

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
INFORMASI & KONSULTASI
 Call Center BNP2TKI:
• Telpon dari Dalam Negeri : 0 800 1000 (24 jam, bebas pulsa)
• Telpon dari Luar Negeri : +62 21 29244800
 Faksimili : +62 21 2924 4810 – 11
 Email : halotki@bnp2tki.go.id
 Aplikasi berbasis android untuk e-Pengaduan dan Early Warning
System (EWS)
 Surat menyurat, BNP2TKI : Jl. MT. Haryono Kav. 52, Pancoran-
Jakarta Selatan 12770
 BP3TKI/ LP3TKI/ P4TKI/ LTSP

 Media Sosial : www.bnp2tki.go.id Facebook.com/bnpptki

@bnp2tki @bnp2tki_ BNP2TKI

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
Sistem yang sudah dikembangkan
oleh BNP2TKI :

 Sistem Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja


Indonesia (SISKOTKLN)
http://siskotkln.bnp2tki.go.id

 Sistem Pelayanan Pengaduan PMI (Crisis Center)


http://halotki.bnp2tki.go.id

 Sistem Informasi Pasar Kerja Luar Negeri (


Pendaftaran Pencaker Online)
http://jobsinfo.bnp2tki.go.id

DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI
DEPUTI
DEPUTI BIDANG
DEPUTI
BIDANG PERLINDUNGAN
BIDANG PERLINDUNGAN
KERJASAMA LUAR NEGERI DAN PROMOSI