Anda di halaman 1dari 12

BIOKONSENTRASI LOGAM BERAT CADMIUM (Cd)

OLEH Caulerpa lentillifera PADA MEDIA AIR LAUT


TERKONTROL

KHUSNUL KHATIMAH
L111 12 276

PEMBIMBING:
Dr. Ir. Muh. Farid Samawi, M.Si
Ir. Marzuki Ukkas, DEA
Latar Belakang

Makroalga/ rumput laut dari class Chlorophiceae

Dikenal dengan nama : Anggur Laut, Kaviar hijau, Latoh , Lawi-Lawi, Umi Budo
(Jepang).

Bersifat edible , merupakan santapan harian di beberapa daerah di Indonesia


terutama masyarakat pesisir

MEMILIKI KEMAMPUAN DALAM MENYERAP


BAHAN TOKSIK (LOGAM BERAT)
Tujuan dan Kegunaan

Tujuan Kegunaan

Memberikan informasi
Untuk mengetahui kepada masyarakat tentang
kemampuan makroalga C. kemampuan biokonsentrasi
lentillifera dalam dari C. lentillifera terhadap
mengabsorpsi logam berat logam berat Cd dalam
Cd pada media air laut kaitannya dengan tingkat
terkontrol keamanan pangan (food
security)
Ruang Lingkup
Pengukuran konsentrasi logam berat
Cd pada sampel Caulerpa dan media uji A
sebelum dan setelah dipaparkan

Pengukuran parameter oseanografi yaitu


salinitas, suhu, DO, dan pH
B

Analisis kemampuan daya serap C. lentillifera


terhadap logam berat Cd pada konsentrasi tertentu C
berdasarkan lama waktu pemaparan

Add Your Text


Metode Penelitian

Waktu dan Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan April 2016
di Laboratorium Basah KP3RL, Gedung Pusat Kegiatan
Tempat Penelitian, Universitas Hasanuddin, Makassar

Alat yang digunakan:


Styrofoam, botol sampel, termometer, handrefractometer ,
pH meter digital, DO meter, Atomic Absorption
Spectrophotometer (AAS), aquarium, aerator, AC (Air
Alat dan Conditioner), kertas label/spidol, mikropipet, pinset,

Bahan gunting, cawan porselin, oven, botol plastik, pemanas


listrik, labu ukur, dan kamera.

Bahan yang digunakan:


makroalga C. lentillifera, logam berat cadmium, air laut,
aquades, dan asam nitrat (HNO3).
Tahapan Penelitian

1 Tahap Persiapan

2 Rancangan Percobaan

3 Tahap Pengambilan Sampel

4 Tahap Aklimatisasi Makroalga

5 Tahap Pemaparan Logam

6 Analisis Data
Rancangan Percobaan

Menggunakan
Rancangan Acak
Lengkap (RAL)
dengan pemberian
perlakuan
konsentrasi Cd
sebanyak 3 kali
ulangan

Keterangan:
A : 0,3 ppm
K : Kontrol
Pengambilan sampel rencananya akan diambil di Tambak Wisata
Teluk Laikang, Dusun Puntondo, Kecamatan Mangarabombang,
Kabupaten Takalar. Selain itu juga dilakukan pengukuran
parameter oseanografi yang meliputi suhu, salinitas, pH dan DO.
Dikoleksi dari tambak

Dibersihkan dari bahan anorganik

Wadah dibersihkan & diisi dgn air laut steril,


& diukur pH, DO, suhu, dan salinitas

Makroalga diaklimatisasi dan dipelihara di


dalam aquarium selama minimal 1 minggu
Tahap Pemaparan Logam Berat
Membuat konsentrasi stok dari bahan polutan Cd

Memasukkan larutan stok Cd dengan volume tertentu ke dalam


wadah uji untuk mendapatkan konsentrasi akhir sebesar 0,3 ppm
dengan volume tertentu

Mengukur parameter lingkungan awal yang meliputi salinitas, suhu,


pH dan DO
Memasukkan makroalga ke dalam masing-masing wadah uji
(Menyisakan sekitar 10 gr sampel C. lentillifera yang belum diberi
perlakuan untuk dianalisis kandungan logam beratnya sebagai data
konsentrasi awal)

Pengukuran yang sama dilakukan pada hari ke-7, ke-14, dan ke-21
dan disertai dengan pengukuran konsentrasi Cd pada media uji

Mencatat data hasil pengukuran


Analisis Data
Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Selanjutnya dihitung
Bioconcentration Factor (BCF) setiap minggu menggunakan rumus (Van Esch,
1977).

Untuk mengetahui biokonsentrasi dari C. lentillifera


terhadap logam Cd hubungannya dengan waktu
pemaparan dilakukan uji One Way Anova. Apabila terjadi
adanya pengaruh perlakuan, maka dilanjutkan dengan
uji BNT (Beda Nyata Terkecil).