Anda di halaman 1dari 13

DIARE (MENCRET) PADA ANAK

Dr. Hana Novera


• Lebih lunak dari biasanya
(lembek cair)
• Lebih dari 3 kali sehari
• Ibu menganggap buang
air besar tidak normal
dari biasanya
Apakah pendapat/ anggapan di bawah ini
benar?
• Mencret adalah tanda bahwa anak akan bertambah besat
• Mencret adalah tanda bahwa anak akan tumbuh gigi
• Mencret adalah tanda bahwa anak akan segera bisa berjalan
• Mencret disebabkan oleh roh jahat
I N G A T !!!!
• Diare adalah salah satu penyebab utama kematian pada
balita
Apa saja yang dapat menimbulkan
diare?
• Makan tanpa cuci tangan yang bersih
• Minum air mentah
• Makan makanan yang dihinggapi lalat
• Buang air besar di sembarang tempat
• Lingkungan rumah yang kumuh dan kotor
• Pemberian makanan tambahan ASI yang terlalu dini pada bayi
Bagaimana mengatasi diare?
• Mengganti cairan yang keluar
Cara membuat larutan gula garam (LGG)
• Gula 1 sendok teh penuh
• Garam ¼ sendok teh
• Air masak 1 gelas
• Campuran bahan-bahan tersebut diaduk sampai larut
benar
Cara membuat larutan oralit
• Bubuk oralit 1 bungkus dilarutkan kedalam 1 gelas air
masak (atau 1 gelas air teh)
• Aduk sampai semua bubuk larut
• Baca petunjuk lebih lanjut pada bungkus oralit
Perhatikan tanda tanda dehidrasi (kekurangan
cairan)
• Kesadaran menurun
• Mata cekung
• Tidak bisa minum atau males minum
• Cubitan kulit perut kembalinya sangat lambat
• Tidak lagi buang air kecil
Bagaimana mencegah terjadinya diare?
• Mencuci tangan sebelum dan
sesudah makan
• Menjaga kebersihan makanan dan
peralatan makan
• Menjaga kebersihan lingkungan dan
sumber air
• Masak makanan dan minuman
sampai matang
TERIMA KASIH
• Menurut data RISKESDAS tahun 2013 disebutkan bahwa 1 dari 7 anak Indonesia mengalami
• diare. Bahkan dalam satu tahun anak Indonesia rata-rata mengalami diare 2 hingga 6 kali. Tidak
• hanya itu,
• ASI MAMPU MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN KARENA DIARE
• Sebuah Penelitian WHO tlah mmbuktikan bahwa ASI yang diberikan selama 2 tahun bisa menurunkan angka
kematian anak yang diakibatkan oleh diare dan juga infeksi saluran pernafasan. PAda saat bayi lahir, maka
sistem kekebalan tubuhnya masih sangat terbatas. SIstem kekebalan tubuh ini nantinya akan berkembang
sesuai dengan meningkatnya paparan mikroorganisme di dalam saluran cernanya.

• Salah satu faktor perlindungan yang ditemukan di dalam ASI antara lain terbentuknya antibodi IgA sekretori
(sIgA). Saat menyusui, IgA sekretori ini akan berpengaruh pada paparan mikroorganisme yang terdapat pada
saluran cerna bayi. Hal ini akan membatasi masuknya bakteri ke dalam aliran darah melalui mukosa (dinding)
saluran cerna. Nah inilah peran perlindungan ASI.