Anda di halaman 1dari 10

Sanitasi Lingkungan

Tim KKN-UNIPA Kampung Dihara

ALLPPT.com _ Free PowerPoint Templates, Diagrams and Charts


Pengertian Sanitasi Lingkungan
Sanitasi lingkungan adalah kegiatan untuk meningkatkan
kesejahteraan manusia. Kondisi tersebut mencangkup :
Pasokan air yang bersih dan aman;

Pembuangan limbah dari hewan, manusia dan industri

Perlindungan makanan dari kontaminasi biologis dan kimia;

Udara yang bersih dan aman;

Rumah yang bersih dan aman.


MENINGKATKAN SANITASI LINGKUNGAN

• Meningkatkan sanitasi lingkungan harus dimulai dari rumah dan lingkungan.

• Karena sebagian waktu manusia dihabiskan di rumah.

• Lingkungan fisik, biologis maupun sosial perlu diperhatikan dalam membangun


rumah.

• Faktor sosial, juga perlu diperhatikan agar rumah tidak terkesan aneh, lain dari
yang lain
MENINGKATKAN SANITASI LINGKUNGAN

Lantai, dinding, ventilasi, cahaya, dan luas bangungan.

Fasilitas-fasilitas kebutuhan akan air bersih dan tempat pembuangan.

Dapur harus bersih agar terhindari dari berbagai binatang yang dapat menjadi vektor berbagai jenis penyakit seperti
tikus dan kecoa.

Kandang ternak, lokasinya harus terpisah dari rumah.

Halaman rumah harus bersih dan adanya tumbuhan


Penyakit dalam Sanitasi Lingkungan

Golongan virus, misalnya influenza, Golongan virus, misalnya influenza,


Golongan riketsia, misalnya: tifus.
trachoma, cacar dan sebagainya. trachoma, cacar dan sebagainya.

Golongan protozoa, misalnya malaria, Golongan jamur yakni bermacam-


Golongan bakteri, misalnya disentri.
filaria, schistosoma, dan sebagainya. macam panu, kurap, dan sebagainya.

Golongan cacing, yakni bermacam-


macam cacing perut seperti ascaris
(cacing gelang), cacing kremi, cacing
pita, cacing tambang, dan sebagainya.
Upaya Sanitasi Lingkungan
Praktik
Sanitasi Mandi
Sehari- hari

Cuci
Rambut

Bersihkan
Mata

Gigi dan
Mulut
Upaya Sanitasi Lingkungan
Tangan: Untuk mencegah hal itu tangan kita harus dicuci:

• Sebelum menangani makanan

• Setelah makan atau merokok.


• Setelah habis dari toilet.
• Setelah menyentuk area tubuh yang tidak bersih atau terinfeksi atau menyisir rambut.
• Setelah menggunakan sapu tangan, bersin, atau batuk ke tangan.

• Setelah menangani bahan mentah, khususnya daging, ikan, dan unggas, ayam, itik dsb.

• Setelah menangani bahan sisa makanan atau sampah.


Upaya Sanitasi Lingkungan
Kuku jari: Kuku jari seringkali merupakan sumber kontaminasi atau kontaminasi silang:

• Mereka harus dipotong dan dijaga kebersihannya.


• Kuku panjang dengan tepian yang kasar cenderung ditinggali banyak kuman.

• Cat kuku harus dihindari di area produksi karena dapat terjadi akumulasi kotoran atau
bisa mengelupas dan masuk ke dalam makanan (beberapa cat kuku beracun).

• Maka penggunaan cat kuku harus dicegah.


Upaya Sanitasi Lingkungan

• Merokok sambil makanan dapat menyebabkan kontaminasi


makanan.
• Batuk yang tidak ditutupi dan bersin dapat menebarkan sejumlah
Membentuk kebiasaan
bakter.
baik yang umum • Mengupil hidung dapat meninggalkan bakteri berbahaya yaitu
staphylococcus atau lainny.
seperti disebutkan di
• Menghindari cuci tangan di bak cuci yang digunakan untuk
bawah ini: preparasi makanan.
• Hindari menggunakan lap piring untuk menyeka keringat setelah
habis dari WC.
Upaya Sanitasi Lingkungan

• Menghidari mengambil roti dan es batu dengan tangan kosong.


• Jangan menyentuh permukaan kontak makanan dari tembikat atau
Membentuk kebiasaan peralatan makanan.
• Mencicipi makanan dengan jari atau dengan sendok yang sama
baik yang umum
berulang kali harus dihindari.
seperti disebutkan di • Makan permen karet atau merokok seharusnya tidak diperbolehkan

bawah ini: dalam persiapan makanan dan area layanan.


• Meninggalkan makanan tanpa ditutup dalam waktu lama.
• Meniup kantong kertas atau plastik untuk membukanya.