SISTEM PERIODIK UNSUR

1. Apakah sistem periodik unsur itu? Kimia

Struktur materi

Sifat materi Sifat Unsur perlu klasifikasi sifat unsur

Reaksi materi

Sistem klasifikasi unsur berdasar kemiripan sifat unsur SISTEM PERIODIK UNSUR Hukum periodik: apabila unsur-unsur disusun berturutan berdasarkan kenaikan nomor atomnya, maka sifat fisika dan sifat kimianya berubah secara periodik

SISTEM PERIODIK UNSUR
• Mendeleev → berdasar sifat kimia Lothar Meyer → berdasar sifat fisika
massa atom

• Dimitri Mendeleev → nomer atom IA, IIA, IIIA, IVA, VA, VIA, VIIA → unsur-unsur utama IA : alkali IIA: alkali tanah VIIIA: gas mulia Golongan B : unsur-unsur transisi (peralihan) VIII : transisi (peralihan) luar Nomer atom 57 – 71 : lanthanida 89 – 103 : actinida (transisi/peralihan dalam)

Hubungan tabel periodik dengan konfigurasi elektron

p s d

f

Gol ‘s’ : IA dan IIA Gol ‘p’ : IIIA s/d VIIIA Gol ‘d’ : unsur transisi: ….(n-1)s2 (n-1)p6 (n-1)d1-10 ns2 Gol ‘f’ : lanthanida dan actinida: ….(n-2)f1-14 (n-1)s2 (n-1)p6 ns2

.

.

Elements in a group have similar chemical and physical properties.Columns are called GROUPS (FAMILIES) and rows are called PERIODS. .

. called the OUTER or VALENCE electrons is the same for all elements in a group.The total number of electrons within a group is different. the number of electrons furthest away from the nucleus. increasing in number down a group However.

II – Alkaline Earth metals VII – Halogens. which often derive from their properties I – Alkali metals.Groups are referred to by names. VIII – Noble gases The elements in the middle block are called TRANSITION ELEMENTS .

metals and nonmetals. The transition elements are all metals. solids and gases at room temperature.the LANTHANIDES and the ACTINIDES .Elements in the A group are diverse. except for Hg. and are solids at room temp. Among the transition elements are two sets of 14 elements .

atomic size.Physical and Chemical properties such as melting points. Elements within a column have similar properties . vary systematically across the periodic table. thermal and electrical conductivity.

which is unique) and to the right are non-metals. Elements to the left of the zig-zag line are metals (except for hydrogen. . Elements along the border have intermediate properties and are called metalloids.A “zig-zag” division of the table divides metals from non-metals.

they become more non-metallic.The horizontal rows containing elements with continuously increasing atomic numbers. Periods or Rows .The Periodic Table The Periodic Law: The properties of the elements are a periodic function of their atomic number (Z). 2. . The Structure of the Table: 1. Groups or Families . From left to right.The vertical columns in the periodic table containing elements of similar properties.

Elements to the left and down in the periodic table. Na Ca Mn Zn Bi Os 4. H C O Cl Se Br P Ne .3. Si Ge As Sb Te At 5. The majority of elements are metals. Metals . Metalloids (Semi-metals) Elements that border the line between metals and non-metals.Elements to the right and up in the periodic table. Non-metals .

terutama konfigurasi elektronik orbital terluar Konfigurasi elektronik unsur mirip → sifat unsur mirip KONFIGURASI ELEKTRONIK UNSUR .SiSTEM PERIODIK UNSUR Sistem klasifikasi unsur berdasarkan konfigurasi elektronik Sifat unsur ditentukan oleh konfigurasi elektronik atomnya.

unsur utama (kelompok s dan p) .unsur peralihan (kelompok d) dan . Sifat unsur.unsur peralihan dalam (kelompok f) . konfigurasi elektronik unsur dan sistem periodik unsur Hubungan antara sifat.2. konfigurasi elektronik dan sistem periodik unsur dapat dijelaskan dengan pengelompokan unsur ke dalam: .

konfigurasi elektronik : orbital dalam sama (penuh) orbital terluar beda .antar unsur beda golongan .UNSUR UTAMA Kelompok s  Contoh : 19 K 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 Sr 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6 5s2 3 8  Bentuk umum : (semua orbital dalam penuh) ns1-2  Kemiripan sifat : .antar unsur satu golongan .konfigurasi elektronik : orbital dalam sama (penuh) orbital terluar sama  Perbedaan sifat : .

Kelompok p  Contoh : 13Al 1s2 2s2 2p6 3s2 3px1 Kr 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6 36  Bentuk umum : (semua orbital dalam penuh) ns2 np1-6  Kemiripan sifat : .antar unsur beda golongan .antar unsur satu golongan .konfigurasi elektronik : orbital dalam sama (penuh) orbital terluar sama  Perbedaan sifat : .konfigurasi elektronik : orbital dalam sama (penuh) orbital terluar beda .

antar unsur beda perioda . Au antar unsur satu perioda: Fe. Ni  Perbedaan sifat : .konfigurasi elektronik : orbital dalam sama (penuh) dua orbital luar sama (penuh) orbital ketiga dari luar beda  Perbedaan sifat : .antar unsur satu perioda .tidak ada pola berlaku umum UNSUR PERALIHAN DALAM (Kelompok f)  Contoh : 59Pr 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6 4d10 4f3 5s2 5p6 6s2  Bentuk umum : (semua orbital dalam penuh) (n-2)f1-14 (n-1)s2 (n-1)p6 ns2  Kemiripan sifat : .UNSUR PERALIHAN (Kelompok d)  Contoh : 26Fe 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d6 4s2  Bentuk umum : (semua orbital dalam penuh) (n-1)d1-10 ns2  Kemiripan sifat : . dapat antar unsur satu golongan: Cu. Co.tidak ada pola berlaku umum. Ag.

kekerasan dll. bilangan oksidasi. Seperti: jari-jari atomik. jari-jari ionik. bila unsur disusun berturutan menurut nomer atom) Sifat unsur (fisika dan kimia) yang bergantung pada konfigurasi elektronik atom akan berubah dengan nomor atom secara periodik. panas penguapan. afinitas elektron. Sifat periodik Konfigurasi elektronik unsur Kemiripan sifat unsur Sistem klasifikasi unsur SISTEM PERIODIK UNSUR (sifat fisika dan sifat kimia unsur berubah secara periodik. energi ionisasi. elektronegativitas. .3. ttk didih. rapat atom. panas peleburan. ttk lebur.

energi ionisasi .afinitas elektron .elektronegativitas .Beberapa sifat periodik Sifat fisik dan sifat kimia yang bersifat periodik dikaji kecenderungan harganya berdasarkan tempatnya dalam Tabel Periodik menurut perioda dan menurut golongan Contoh: .ukuran atom .

Jenis interaksi dengan atom tetangga Jari-jari atom bergantung pada jenis ikatan kimia antar-atom Beberapa jenis jari-jari: jari-jari kovalen. jari-jari atomik dan jari-jari ionik . Jenis dan cacah atom tetangga 2.UKURAN ATOM Model atom mekanika gelombang Atom tidak mempunyai tepi yang tegas Ukuran atom sulit didefinisikan dan diukur dengan eksperimen Ukuran atom dipengaruhi oleh: 1.

99 = 0.54 Å jari-jari kovalen atom C = ½ x 1.intan : jarak antar inti C = 1.77 Å • Catatan: pada Cl2 dan intan.54 = 0.molekul Cl2: jarak antar inti Cl = 1.99 Å jari-jari kovalen atom Cl = ½ x 1.Jari-jari kovalen • Penentuan : panjang ikatan dalam molekul kovalen (gas dan padat) = jarak antar inti atom dalam senyawa kovalen • Misalnya : .99 Å . ikatan kovalen tunggal →jari-jari kovalen ikatan tunggal apabila ikatan kovalen rangkap → jari-jari kovalen ikatan rangkap untuk unsur yang sama: jari-jari kovalen ikatan tunggal lebih besar dari jari-jari kovalen ikatan rangkap .

14 Å -------------------------------------------------------------------------------------------------------- .14 Å 1.02 Å Ba 2.Jari-jari atomik • Penentuan: jarak antar inti atom unsur dalam bentuk unsur (logam dan bukan logam) logam : jari-jari atomik > jari-jari kovalen ikatan tunggal bukan logam : jari-jari atomik = jari-jari kovalen ikatan tunggal • Contoh: unsur jari-jari atomik jari-jari kovalen ikatan tunggal --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Li 1.10 Å Br 1.22 Å K 2.52 Å 1.17 Å 1.77 Å 0.77 Å P 1.10 Å 1.98 Å C 0.31 Å 2.

= 1.95 Å Jari-jari ion Cl. Jarak antar inti = 2.60 Å Jari-jari ionik .31 Å jari-jari ionik V2+ = 0. makin besar selisih jari-jari atomik dari jari-jari ionik.81 Å Catatan : • jari-jari ion positif selalu < jari-jari atom asal • Jari-jari ion negatif > jari-jari atom asal • Semakin banyak elektron dilepaskan atau ditambahkan.75 Å Dari data jarak antar inti berbagai senyawa ionik jari-jari ionik dapat ditentukan Jari-jari ion Na+ = 0.74 Å jari-jari ionik V4+ = 0. Contoh: jari-jari atomik V = 1.• Penentuan : Jarak antar inti senyawa ionik Misal : NaCl.88 Å jari-jari ionik V3+ = 0.

Konfigurasi elektronik .JARI-JARI ATOM ☼ Fakta: makin kecil Tabel Periodik Fakta: makin besar Deterangkan berdasar a. Muatan inti b.

ENERGI IONISASI Energi ionisasi pertama : Energi yang diperlukan untuk melepaskan satu elektron yang terikat paling lemah dari suatu atom netral dalam keadaan gas M (g) + energi → M+(g) + e Energi ionisasi = ukuran kemudahan pembentukan ion (+) Ion (+) mudah terbentuk ← energi ionisasi kecil .

89 eV . Rb 4. r besar Unsur satu golongan Dari atas ke bawah Z* kurang lebih sama. Jadi energi ionisasi pertama : E = (eZ*)/r E kecil berarti → elektron mudah dilepaskan → ion (+) mudah terbentuk Bila : Z* rendah.Energi ionisasi suatu atom mengikuti hukum Coulomb E = (q1 q2)/ r q1 = muatan elektron = e q2 = muatan inti efektif = Z* r = jarak dari inti ke elektron yang lepas. r makin besar → energi ionisasi makin kecil ↓ sesuai data Contoh : energi ionisasi Li 5.14 eV.39 eV.34 eV.18 eV. Na 5. K 4. Cs 3.

3 eV ? B 8.3 eV N 14.6 eV ☼ makin besar Tabel Periodik ● Unsur yang mudah membentuk ion positif ● Unsur yang sukar membentuk ion positif makin kecil .6 eV ? F 21.5 eV ? O 13.4 eV Be 9.3 eV ? C 11.Unsur satu perioda Dari kiri ke kanan: Z* makin besar r makin kecil ↓ Energi ionisasi makin besar ↓ sesuai data Contoh: Energi ionisasi pertama Li 5.

+ energi (= afinitas elektron) ↓ Afinitas elektron besar ← ukuran kemudahan pembentukan ion (-) ↓ Ion (-) mudah terbentuk Afinitas elektron (ukuran kemudahan pembentukan ion (-)) ☼ >< Energi ionisasi (ukuran kemudahan pembentukan ion (+)) makin kecil Tabel Periodik ● Unsur yang sukar membentuk ion negatif ● Unsur yang mudah membentuk ion negatif makin besar .AFINITAS ELEKTRON Energi yang dilepaskan apabila ditambahkan satu elektron ke dalam suatu atom netral dalam keadaan gas X (g) + e → X.

75 eV N 0.54 eV I 3.- Afinitas elektron sulit diukur secara eksperimen Baru terukur untuk beberapa unsur Contoh : H 0.8 eV O 1.82 eV Br 3.2 eV P 0.24 eV ELEKTRONEGATIVITAS • Kemampuan suatu atom untuk menarik elektron • Bukan besaran pasti yang dapat diukur • Hanya merupakan harga relatif yang didefinisikan terhadap elektronegativitas unsur lain (analog skala berat atom) .07 eV F 3.62 eV Cl 3.48 eV S 2.

7 F: 3.98 makin kecil Electronegativity Scale .ELEKTRONEGATIVITAS makin besar ☼ Tabel Periodik Fr: 0.

The kinds of bonds formed between elements (covalent vs ionic) can be determined by comparing electronegativity of the two elements. Smaller differences result in a more equitable “sharing” of electrons between the bonded atoms.Large differences in electronegativity between two bonded atoms favor the transfer of electrons from the less electronegative (more electropositive) atom to the more electronegative atom resulting in a bond between the two atoms that is IONIC. resulting in a COVALENT bond between the two atoms. .

As differences between electronegativity between the two bonding elements decreases.Na and Cl form ionic bonds. Na gives up an electron and Cl accepts the electron to form Na+ and Cl-. . there is more equitable sharing of electrons and the elements form covalent bonds.

Examples are H2O.Based on the position of elements in the periodic table. . or low melting point solids and are characteristically poor conductors. NH3. we can determine the kind of bond formed Generally: Nonmetallic element + nonmetallic element → Molecular compound Molecular compounds are typically gases. CH4. liquids.

. Metallic compound + nonmetallic compound  IONIC compound Ionic compounds are generally high-melting solids that are good conductors of heat and electricity in the molten state. sodium fluoride.Generally. common salt. and NaF. Examples are NaCl.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful