Anda di halaman 1dari 8

Teknik Menyampaikan

BERITA BURUK
Oleh Kelompok 5
Pengertian
BERITA BURUK

Setiap “informasi negatif” tentang masa


depan seseorang.
Berita buruk ini sering sekali diasosiasikan dengan
penyakit-penyakit terminal yang sudah tidak mungkin lagi
disembuhkan.
Pentingnya Menyampaikan
BERITA BURUK
pasien ingin mengetahui apa yang sedang terjadi pada dirinya.

pasien ingin mengetahui kemungkinan apa saja yang bisa terjadi pada dirinya.

Apabila pasien akhirnya mengetahui bahwa ternyata ada informasi yang tidak diberikan padanya,

maka akan hilanglah rasa percayanya pada tenaga


kesehatan
Hal Penting dalam Menyampaikan
BERITA BURUK
• Isi
– Pasien menginginkan informasi yang lebih detail mengenai
kondisi penyakit, terapi, serta prognosisnya.
• Support
– Aspek supportif dalam komunikasi. Aspek penting dalam
memberikan support adalah mendengarkan pasien.
• Fasilitasi
– Di mana informasi diberikan. Apakah dalam ruangan dengan
privasi yang cukup pemeriksaan penunjang yang lengkap dll.
• Cara penyampaian
– Perlu memperhatikan intonasi yang lembut, mendengarkan
pasien, memberikan support dan meyakinkan pasien dalam
menjalani terapi, tanpa melakukan kontak fisik.
Teknik Menyampaikan
1. PERSIAPAN BERITA BURUK
• Pahami anda sendiri sebagai perawat dan siapkan
diri anda dengan berbagai macam informasi dan
catatan perawat serta catatan medis tentang
pasien.
• Persiapkan kata-kata dan kalimat yang akan
disampaikan saat bertemu secara langsung agar
berita dapat disampaikan dengan jelas
• Mencari tempat yang tenang, meminimalkan
distraksi dan memberikan waktu yang cukup dalam
menyampaikan berita.
Teknik Menyampaikan
2. Membuat Hubungan BERITA BURUK
• Percakapan awal
– Perkenalkan diri anda dan orang – orang yang bersama – sama
dengan anda. Jika disana banyak terdapat orang yang belum di
ketahui oleh perawat, cari tahu siapa dia.
• Kaji status resipien (orang yang anda tuju kabar buruk )
– Tanyakan kabar atau kenyamanan dan kebutuhannya. Anda perlu
mengkaji tentang pemahaman resipien terhadap situasi.
• Berbagi berita
– Bicara pelan, gunakan kalimat yang jelas dan jangan menggunakan
kalimat yang ambigu, atau mempunyai arti ganda.
– Berikan peringatan awal. Anda bisa mengatakan, “saya takut saya
mempunyai kabar yang kurang bagus bagi anda….
– Sampaikan berita yang akan disampaikan. Kalimat hendaknya
singkat dan jelas.
Teknik Menyampaikan
2. Membuat Hubungan BERITA BURUK
• Akibat dari berita
– Tunggu reaksi dengan tenang. Siapkan diri anda dengan hal
– hal yang tidak anda perkirakan.
– Lihat dan dengarkan tanda – tanda, respon perawat yang di
inginkan oleh resipien.
– Ikuti dan perhatikan resipien selanjutnya.
• Transisi untuk follow up
– Jadwalkan pertemuan untuk memfollow up.
– Jelaskan posisi anda dalam proses.
– Akhiri perjumpaan anda dengan hubungan yang empati dan
tunjukan bahwa anda perhatian.
TERIMA
Kasih