Anda di halaman 1dari 46

TUGAS MUSIK

1. Ciri-ciri musik tradisional


2. Alat-alat musik tradisional
3. Lagu-lagu daerah
4. Seni lain yang menunjang
5. Bentuk-bentuk pergelarannya
6. Video
1. Aliran musik dari pengaruh musik Islam
1. Ciri-ciri musik tradisional
2. Alat-alat musik tradisional
3. Lagu-lagu daerah
4. Seni lain yang menunjang
5. Bentuk-bentuk pergelarannya
6. Video
1. Arbab
Instrumen ini terdiri dari 2 bagian yaitu
Arbabnya sendiri (instrumen induknya) dan
penggeseknya (stryk stock). Instrumen ini
memakai bahan : tempurung kelapa, kulit
kambing, kayu dan dawai
2. Serune Kalee (Serunai)
Serunai instrumen tradisional Aceh
yang telah lama berkembang dan dihayati
oleh masyarakat Aceh. Bahan dasar Serunai
ini berupa kayu, kuningan dan tembaga.
bentuk menyerupai seruling bambu. Warna
dasarnya hitam yang fungsi sebagai pemanis
atau penghias musik tradisional Aceh.
3. Rapai
Rapai terbuat dari bahan dasar berupa kayu
dan kulit binatang. Bentuknya seperti rebana.
Sejenis instrumen musik pukul (percussi)
yang berfungsi pengiring kesenian
tradisional.Beberapa jenis: Rapai Pasee
(Rapai gantung), Rapai Daboih, Rapai
Geurimpheng (rapai macam), Rapai Pulot dan
Rapai Anak.
4. Geundrang (Gendang)
Geundrang merupakan unit instrumen dari
perangkatan musik Serune Kalee. Geundrang
termasuk jenis alat musik pukul dan
memainkannya dengan memukul dengan
tangan atau memakai kayu pemukul. Fungsi
Geundrang nerupakan alat pelengkap tempo
dari musik tradisional etnik Aceh.
7. Bereguh
Bereguh nama sejenis alat tiup terbuat dari
tanduk kerbau. Bereguh mempunyai nada
yang terbatas, banyaknya nada yang yang
dapat dihasilkan Bereguh tergantung dari
teknik meniupnya. Fungsi dari Bereguh hanya
sebagai alat komunikasi terutama apabila
berada dihutan/berjauhan tempat antara
seorang dengan orang lainnya.
8. Canang
Canang ditafsirkan sebagai alat musik yang
dipukul, terbuat dari kuningan menyerupai
gong. Fungsi Canang secara umum sebagai
penggiring tarian-tarian tradisional serta
Canang juga sebagai hiburan bagi anak-anak
gadis yang sedang berkumpul.
1. Ciri-ciri musik tradisional
2. Alat-alat musik tradisional
3. Lagu-lagu daerah
4. Seni lain yang menunjang
5. Bentuk-bentuk pergelarannya
6. Video
1. Ciri-ciri musik tradisional
2. Alat-alat musik tradisional
3. Lagu-lagu daerah
4. Seni lain yang menunjang
5. Bentuk-bentuk pergelarannya
6. Video
1. Tari Seudati
Tari seudati begitu sederhana tapi sangat
indah. Tanpa musik, tanpa gamelan. Hanya
ada syair dan pantun. Musiknya bersumber
pada gerakan tubuh dan syair dari penarinya
sendiri.
2. Tari Ranup Lampuan
Tarian Ranup Lampuan merupakan sebuah
tarian tradisional di Aceh yang penarinya
terdiri dari beberapa orang yang memakai
pakaian khas Aceh dan diiringi oleh irama
musik tradisional Aceh. Tari ini diciptakan
untuk menyambut dan menghormati tamu.
3. Tari Saman
Tari Saman adalah sebuah tarian suku
Gayo (Gayo Lues) yang biasa ditampilkan
untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting
dalam adat. Syair dalam tarian Saman
mempergunakan bahasa Gayo. Selain itu
biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk
merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW
4. Tari Guel
Tari guel adalah salah satu budaya Gayo di Aceh.
Guel berarti membukhasanahnyikan. Guel
sepenuhnya apresiasi terhadap wujud alam,
lingkungan kemudian dirangkai begitu rupa
melalui gerak simbolis dan hentakan irama.
5. Tari Rapa’i Geleng
Rapa'i Geleng adalah sebuah tarian etnis
Aceh. Permainan Rapa'i Geleng juga
disertakan gerakan tarian yang melambangkan
sikap keseragaman dalam hal kerjasama,
kebersamaan, dan penuh kekompakan dalam
lingkungan masyarakat. Tarian ini
mengekspresikan dinamisasi masyarakat
dalam syair yang dinyanyikan.
6. Tari Rateb Meusekat
Tari Ratéb Meuseukat salah satu tarian yang
berasal dari Aceh. Nama Ratéb Meuseukat
berasal dari bahasa Arab yaitu ratéb asal kata
ratib artinya ibadat dan meuseukat asal kata
sakat yang berarti diam. Isi dan kandungan
syairnya terdiri dari sanjungan dan puji-pujian
kepada Allah dan sanjungan kepada Nabi,
dimainkan oleh sejumlah perempuan dengan
pakaian adat Aceh.
7. Didong
Didong adalah sebuah kesenian rakyat Gayo
yang memadukan unsur tari, vokal dan sastra.
Ada yang berpendapat bahwa kata “didong”
mendekati pengertian kata “denang” atau
“donang” yang artinya “nyanyian sambil
bekerja atau untuk menghibur hati atau
bersama dengan bunyi bunyian”. Didong
waktu itu selalu dipentaskan pada hari-hari
besar Agama Islam.
1. Ciri-ciri musik tradisional
2. Alat-alat musik tradisional
3. Lagu-lagu daerah
4. Seni lain yang menunjang
5. Bentuk-bentuk pergelarannya
6. Video
1. IGRA Aceh Tengah gelar pentas seni di GOS Takengon
 Takengon-LintasGIkatan Guru Raudhatul Atfhal
(IGRA) Aceh Tengah selenggarakan pagelaran seni
tingkat Raudhatul Atfhal (RA) se- Kabupaten di
Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, Kamis (22/05/14).
 Pagelaran Seni tersebut dibuka oleh Sekretaris
Daerah Drs. Taufik, MM itu diikuti oleh 30 kelompok
seni yang berasal dari seluruh RA yang tersebar di
kabupaten setempat.
1. Ciri-ciri musik tradisional
2. Alat-alat musik tradisional
3. Lagu-lagu daerah
4. Seni lain yang menunjang
5. Bentuk-bentuk pergelarannya
6. Video
1. Ciri-ciri musik tradisional
2. Alat-alat musik tradisional
3. Lagu-lagu daerah
4. Seni lain yang menunjang
5. Bentuk-bentuk pergelarannya
6. Video
1. Naluri pengaruh musik seperti musik
gereja
2. Tangga nadanya ialah diatonis yang
sudah harmonis
3. Pengaruh lain dari musik orang batak
1. Ciri-ciri musik tradisional
2. Alat-alat musik tradisional
3. Lagu-lagu daerah
4. Seni lain yang menunjang
5. Bentuk-bentuk pergelarannya
6. Video
1.1. Kelompok Idiofon :
1. Oloan
Oloan adalah salah satu gung berpencu
yang terdapat pada Batak Toba. Oloan
dimainkan secara bersamaan dengan tiga buah
gung yang lain dalam satu ensambel, sehingga
jumlahnya empat buah. Empat gong tersebut
disebut ogung
2. Ihutan
Ihutan merupakan gung berpencu yang
digunakan dalam satu ensambel dengan tiga
gung lainnya. Yang membedakannya dengan
gong lainnya adalah ukurannya, bunyi, dan
teknik permainannya. Ritemnya konstan dan
bersahut-sahutan dengan gong oloan (litany),
ini secara onomatope disebut polol-polol.
Gong ini juga dimainkan dengan menggunakan
satu stick.
3. Garantung
Garantung (baca : garattung) adalah jenis
pukul yang terbuat dari wilahan kayu
(xylophone) yang terbuat dari kayu ingol
dan dosi. Garantung terdiri dari 7 wilahan
yang digantungkan di atas sebuah kotak
yang sekaligus sebagai resonatornya.
Antara wilahan yang satu dengan wilahan
yang lainnya dihubungkan dan digantungkan
dengan tali.
1.2. Kelompok Membranofon
1. Gordang
Gendang Batak Toba sering sekali disebut
orang gondang atau taganing. Memang ke
dua unsur tersebut terdapat dalam gendang
tersebut, hanya saja secara detail bahwa
gondang dan taganing meskipun keduanya
adalah termasuk klasifikasi membranofon
dan bentuknya juga hampir sama, namun
tetap berbeda.
1.3. Kelompok Aerofon :
1.Sarune Bolon
Sarune bolon (aerophone double reed)
adalah alat musik tiup yang paling besar
yang terdapat pada masyarakat Toba. Alat
musik ini digunakan dalam ensambel musik
yang paling besar juga, yaitu gondang bolon.
Sarune bolon dalam ensambel berfungsi
sebagai pembawa melodi utama. Pemainnya
disebut parsarune.
2. Sulim
Sulim adalah alat musik tiup yang terbuat
dari bambu seperti seruling atau suling.
Sulim ini panjangnya berbeda-beda
tergantung nada dasar yang mau dihasilkan.
Namun secara melodi yang dihasilkan suling
ini meskipun dapat juga memainkan lagu
lagu minor, tetapi cenderung memainkan
tangga nada mayor dengan nada diatonis.
1. Ciri-ciri musik tradisional
2. Alat-alat musik tradisional
3. Lagu-lagu daerah
4. Seni lain yang menunjang
5. Bentuk-bentuk pergelarannya
6. Video
1. Ciri-ciri musik tradisional
2. Alat-alat musik tradisional
3. Lagu-lagu daerah
4. Seni lain yang menunjang
5. Bentuk-bentuk pergelarannya
6. Video
1. Angguk dan Andung
Angguk adalah ratapan kesedihan dengan
diselingi teriakan histeris. Andung adalah
seni yang memancing orang untuk ikut
meneteskan air mata , biasanya karena orang
yang mendengarnya menjadi terpana dan
terbawa kesedihan.
2. Tari Tor-Tor
Tari tor-tor merupakan jenis tarian yang
gerakannya senada seirama dengan iringan
musiknya. Iringan musik tari tor-tor
biasanya mempergunakan berbagai alat
musik tradisional seperti suling , terompet
Batak dan gondang.
3. Uning-Uningan
Uning-uningan adalah kesenian tradisional
instrumental dari Batak Toba. Uning
uningan merupakan media komunikasi
manusia dengan penciptanya. Kata Uning
uningan berasal dari ‘un’ dan ‘ing’ ‘. Un’
artinya ‘suara rendah’ dan ‘ing’ artinya
‘suara tinggi’. Uning uningan dimaknai
sebagai suara rendah dan suara tinggi yang
bersahut-sahutan.


1. Ciri-ciri musik tradisional
2. Alat-alat musik tradisional
3. Lagu-lagu daerah
4. Seni lain yang menunjang
5. Bentuk-bentuk pergelarannya
6. Video