Anda di halaman 1dari 13

Disusun Oleh:

Siska Janer
15100707360804105

Dosen Pembimbing: drg. Rifani

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI


UNIVERSITAS BAITURRAHMAH
PADANG
2016
Laporan Kasus Ilmu Penyakit Mulut
1. Nama : Tn. Z
2. No. Rekam Medis: 039862
3. Tanggal lahir : 10 Juli 1957
4. Umur : 58 tahun
5. Jenis Kelamin : Laki-Laki
6. Alamat : Lubuk minturun no. 36 Rt. 2/ Rw. 2
7. Pekerjaan : Wiraswasta
8. Agama : Islam
Tindakan yang
Hari/tanggal Kasus Operator
dilakukan
Rabu/ 1. Anamnesa
6- April-2016 Fissure 2. Pemeriksaan Siska Janer
Tongue klinis (15100707360804105)
3. Komunikasi,
Infomasi dan
Edukasi
A. RIWAYAT KESEHATAN

 Anamnesa
Pasien datang dengan keluhan adanya celah di lidah. Pasien mengakui
bahwa kondisi lidah bercelah ini telah lama terjadi dan semakin lama
celahnya semakin dalam dan bertambah banyak sehingga membuat lidah
pasien mudah kotor ketika selesai makan. Pasien juga mengatakan bahwa
celah di lidahnya kadang-kadang menimbulkan rasa perih saat memakan
makanan yang pedas dan panas. Celah pada lidah tersebut belum pernah
diobati sebelumnya. Pada saat ini kondisi gigi pasien telah banyak dicabut
dan pasien juga menggunakan gigi tiruan sebagian lepasan. Pasien
mengakui bahwa dulu pernah memiliki riwayat penyakit gula dan pasien
juga sudah lama tidak mengkonsumsi obat-obatan.
 Riwayat Penyakit infeksi : Tidak Ada
 Riwayat Penyakit sistemik : Diabetes Mellitus
 Riwayat Penyakit Keluarga : Tidak ada
 Riwayat Sosial Pekerjaan : Tidak Ada
B. PEMERIKSAAN KLINIS
3. Intra Oral
1. Pemeriksaan Fisik a. Gingiva : Normal
a. Gaya berjalan : Normal b. Palatum : Normal
b. Postur Tubuh : Normal c. Frenulum : Normal
c. Sikap : Normal d. Dasar Mulut : Normal
2. Ekstra Oral e. Mukosa Bukal : Normal
a. Warna kulit : Normal f. Mukosa Labial : Normal
b.Bentuk muka : Simetris g. Lidah : Terdapat celah-celah
c. Mata dengan kedalaman ± 2 mm pada
• Skelera : Normal permukaan dorsal lidah dengan
jumlah multiple disertai selaput
• Konjungtiva : Normal berwarna putih kekuningan sesuai
d. Bibir : Normal dengan makanan dan minuman yang
dikonsumsi penderita yang dapat
dikerok dan tidak meninggalkan
bekas merah.
h. Gigi :

Keterangan:
X= Gigi hilang
V= Sisa Akar
C. DIAGNOSA
Fissure tongue yang disertai dengan Coated Tongue

D. ETIOLOGI
Tidak diketahui secara pasti tapi bisa dihubungkan dengan suatu
proses perkembangan dan bertambah banyak dengan
bertambahnya usia.

E. DIAGNOSA BANDING
a. Fissure Tongue
DD/ : Sindrom Sjorgen, Acute Athropic Candidiasis,
Geographic Tongue
b. Coated Tongue
DD/ : Hairy Tongue, Oral Hairy Leukoplakia, Kandidiasis
Penatalaksanaan
Melakukan komunikasi, informasi dan edukasi kepada pasien, yaitu:
Menjelaskan kepada pasien bahwa kondisi tersebut adalah
variasi normal dari lidah manusia walaupun tidak semua orang
memilikinya dan akan menjadi ketidaknormalan ketika
kebersihan rongga mulut tidak dijaga.
Memberikan penjelas kepada pasien untuk menjaga pola
istirahat yang baik, mengkonsumsi air putih, sayur-sayuran,
dan buah-buahan yang cukup.
Instruksikan kepada pasien untuk selalu menjaga kebersihan
rongga mulutnya dengan:
A. Menjaga kebersihan lidah
B. Menggosok gigi 2 kali sehari, yaitu pagi setelah sarapan
dan malam sebelum tidur.
C. Menjga kebersihan gigi palsu yang digunakan oleh pasien