Anda di halaman 1dari 63

180

Ver.1_2010 1
R. Bramantyo, S.E, A.k, M.M
1966
Widyaiswara Madya BPK
085280111949 bramnoer@yahoo.com
1

SETELAH SELESAI PEMBELAJARAN DIHARAPKAN PESERTA


MAMPU:

 Memahami kebijakan, peraturan perundangan terkait pengadaan


barang /jasa

 Memahami prinsip pengadaan barang /jasa

 Memahami etika pengadaan pada pengadaan barang /jasa

Ver.1_2010
1

Ver.1_2010
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 4
3

Pengadaan Barang/Jasa di lingkungan Sebagian atau seluruhnya


K/L/D/I bersumber dari APBN/APBD
(termasuk PHLN)

Pengadaan Barang/Jasa untuk Sebagian atau seluruhnya


dibebankan pada APBN/APBD
Investasi di lingkungan Bank (termasuk PHLN)
Indonesia, BHMN, BUMN/BUMD
 Dana APBN/D termasuk yang bersumber dari pinjaman atau hibah dalam Negeri yang
diterima Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah.
 Pengadaan barang/jasa yang sebagian atau seluruhnya dibiayai dari pinjaman/hibah
Dalam Negeri dan Luar Negeri (PHLN) harus mengikuti Perpres. Apabila ada perbedaan,
pihak-pihak dapat menyepakati tata cara pengadaan yg akan dipergunakan;
 Peraturan-peraturan lain di bawahnya, tidak boleh bertentangan dengan ketentuan
dalam Peraturan Presiden ini.

Ver.1_2010 5
5

• Setiap benda baik berwujud maupun tidak


berwujud, bergerak maupun tidak bergerak,
BARANG yang dapat diperdagangkan, dipakai,
dipergunakan atau dimanfaatkan oleh Pengguna
Barang.

PEKERJAAN •Seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan


pelaksanaan konstruksi bangunan atau
KONSTRUKSI pembuatan wujud fisik lainnya.

• Jasa yang membutuhkan kemampuan tertentu yang


JASA LAINNYA mengutamakan keterampilan (skillware) dalam suatu
sistem tata kelola yang telah dikenal luas di dunia
usaha untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dan/atau
penyediaan jasa selain Jasa Konsultansi, pelaksanaan
pekerjaan Konstruksi dan pengadaan barang.

JASA •Jasa layanan profesional yang membutuhkan


keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan
KONSULTANSI yang mengutamakan adanya olah pikir
(brainware).
Ver.1_2010 6
10

Efisien

Akuntabel Efektif

Adil/Tidak
Diskrimin Transparan
atif

Bersaing Terbuka

Ver.1_2010 7
5

Tidak
Tertib &
Ketentuan Kode Etik

menerima,
menawar Tanggun
kan atau

Ketentuan Good
menjanji g Jawab
Menghin kan

Governance
Pengadaan

dari
Penyalah Profesio
gunaan nal,
Wewenan Mandiri
g Dan Jujur
Etika
Menceg
ah Tidak
Pembor Saling
osan Mempe
Menghin ngaruhi
Meneri
dari
ma dan
Conflict
tanggun
Of
g jawab
Interest
Ver.1_2010
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 8
180

Ver.1_2010 9
USAHA NON KECIL USAHA KECIL PERORANGAN

1. Memenuhi kett praturan UU untuk menjalankan kegt usaha


2. Ber keahlian, pengalaman, kemampuan teknis –manajerial sbg penyedia
3. Punya SDM, Modal, Alat-Fasilitas untuk PBJ
4. WP ber NPWP, SPT th terakhir, 3 bulan lap PPh 21-23-25-29-PPN
5. Punya kapasitas hukum ttd kontrak
6. Alamat tetap-jelas-terjangkau
7. Ttd Pakta Integritas
8. Khusus pek Kostruksi & Jasa lainnya dihitung SKP
1. Tidak dlm pengawasan pengadilan, Pailit, sanksi pidana
2. Tidak di black list
3. Tidak Konflik interest
1. 1x sbg Penyedia dlm 4Th, kec baru kurang 3Th 1. Pegawai
2. Bila bermitra harus ada perjanjian kemitraan dg K/L/D/I cuti
% kemitraan/usaha diluar
Punya KD, tanggungan
kec Pengadaan Barang
& Konsultansi 10
USAHA NON KECIL USAHA KECIL

Hanya untuk pengadaan Konstruksi & Jasa lainnya

SKP (Sisa Kemampuan Paket) = KP – P

KP= 6 paket /atau KP= 5 paket

1,2 N (jumlah paket


pekerjaan terbanyak yg
dapat ditangani pada
saat bersamaan selama
5 th terakhir
1. 1x sbg Penyedia dlm 4Th, kec baru kurang 3Th
2. Bila bermitra harus ada perjanjian kemitraan dg
% kemitraan/usaha
3. Punya KD, kec pengadaan Barang & Konsultansi

11
KONSTRUKSI JASA LAINNYA

3 Npt 5 Npt
Dalam 10 th terakhir Dalam 10 th terakhir

KD paling kurang sama dengan total HPS


Tidak dihihitung dlm hal PBJ tidak dapat diikuti oleh perush Nas
yg mampu memenuhi KD

Dalam hal kemitraan yang dihitung KD perush yang mewakili pengadaan

12
0,5

 Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha atau orang


perseorangan yang menyediakan Barang/Pekerjaan
Konstruksi/Jasa Konsultansi/ Jasa Lainnya
 Syarat penyedia
 Memiliki ijin usaha; memiliki pengalaman/
kemampuan teknis ;
 Memperoleh paling kurang satu pekerjaan dalam
kurun waktu empat tahun terakhir (dikecualikan bagi
yang baru berdiri kurang dari tiga tahun);

Ver.1_2010 13
0,5

 Syarat penyedia
 Memiliki sumber daya yang diperlukan dalam
Pengadaan
 Dalam hal kemitraan, harus mempunyai perjanjian
kerja sama operasi
 Memiliki kemampuan pada bidang/subbidang
pekerjaan yang sesuai
 Memiliki Kemampuan Dasar (KD) untuk usaha non-kecil
untuk pekerjaan konstruksi dan jasa lainnya;
 Memiliki Sisa kemampuan paket (SKP)
 Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit
 Sebagai wajib pajak sudah memiliki NPWP, SPT tahunan
dan laporan pajak 3 bulan terakhir
Ver.1_2010
14
1

 Secara hukum mempunyai kapasitas untuk


mengikatkan diri pada Kontrak
 Tidak masuk dalam Daftar Hitam
 Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau
dengan jasa pengiriman; dan
 Menandatangani Pakta Integritas

Ver.1_2010
15
5

Pengguna Anggaran/ •Tim Teknis


Menteri/ Kuasa Pengguna •Tim Juri/Ahli
Kepala Daerah Anggaran

Membentuk menetapkan

Unit Layanan Pejabat Panitia Penerima


PPK Hasil Pekerjaan
Pengadaan Pengadaan

Proses Pemilihan Kontrak dan


Hasil Pekerjaan
dan Penetapan Pelaksanaan

Kepala
Sekretariat
Staf Pendukung Penyedia Barang/
Kelompok Kerja
Jasa

Ver.1_2010 16
UNIT LAYANAN Pnitia/Pejabat
PEJABAT PEMBUAT
KOMITMEN PENGADAAN Penerima Hasil
Pekerjaan
1.Integritas 2.Disiplin 3.Bertanggujawab 4.Ttd pakta integriotas

Bukan pengelola Tidak berhub kelg dg Bukan pengelola


keuangan pejb yg keuangan
menetapkannya
1. Kualifikasi teknis
2. Kualifikasi
manajerial 1. Bersertifikat ahli
3. Bersertifikat PBJ
keahlian PBJ 2. Memahami jenis
4. Mampu ambil pekerjaan tt yg 1. Kualifikasi teknis
keputusan menjadi tugas ULP 2. Memahami isi
5. Teladan sikap 3. Memahami isi kontrak
perilaku & bebas dokumen, metode,
KKN prosedur PBJ
17
2

1. Perencanaan Umum
2. Pengendalian dan Monitoring anggaran
3. Menetapkan PPK, PP, PPHP, Tim teknis, dan Tim Juri.
Pengguna Anggaran/ 4. Menetapkan Pemenang Pengadaan:
Kuasa Pengguna • Barang/Pek. Konstruksi/Jasa lainnya diatas 100 Milyar
Anggaran • Jasa Konsultasi diatas 10 Milyar
5. Pelaporan Keuangan dan menyimpanan seluruh
dokumen.
6. Menyelesaikan perselisihan pihak yang di angkat

1. Mengusulkan perubahan Paket dan Jadwal


2. Perencanaan Teknis (Spek Teknis, HPS, Rancangan
Kontrak)
3. Persiapan dan Penandatangan Kontrak
PPK 4. Pengendalian Pelaksanaan Kontrak.
5. Melaporkan kemajuan pekerjaan dan hambatannya
6. Melaporkan pelaksanaan dan menyerahkan hasil
pekerjaan:
7. menyimpanan seluruh dokumen pelaksanaan
8. Menetapkan Tim Pendukung dan Tim ahli Pemberi
Penjelasan

Ver.1_2010 18
5

1. Mengusulkan Perubahan
1. Wajib Melaksanakan Proses Pemilihan: Perencanaan Teknis.
• Barang/Pek. Konstruksi/Jasa lainnya
diatas 100 juta 2. Menyusun Rencana
Unit Pemilihan
Layanan • Jasa Konsultasi diatas 50 juta
Pengadaan 3. Menetapkan Dokumen
2. Menetapkan Penyedia .
Pengadaan
• Barang/Pek. Konstruksi/Jasa lainnya
s.d 100 Milyar 4. Menetapkan Nilai
• Jasa Konsultasi s.d 10 Milyar Jaminan Penawaran
3. Menjawab Sanggah I 5. Menetapkan Tenaga Ahli
6. Melakukan Proses
Pemilihan
1. Dapat Melaksanakan Proses Pemilihan: 7. Membuat laporan Proses
• Barang/Pek. Konstruksi/Jasa lainnya dan hasil Pengadaan
Pejabat
s.d 100 juta kepada Menteri/Kepala
Pengadaan
• Jasa Konsultasi s.d 50 juta Daerah.

2. Menetapkan Penyedia. 8. Membuat Pertanggung


• Barang/Pek. Konstruksi/Jasa lainnya Jawaban atas Pelaksana-
s.d 100 juta an kegiatan pengadaan
• Jasa Konsultasi s.d 50 juta kepada PA/KPA

Ver.1_2010 19
225

20
 Tahapan persiapan pengadaan barang/jasa 2

Rencana Umum Pengadaan


(identifikasi Kebutuhan, Anggaran, Cara Pengadaan, PA/ KPA
Pemaketan, Pengorganisasian PBJ,dan KAK)

1.Perencanaan Pemilihan Penyedia B/J: PPK/ULP/ Pejabat Pengadaan


• Pengkajian ulang paket
• Pengkajian ulang jadwal kegiatan pengadaan
2.Penyusunan dan Penetapan Rencana Pelaksanaan
Pengadaan, yang terdiri dari: PPK
• Spesifikasi Teknis, Penetapan HPS, dan Rancangan
Kontrak
3.Pemilihan sistem Pengadaan B/J :
• Penetapan metode Pemilihan
• Penetapan metode Penyampaian Dokumen
• Penetapan Metode Evaluasi Penawaran
• Penetapan Jenis Kontrak
• Tanda Bukti Perjanjian ULP/ Pejabat Pengadaan
4.Pemilihan metode penilaian kualifikasi pengadaan

5.Penyusunan Tahapan dan Jadwal Pengadaan

6.Penyusunan Dokumen Pengadaan

21
2

1. Tujuan perencanaan pengadaan barang/jasa


a. Diperolehnya barang/jasa dengan kualitas diharapkan
/ditetapkan
b. Terjaminnya kelancaran proses pengadaan.
2. Tiga Batasan dalam perencanaan:
a. Besarnya biaya (anggaran) yang dialokasikan, tidak
diperkenankan dilampaui jumlah pengeluarannya
b. Jadwal kegiatan/proyek dalam kaitan dengan kurun
waktu (lamanya) dan tanggal akhir yang telah
ditentukan
c. Mutu produk atau hasil kegiatan/proyek harus
memenuhi spesifikasi dan kriteria yang dipersyaratkan
dan dapat dipertanggung-jawabkan

22
3

Barang/Jasa Pemerintah yang


Output RUP Oleh PA/KPA

dibutuhkan oleh K/L/D/I mencakup Diumumkan di Website


jenis, spesifikasi, jumlah/volume K/L/D/I, Papan
barang/jasa yang dibutuhkan
Pengumuman Resmi dan
Portal Pengadaan Nasional
Menyusun dan Menetapkan Rencana Setelah RKA disetujui
Anggaran dalam DIPA/DPA : biaya paket, DPR/DPRD
honorarium, biaya pengumuman, biaya
penggandaan, dan biaya lainnya Dapat mengumumkan
Pengadaan yang kontraknya
dilaksanakan TA berikutnya.
Kebijakan umum tentang Pemaketan,
Cara Pengadaan, dan Pengorganisasian Isi Pengumuman paling
PBJ kurang:
• Nama dan Alamat
Pengguna Anggaran
Menyusun Kerangka Acuan Kerja, paling • Paket Pekerjaan
sedikit memuat: Uraian kegiatan, waktu • Lokasi pekerjaan
pelaksanaan, spek. Teknis dan
perkiraan biaya • Perkiraan biaya

23
2

Nilai paket pekerjaan


Menetapkan sebanyak-
sampai dengan
banyaknya paket yang
Rp2.500.000.000,00 (dua
bisa dilaksanakan untuk
miliar lima ratus juta
Memaksimalkan Usaha Mikro dan Usaha
rupiah) diperuntukkan
penggunaan Kecil serta koperasi kecil
bagi Usaha Mikro dan
dengan tetap
produksi dalam memperhatikan prinsip
Usaha Kecil serta koperasi
kecil, dengan syarat
negeri efisiensi, persaingan
kompetensi teknis yang
sehat, kesatuan sistem,
dibutuhkan untuk
dan kualitas kemampuan
menyelesaikan pekerjaan
teknis.
dapat dipenuhi

24
1

Barang/PK/JL
≤ 2,5 Milyar
Tidak
Usaha Mikro/
Kecil/Koperasi
kecil
Menuntut
Kompetensi
Teknis dan/atau kesatuan sistem
dan/atau kualitas

Untuk Usaha
Non-Kecil
Ya

25
2

26
1

Semua
Pengadaan
Barang/Jasa
Dapat Melalui
Dilakukan Melalui
Penyedia
Melalui
Swakelola
Penyedia barang/jasa
Barang/Jasa

27
5

 Pekerjaan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan/atau


memanfaatkan kemampuan teknis sumber daya manusia serta sesuai dengan
tugas pokok K/L/D/I
 Pekerjaan yang operasi dan pemeliharaannya memerlukan partisipasi langsung
masyarakat setempat
 Pekerjaan yang secara rinci/detail tidak dapat dihitung/ditentukan terlebih
dahulu, sehingga apabila dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa akan
menimbulkan ketidakpastian dan risiko yang besar
 Penyelenggaraan diklat, kursus, penataran, seminar, lokakarya atau penyuluhan
 Pekerjaan untuk proyek percontohan (pilot project) dan survei yang bersifat
khusus untuk pengembangan teknologi/metode kerja yang belum dapat
dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa
 Pekerjaan survei, pemrosesan data, perumusan kebijakan pemerintah, pengujian
di laboratorium dan pengembangan sistem tertentu
 Pekerjaan yang bersifat rahasia bagi K/L/D/I yang bersangkutan
 Pekerjaan Industri Kreatif, inovatif dan budaya dalam negeri
 Penelitian dan pengembangan dalam negeri
 Pekerjaan pengembangan industri pertahanan, industri alutsista dan industri
almatsus dalam negeri
28
1

Berita Acara rapat koordinasi antara PPK


RENCANA UMUM PENGADAAN YANG
KELUARAN PENGKAJIAN ULANG

dengan ULP/Pejabat Pengadaan dalam rangka


DILAKUKAN PPK DAN/ATAU
ULP/PEJABAT PENGADAAN

mengkaji ulang rencana umum pengadaan

Usulan PPK kepada PA/KPA tentang perubahan


terhadap rencana umum pengadaan

Ketetapan PA/KPA terhadap usulan perubahan


rencana umum pengadaan

29
1

PPK menyusun dan


menetapkan
•Rencana Umum •Dokumen Ketetapan
Pengadaan Rencana Pelaksanaan
•Rencana Pengadaan
Pelaksanaan •Kerangka Acuan Kerja
Pengadaan •Harga Perkiraan Sendiri
•Rancangan Kontrak
Barang/Jasa
ULP/Pejabat
PA/ KPA menetapkan Pengadaan menerima
dan melaksanakan
pemilihan penyedia
barang/jasa

30
10

 BARANG ATAU JASA LAINNYA (B/JL)


Penunjukan
Pelelangan Umum
Langsung
KEADAAN TERTENTU :
Pada prinsipnya semua pemilihan
Penanganan darurat dilakukan melalui metode
Pek. Konferensi yang mendadak Pelelangan Umum Pelelangan
yang dihadiri Presiden/Wapres Sederhana
Pertahanan Negara serta
Bernilai paling tinggi
Keamanan dan Ketertiban
Masyarakat Rp. 5M,- dan Bila pekerjaan
Pemilihan tidak kompleks
 Pek.spesifik hanya bisa oleh satu Penyedia B/JL
penyedia
B/JL KHUSUS : Kontes/
Pek.berdasarkan tarif resmi yg Sayembara
ditetapkan pemerintah SAYEMBARA :
Pek.kompleks dg teknologi khusus • Untuk pengadaan dengan nilai Proses dan Hasil dari gagasan,
Distribusi obat/alkes tertentu s.d. Rp.200 juta kreatifitas, inovasi, budaya dan
Kendaraan bermotor dengan • Kebutuhan operasional metode pelaksanaan tertentu; tidak
harga khusus untuk pemerintah • Teknologi sederhana dapat ditetapkan berd Harga Satuan
Sewa penginapan / hotel /ruang • Resiko kecil
rapat KONTES :
• Usaha perseorangan/ BU kecil
Lanjutan sewa gedung / kantor / Tidak punya harga pasar
dan koperasi kecil
ruang terbuka/ tertutup Tidak dapat ditetapkan berdasarkan
Pengadaan Langsung Harga Satuan

31
10

Penunjukan Langsung Pelelangan Umum


KEADAAN TERTENTU :
Pada prinsipnya semua pemilihan
Penanganan darurat :
• Pertahanan Negara serta dilakukan melalui metode
Keamanan dan Ketertiban Pelelangan Umum
Masyarakat
• Bencana alam/non alam/
Pemilihan Langsung
sosial; pencegahan Bernilai paling tinggi
bencana; kerusakan Rp. 5M,- dan Bila
sarana/prasarana yng Pemilihan
Penyedia JK pekerjaan tidak kompleks
menghentikan kegiatan
pelayanan publik
 Pek.spesifik hanya bisa oleh
satu penyedia
Pelelangan Terbatas
KONSTRUKSI KHUSUS :
Pek.kompleks dg teknologi • Untuk pengadaan dengan Pekerjaan Kompleks,
khusus nilai s.d. Rp. 200 juta diyakini jumlah
Pek Konstruksi bangunan • Kebutuhan operasional
Penyedia Terbatas
yang merupakan satu • Teknologi sederhana
kesatuan sistem konstruksi • Resiko kecil
dan satu kesatuan tanggung • Usaha perseorangan/ BU
jawab atas resiko kegagalan kecil dan koperasi kecil
bangunan Pengadaan Langsung

32
10

Seleksi Umum Seleksi Sederhana


Pada prinsipnya semua Bernilai paling tinggi
Penunjukan pengadaan harus Rp. 200.000.000 dan Bila
Langsung dengan Seleksi Umum pekerjaan bersifat
sederhana
Penanganan darurat Pemilihan
Penyedia jasa tunggal Penyedia Jasa
Hanya bisa dilakukan Sayembara
Konsultansi
pemegang hak paten
Pek. Yang menyangkut  Proses dan Hasil dari
pertahanan/keamanan gagasan, kreatifitas,
dan ketertiban Untuk pekerjaan inovasi dan metode
masyarakat konsultansi dengan nilai pelaksanaan
maksimum 50 juta tertentu.
Kebutuhan operasional  Tidak dapat
K/L/D/I ditetapkan
berdasarkan Harga
Pengadaan Langsung Satuan

33
10

Metode Satu 1 Sampul Metode Dua Sampul Metode Dua Tahap


Penyampaian dok Adm+teknis (sampul I), persyaratan adm & teknis
penawaran (adm, teknis, harga (sampul II) kemudian  sampul tertutup I
dan harga) yang sampul I dan II dimasukkan harga penawaran 
dimasukkan ke dalam 1 ke dalam sampul penutup sampul tertutup II,
(satu) sampul tertutup kpd dan disampaikan kpd ULP Disampaikan dalam 2
ULP/Pejabat Pengadaan tahap

• B/J yg standar harganya • B/JL pakai sistem nilai • B/PK/JL yg kompleks


telah ditetapkan pemerintah atau sistem biaya selama • B/PK/JL yg memenuhi
• Jasa konsultansi dg KAK umur ekonomis kriteria kinerja tertentu
sederhana termasuk pertimbangan
• JK yg penilaian teknis
kemudahan pengoperasian
• B/PK/JL yg spek/volume terpisah dari penilaian
dan efisiensi pemeliharaan
jelas. harga atau bersifat peralatan
• Penunjukan Langsung / kompleks
• B/PK/JL dg beberapa
Pengadaan Langsung / alternatif penggunaan
Kontes / Sayembara
sistem, desain, dan
teknologi.
34
10

Sistem
Siste Sistem penilaian
NIlai biaya selama
m umur
Gugur
• B/PK/JL pada prinsipnya • B/PK/JL yg kompleks,
ekonomis
menggunakan sistem dimana untuk mencapai Untuk B/PK/JL yang
gugur. kualitas yang diinginkan kompleks dan dapat
• Untuk Pekerjaan yang dapat diperoleh dengan diperkirakan biaya
Metode teknis metode teknis dan harga operasional , biaya
pelaksanaan tidak yang bervariasi. pemeliharaan serta
bervariasi. • Ketentuan bobot penilaian diketahui umur
unsur teknis yang dapat ekonomis dan nilai
Membandingkan dikuantifikasikan adalah sisanya.
dok penawaran thd 10-30% dan bobot harga Memberikan
dok lelang dg 70-90%. nilai pada
urutan tahap Memberikan
nilai angka unsur teknis
adm,teknis,harga dan harga
di mana apabila tertentu
berdasarkan menurut umur
tidak memenuhi ekonomis
pada setiap ketentuan dok
lelang kemudian
tahapan dikonversi ke
dinyatakan gugur dalam uang.
35
5

EVALUASI SISTEM NILAI


Pengadaan barang (dengan bobot teknis 30% dan harga 70%), HPS 3 miliar
Bagian
dari Kriteria Bobot PT Y PT X PT Z PT W PT H
Sampul I 1Harga Suku cadang/spare part 10 6 10 7 7 6
(makin mahal poin makin kecil)
2Kedekatan / jumlah bengkel 8 3 8 4 6 5
3Lama Garansi 7 3 7 2 3 3
4Design teknis/kinerja 5 4 5 3 3 3
Jumlah 30 16 30 16 19 17
Sampul II

HARGA 70 70 59 69 64 67
100 86 89 85 83 84
II I III
PT Rp poin
y 2,300,000,000 70 Dalam metode sistem nilai
X 2,710,000,000 59 yang menawarkan murah belum menang
Z 2,350,000,000 69
W 2,500,000,000 64
H 2,400,000,000 67

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 36


5

Metode evaluasi dengan biaya selama umur ekonomis

KRITERIA PT X PT Z PT W
Bagian 1Biaya operasional (5 tahun) 2200 2400 2800
dari 2Biaya pemeliharaan (5 tahun) 2400 3000 3200
sampul I 3Nilai sisa 600 500 300
4000 4900 5700

Harga Penawaran (setelah


Sampul II koreksi aritmatik) 3000 2700 2000
7000 7600 7700
I II III
Berarti selama 5 tahun hanya menghabiskan
anggaran senilai Rp. 7 miliar

Dalam metode ini


yang menawarkan murah belum tentu
menang

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 37


10

Metode Metoda
Metoda evaluasi
evaluas evaluasi pagu
i kualitas anggaran
Kualitas JK yg dan biaya
mengutamakan Output pekerjaan, • Ada standarnya
kualitas dan/atau waktu penugasan, • Dapat dirinci dg
lingkupnya sulit dan biaya dapat tepat
ditetapkan dlm ditentukan dalam • Anggarannya
KAK KAK. tidak melampaui
Kualitas teknis pagu tertentu
terbaik, lalu nego Nilai kombinasi
teknis& biaya terbaik teknis& Teknis terbaik dari
biaya, lalu nego penawar=<pagu,
teknis& biaya lalu nego teknis&
biaya

pekerjaan sederhana dan


Metoda standar.
evaluasi
biaya
terendah
Evaluasi dengan cara memilih harga terendah di
antara penawaran yang memenuhi syarat teknis,
lalu nego teknis& biaya

38
1

Mengidentifika
sikan
barang/jasa
yang akan
diadakan

LANGKAH-
LANGKAH
PEMILIHAN
JENIS
KONTRAK
Memilih dan Mengenali
menetapkan masing-
salah satu masing jenis
jenis kontrak kontrak

39
10

lump sum

harga satuan
tahun tunggal
pembebanan
gabungan lump sum tahun
cara pembayaran dan harga satuan anggaran tahun jamak
tahun jamak
terima jadi
(turnkey)

Persentase
kontrak pengadaan
pekerjaan tunggal;
tunggal sumber pendanaan
jenis kontrak pengadaan
pekerjaan pekerjaan bersama.
terintegrasi

40
4

Bukti
• Pengadaan Jasa Konsultansi Pembelian
di atas Rp. 50 juta
• Pengadaan Barang/Pek. (s.d.. 10- juta)
Konstruksi/Jasa Lainnya di
atas Rp 200 juta

Surat Bukti Kuitansi


Perjanjian Perjanjian (s.d .. 50 juta)

• Pengadaan Jasa Konsultansi


Surat Perintah s.d Rp. 50 juta
• Pengadaan Barang/Pek.
Kerja (SPK)
Konstruksi/Jasa Lainnya s.d
Rp 200 juta

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 41


225

42
4

HPS disusun dan ditetapkan oleh PPK,


kecuali untuk kontes/sayembara

ULP/pejabat pengadaan mengumumkan


nilai total HPS
Ketentuan Umum HPS

Nilai HPS bersifat terbuka dan tidak


rahasia, sedangkan rinciannya bersifat
rahasia
HPS disusun paling lama 28 hari kerja
sebelum batas akhir pemasukan
penawaran
HPS bukan sebagai dasar untuk
menentukan besaran kerugian Negara

Riwayat HPS harus didokumentasikan

43
1

Usulan Disusun dan Diumumkan


Dokumen ditetapkan nilai total HPS
HPS
ULP/Pejabat
Pejabat Pembuat Pengadaan
Komitmen

Sah jika:ditandatangani oleh:


 Pejabat Pembuat Komitmen
(sebagai yg menetapkan).
Dokumen HPS
SAH

44
3

Alat untuk menilai kewajaran penawaran harga termasuk rinciannya


Dasar untuk menetapkan batas tertinggi penawaran yang sah
Dasar untuk menetapkan besaran Jaminan Pelaksanaan bagi
penawaran yang nilainya lebih rendah dari 80% nilai total HPS

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN


MENETAPKAN HPS
HPS bukan sebagai dasar
untuk menentukan besaran
kerugian negara.
ULP/PEJABAT PENGADAAN
MENGUMUMKAN NILAI TOTAL HPS
Harga optimal/ wajar

Rp Memperhitungkan semua komponen biaya

Perhitungkan keuntungan penyedia +


overhead (maks 15%)

PENYEDIA TIDAK “MARK-UP”


BARANG/ JASA
45
5

Penyusunan HPS didasarkan pada data harga pasar setempat, yang diperoleh berdasarkan hasil
survei menjelang dilaksanakannya Pengadaan, dengan mempertimbangkan informasi yang
meliputi:

a. Informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS);
b. Informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh asosiasi terkait dan sumber
data lain yang dapat dipertanggungjawabkan;
c. Daftar biaya/tarif Barang/Jasa yang dikeluarkan oleh pabrikan/distributor tunggal;
d. biaya Kontrak sebelumnya atau yang sedang berjalan dengan mempertimbangkan faktor
perubahan biaya;
e. inflasi tahun sebelumnya, suku bunga berjalan dan/atau kurs tengah Bank Indonesia;
f. hasil perbandingan dengan Kontrak sejenis, baik yang dilakukan dengan instansi lain
maupun pihak lain;
g. perkiraan perhitungan biaya yang dilakukan oleh konsultan perencana (engineer’s
estimate);
h. norma indeks; dan/atau
i. informasi lain yang dapat dipertanggungjawabkan

HPS telah memperhitungkan PPn dan ( overhead + Profit yang wajar maks 15 %)
HPS TIDAK BOLEH memperhitungkan biaya tak terduga, biaya lain-lain dan PPh
penyedia barang/jasa

46
3

Jaminan
Penawaran

Jaminan
Jaminan
Sanggahan Jaminan Pelaksanaan
Banding
Atas
Pengadaan
Barang/Jas
a

Jaminan Jaminan Uang


Pemeliharaan Muka

47
3

 Surat jaminan adalah jaminan tertulis yang


dikeluarkan bank umum/lembaga keuangan lainnya yang
diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada pengguna
barang/jasa untuk menjamin terpenuhinya
persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa;

 Penerbit
surat jaminan = Bank Umum/ Perusahaan
Penjaminan/Perusahaan Asuransi

48
3

 Digunakan untuk menyertai surat penawaran


 Nilainya 1%-3% dari HPS
 Masa berlaku s.d. 14 hari setelah tanggal tanda
tangan kontrak
 Untuk paket pekerjaan diatas Rp. 100jt
 Fungsi menjamin data penawaran dan kesungguhan
penyedia barang jasa

49
5

 Surat Jaminan Pelaksanaan harus diberikan


sebelum kontrak ditandatangani
 Nilainya 5% dari Kontrak
 Masa berlaku s.d. 14 hari setelah tanggal
serah terima pertama
 Untuk kontrak diatas 200 juta
 Untuk menjamin pelaksanaan pekerjaan
 Bila kontrak dibawah 80% HPS, maka jaminan
pelaksanaan dibuat 5%xHPS

50
5

 JUM harus diberikan dalam meminta uang muka


 Nilainya setinggi-tingginya dari Kontrak untuk
usaha kecil 30% atau 20% non kecil
 Besarnya JUM sebesar uang muka
 Masa berlaku s.d. 14 hari setelah tanggal serah
terima pertama
 Diberikan bila dicantumkan di kontrak

51
3

 Diberikan dalam meminta pembayaran 100%, karena


ada pekerjaan pemeliharaan
 Nilainya 5% dari kontrak
 Masa berlaku s.d. 14 hari setelah tanggal serah
terima kedua

52
2

 Misal pekerjaan selesai 26 Desember, namun batas


administrasi pembayaran dibatasi s.d. 20 Desember,
maka penyedia barang jasa dapat menyerahkan
jaminan pembayaran.
 Nilainya sebesar yang belum dibayarkan.
 Masa berlakunya minimal 14 hari setelah pekerjaan
selesai

53
1

 Jaminan Sanggahan Banding ditetapkan sebesar 1%


dari nilai total HPS
 Jangka waktu 20 hr sejak mengajukan sanggah

54
5

Dalam Pengadaan Barang modal, Penyedia


Barang menyerahkan Sertifikat Garansi.

Sertifikat Garansi diberikan terhadap kelaikan


penggunaan Barang hingga jangka waktu
tertentu sesuai dengan ketentuan dalam
Kontrak

Sertifikat Garansi diterbitkan oleh Produsen


atau pihak yang ditunjuk secara sah oleh
Produsen.

55
1

56
3

METODE PRAKUALIFIKASI METODE PASKA KUALIFIKASI

Pelelangan Umum
Yang Bersifat Kompleks Pelelangan Umum

Pelelangan Sederhana untuk Penyedia


Pelelangan terbatas Barang/Jasa lainnya dan
Untuk Penyedia pekerjaan konstruksi Pemilihan Langsung untuk Penyedia
pekerjaan konstruksi
Pemilihan Penyedia Barang/ Pek
Konstruksi/ Jasa Lainnya Yang
Penunjukkan langsung untuk keadaan
Menggunakan Metode Penunjukan
darurat
Langsung

Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi


Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi
Badan Usaha
Perorangan

57
1

Mengenali karakteristik barang/jasa


yang diadakan

Sistem pengadaan sudah ditetapkan


(termasuk Metode Penilaian
Kualifikasi)

Penyusunan Tahapan berdasarkan


sistem Pengadaan

Penyusunan Jadwal

58
7

Waktu (Hari Kerja)


No Tahapan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10111213141516171819202122232425262728293031323334353637383940414243
1 Pengumuman = >7 hari
2 Pendaftaran dan Pengambilan Dok. Kualifikasi 1 hari sebelum batas
akhir pemasukan dokumen
3 Pemasukan Dok. Kualifikasi = > 3 hari setelah hari akhir
pengumuman) Proses Pemilihan
4 Pembukaan dokumen Kualifikasi
5 Evaluasi Kualifikasi ( disesuaikan dng jenis
pekerjaan)
6 Penetapan daftar pendek penyedia
7 Masa sanggah 5 hari
8 Undangan
9 Pengambilan dok. Pemilihan Proses Kualifikasi 1 hari sebelum batas akhir
pemasukan dok. Penawaran
10 Penjelasan (paling cepat 4 hari setelah undangan)
11 Pemasukan Dok. Penawaran = > 7 hari sejak
penjelasan
12 Evaluasi Penawaran ( disesuaikan dng jenis
pekerjaan)
13 Penetapan dan pengumuman pemenang
14 Masa sanggah 5 hari
15 Penerbitan SPPBJ (jika tidak ada sanggah)
16 Penandatangan Kontrak (jika tidak ada sanggah)
17 Masa sanggah banding 5 hari
18 Penerbitan SPPBJ tergantung pada diterima atau
?
ditolaknya sanggahan banding
19 Penandatangan Kontrak tergantung pada
diterima atau ditolaknya sanggahan banding ?

catatan:
-waktu menjawab sanggah oleh ULP adalah 5 hari sejak sanggah diterima
-alokasi waktu sanggah banding adalah 5 hari sejak jawaban sanggah diterima oleh penyanggah
-waktu menjawab sanggah Banding oleh Menteri/Kepala Daerah adalah 15 hari sejak sanggah banding diterima

59
3

Waktu (Hari Kerja)


No Tahapan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

1 Pengumuman = >7 hari


2 Pendaftaran dan Pengambilan Dok. Pengadaan 1 hari sebelum batas
akhir pemasukan
dokumen
3 Penjelasan ( paling cepat 4 hari kerja sejak tanggal pengumuman)
4 Pemasukan Dok. Pengadaan (paling kurang 2 hari sejak tanggal penjelasan)
5 Pembukaan Dokumen Pengadaan
6 Evaluasi Dok. Pengadaan ( disesuaikan dng jenis
pekerjaan)
7 Penetapan dan pengumuman pemenang
8 Masa sanggah 5 hari
9 Penerbitan SPPBJ (jika tidak ada sanggah)
10 Penandatangan Kontrak (jika tidak ada sanggah)
11 Masa sanggah banding 5 hari
12 Penerbitan SPPBJ tergantung pada diterima atau
?
ditolaknya sanggahan banding
13 Penandatangan Kontrak tergantung pada diterima
atau ditolaknya sanggahan banding ?

catatan:
-waktu menjawab sanggah oleh ULP adalah 5 hari sejak sanggah diterima
-alokasi waktu sanggah banding adalah 5 hari sejak jawaban sanggah diterima oleh penyanggah
-waktu menjawab sanggah Banding oleh Menteri/Kepala Daerah adalah 15 hari sejak sanggah banding diterima

60
2

 Pelelangan terbatas atau seleksi umum: sama dengan


alokasi waktu pelelangan umum dengan prakualifikasi.
 Seleksi sederhana badan usaha : sama dengan Seleksi
Umum prakualifikasi, kecuali proses pengumuman
sekurangnya 3 hari kerja
 Pelelangan sederhana, pemilihan langsung atau
seleksi sederhana perorangan : sama dengan
pelelangan umum pasca kualifikasi, kecuali proses
pengumuman sekurangnya 3 hari kerja.
 Penunjukan langsung : diserahkan sepenuhnya kepada
ULP/Pejabat Pengadaan.
 Pengadaan langsung: diserahkan sepenuhnya kepada
ULP/Pejabat Pengadaan.

61
1

METODE PRAKUALIFIKASI METODE PASKA KUALIFIKASI

1. Dokumen Kualifikasi
Dok Adm, Teknis dan Harga serta Dok
Kualifikasi
(Disampaikan bersamaan dengan dokumen
pemilihan)
2. Dok Adm, Teknis dan Harga

62
 Dapat merubah harga penawaran dalam kontrak harga satuan.
 Untuk kontrak lump sump, hanya untuk menyesuaikan volume penawaran
dengan dokumen pemilihan, tanpa merubah nilai penawaran
 Koreksi Aritmetik dilakukan untuk 3 (tiga) penawar terendah
 Langkah-langkahnya :
1. Menyesuaikan volume pekerjaan antara dokumen penawaran dengan
dokumen pemilihan.
2. Mengalikan volume pekerjaan yang sesuai dengan dokumen pemilihan
dengan harga satuan yang ditawarkan.
3. Mata pembayaran yang tidak diberi harga satuan, harus tetap
dilaksanakan.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 63