Anda di halaman 1dari 11

ANALISIS PENGARUH POTENSI TERHADAP

MINAT WISATAWAN BERKUNJUNG KEMBALI


KE PANTAI TABLOLONG DI KABUPATEN
KUPANG

D. MANESI
LATAR BELAKANG

• Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki sisi geografisnya dikenal sebagai negara kepulauan.
• Keanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia, ditinjau dari sisi pariwisata merupakan aset yang patut
untuk dibanggakan karena tidak dimiliki oleh negara-negara lain di dunia.
• Nusa Tenggara Timur memiliki banyak pilihan objek wisata untuk dikunjungi. Salah satu kabupaten di Nusa
Tenggara Timur yang menyediakan sarana wisata alam yang berupa Pantai adalah Kabupaten Kupang
dengan nama objek wisata Pantai Tablolong.
• Pantai Tablolong adalah salah satu sumber pendapatan retribusi objek wisata di kabupaten kupang yang
bisa diandalkan selain Air Terjun Oenesu, Goa Kristal, Pantai Teres atau objek wisata lain sehingga
pengelolaannya harus benar-benar diperhatikan agar kunjungan wisatawan setiap tahunnya mengalami
kenaikan.
• Menurut Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Kupang, pada akhir tahun 2015, 2016 dan 2017
pendapatan retribusi objek wisata khususnya dari Pantai Tablolong terus mengalami trend penurunan.
• dalam penelitian ini, akan membahas tentang analisis pengaruh daya tarik wisata, aksesibilitas, fasilitas dan
tarif terhadap minat wisatawan berkunjung kembali ke Pantai Tablolong yang terletak di Kecamatan
Kupang barat, Kabupaten Kupang dengan formulasi sebagai berikut : Analisis Pengaruh Potensi Terhadap
Minat Wisatawan Berkunjung Kembali Ke Pantai Tablolong di Kabupaten Kupang
Apakah potensi (daya tarik wisata, aksesibilitas,
RUMUSAN MASALAH
fasilitas dan tarif) berpengaruh terhadap minat
wisatawan berkunjung kembali ke Pantai
Tablolong Kupang?

untuk mengetahui pengaruh potensi (daya tarik


wisata, aksesibilitas, fasilitas dan tarif) terhadap
TUJUAN PENELITIAN
minat wisatawan berkunjung kembali ke Pantai
Tablolong Kupang
MANFAAT YANG DI
HARAPKAN

Manfaat bagi Pengelola Pantai Tablolong yaitu


Dapat dijadikan pertimbangan dalam
pengambilan keputusan untuk mengembangkan
objek wisata tersebut, agar jumlah wisatawan
yang berkunjung selalu meningkat setiap
tahunnya
TEORI YANG DIGUNAKAN

 Daya Tarik Wisata


segala sesuatu yang memiliki keunikan, kemudahan, dan nilai yang berupa
keanekaragaman kekayaan alam, budaya, dan hasil buatan manusia yang menjadi
sasaran atau kunjungan wisatawan

 Syarat Potensi Daya tarik Wisata


Menurut Spiline terdiri atas Attractions, Facility, Infrastructure, Transportation dan
Hospitality (Keramahtamahan)
Maryani (1991:11) Suatu objek wisata dapat menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan
harus memenuhi syarat- syarat What to see, What to do, What to buy, What to arrived
dan What to stay

 Minat
teknik-teknik yang di dasarkan pada asumsi kesukaan konsumen terhadap merek, pangsa pasar,
serta kemauan untuk membeli ulang.Pilihan konsumen dapat dilakukan berdasarkan apa yang
telah mereka katakan tentang minat mereka untuk mengambil pilihan/membeli. Sedangkan
perilaku konsumen adalah tindakan yang langsung terlibat untuk mendapatkan, mengkonsumsi,
dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli
tindakan ini
DESAIN PENELITIAN

 Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif


 Objek sasaran adalah Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Provinsi Nusa
tenggara Timur yang melakukan kegiatan Promosi terhadap objek wisata Nusa
tenggara Timur.
 Pendekatan kualitatif digunakan untuk memahami kegiatan promosi melalui
metode wawancara mendalam terhadap pihak-pihak yang terkait seperti pihak
yang melakukan tugas khusus promosi dalam struktur kelembagaan Dinas
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
LOKASI PENELITIAN

Lokasi penelitian ini dilakukan di obyek wisata Pantai Tablolong


Kabupaten Kupang.
Pantai Tablolong Kabupaten Kupang berada di Desa tablolong,
Kecamatan Kupang Barat, kabupaten Kupang. Kebanyakan
wisatawan yang berkunjung ke Pantai Tablolong ini selain mereka
tertarik untuk berekreasi, memancing, mereka juga tertarik untuk
menikmati perahu motor dan pemandangan yang indah serta pasir
putihnya yang eksotik.
Teknik Sampling

 Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive


sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan
tertentu (Sugiyono, 1999:61). Purposive ini dipilih berdasarkan
pertimbangan karena jumlah populasi yang besar, sedangkan
waktu untuk melakukan penelitian terbatas sehingga perlu diambil
sampel yang dapat mewakili populasi. Untuk dapat mewakili
populasi sampel yang dipilih harus memenuhi kriteria tertentu yang
merupakan karakteristik populasi. Dalam penelitian ini, kriteria
yang digunakan dalam pemilihan sampel adalah semua
wisatawan yang berkunjung ke Pantai Tablolong dengan usia
dengan responden usia 17 tahun keatas
TEKNIK PENGUMPULAN DATA

 Data primer
 Kuesioner
 Wawancara
 Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa tenggara Timur
 Wisatawan Yang Berkunjung Ke pantai
 Penduduk Lokal Yang Tinggal Disana

Dalam penelitian ini responden diminta mengisi kuesioner yang


dibuat oleh peneliti yang berisi tentang obyek wisata Pantai
Tablolong Kabupaten Kupang dengan pemberian skor misalnya,
sangat setuju sekali (5), sangat setuju (4), setuju (3), tidak setuju
(2), sangat tidak setuju (1).
Defenisi Operasional Variabel
 Defenisi Operasional Variabel
 Variabel Bebas (Independent Variabel) adalah potensi obyek wisata pantai
tablolong dengan indikator,
1. Daya Tarik Wisata
2. Aksesibilitas
3. Fasilitas
4. Tarif
 Variabel dependen (Y) dalam penelitian ini adalah minat wisatawan
berkunjung kembali.
1. Indikator dalam variabel dependen ini meliputi:
2. rekreasi pendidikan,
3. pengalaman yang menyenangkan dan positif,
4. cerita kepada teman atau saudara,
5. akan berkunjung kembali di lain waktu dan
6. mengajak teman untuk berkunjung melihat keindahan alam
TEKNIK ANALISIS DATA

UNtuk memperoleh hasil penelitian yang signifikan maka


analisis data akan dilakukan secara kuantitatif dengan
beberapa alat pengujian sebagai berikut :
• Uji Instrumen dengan tes Validitas dan reliabilitas dengan
alat pearson test
• Uji Hipotesis dengan Uji t
• Dan Uji Regresi untuk mengetahui model pengaruh variabel
potensi pantai tablolong terhadap minat wisatawan
berkunjung kembali